Siswa SD di Sukabumi Patah Tangan Gegara Bullying, Kapolres Bicara Hukum Peradilan Anak
Tak lama setelah menerima informasi bullying itu, polisi melakukan penyelidikan.
Tak lama setelah menerima informasi bullying itu, polisi melakukan penyelidikan.
Penyelesaian kasus Bullying Siswa SD hingga patah tulang di Kota Sukabumi ini melalui mediasi yang menghadirkan pihak sekolah dan orang tua para pihak.
Ayah korban berharap kasus perundungan anaknya dapat selesai di tahap mediasi.
Sudah hampir dua pekan korban tidak sekolah karena menunggu masalah selesai.
UPTD PPA DP2KBP3A Kota Sukabumi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap siswa SD yang diduga mengalami bullying
Berikut cara mengatasi trauma anak korban bullying yang harus diketahui orang tua
Ramai diperbincangkan di media sosial terkait adanya kasus dugaan perundungan (bullying) yang menimpa seorang anak berusia 10 tahun di Sekolah Dasar (SD) Swasta di Kota Sukabumi
Kasus bullying yang mengakibatkan korban mengalami patah tulang ini diceritakan ayahnya berinisial DS (43 tahun) di Instagram.
Dugaan bullying terjadi saat korban sedang berjalan menuju kelas dari arah toilet.