Komdigi Tegaskan Tak Batasi Informasi Soal Karhutla, Soroti Transparansi Algoritma Platform
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerintah melalui Komdigi tidak membatasi informasi mengenai karhutla.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerintah melalui Komdigi tidak membatasi informasi mengenai karhutla.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan, terutama saluran pernapasan.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian. Selain mengancam lingkungan, kebakaran juga menghasilkan asap yang dapat menurunkan kualitas udara dan berdampak pada kesehatan masyarakat.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di sejumlah wilayah Indonesia.Ketika asap yang menyelimuti suatu wilayah, kualitas udara dapat menurun akibat meningkatnya konsentrasi berbagai polutan, hal tersebut berdampak bagi kesehatan.
Slamet meminta pemerintah memberikan apresiasi yang layak kepada para relawan.
Kebakaran melanda lahan milik yayasan di Kampung Pasirkuraya, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi. Api cepat membesar akibat ilalang kering, namun berhasil dipadamkan Damkar Ciemas sebelum merembet ke area lain.
Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Penegakan Hukum Dilakukan di 9 Polda
Rapat di Hambalang, Presiden Prabowo Evaluasi Penanganan Karhutla Kalimantan dan Pemulihan Pascagempa NTT.
Pemerintah tidak akan ragu-ragu menjatuhkan sanksi berupa pencabutan izin.
Slamet mendesak agar penegakan hukum terhadap pembakar lahan, khususnya korporasi pemegang izin, tidak berhenti pada tataran administratif.
Kebakaran lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi di Simpenan, Sukabumi, dan nyaris menjalar ke permukiman. Sedikitnya 30 rumah berjarak sekitar lima meter dari titik api, namun kobaran berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Karhutla melanda 18 hektare lahan Perum Perhutani di Jampangtengah, Sukabumi. Api yang diduga dipicu pembakaran masih berkobar hingga Minggu (9/8/2026) dan berpotensi merembet ke kawasan lainnya.
BMKG mencatat 4.900 titik panas hingga 28 Juli 2026 dan memprediksi risiko karhutla meningkat pada Agustus–September.
Faktor cuaca panas dan angin kencang dianggap membuat kobaran api cepat meluas.
Refleksi Hari Sawit 18 November: Perjalanan Ekspedisi Tesso Nilo membuka kembali trauma Karhutla 2015. Mengapa sawit terasa seperti 'tanaman kutukan'? Artikel ini menuntut akuntabilitas, bukan sekadar perayaan komoditas.
Kebakaran di lereng Gunung Salak sudah padam, BPBD Kabupaten Sukabumi menduga akibat kemarau panjang.
Api yang berkobar di bukit curam menyulitkan proses pemadaman kebakaran di Puncak Darma Geopark Ciletuh Sukabumi.
Kantongi Ciri-ciri pelaku, Polisi usut tuntas kebakaran hutan dan lahan di Gunung Jayanti Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi.
Bupati meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan termasuk kekeringan dampak kemarau
Total lahan seluas 1,5 hektare dilalap api dalam kebakaran di Gunung Sunda dan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, pada Senin (18/9/2023).