Pria Asal Parungkuda yang MD di Masjid Mampang Jaksel Ternyata Punya Riwayat Jantung

Sukabumiupdate.com
Sabtu 22 Agu 2026, 18:05 WIB
Pria Asal Parungkuda yang MD di Masjid Mampang Jaksel Ternyata Punya Riwayat Jantung

Ilustrasi orang yang terkena serangan jantung (Sumber : pixabay.com/@Tumisu).

SUKABUMIUPDATE.com - Rahmat Watma (56), pria asal Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, yang ditemukan meninggal dunia di Masjid Attaqwa, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026) ternyata memiliki riwayat penyakit jantung.

Pria paruh baya tersebut tercatat terakhir kali pernah menjalani pengobatan di RSUD Sekarwangi pada 27 Juli 2026, sebagaimana dikonfirmasi oleh Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra.

"Riwayat jantung. Terakhir tanggal 27 bulan 7 2026 terakhir berobat," kata Irman kepada Sukabumiupdate.com, Sabtu (22/8/2026).

Berdasarkan data pelayanan RSUD Sekarwangi, Rahmat tercatat mendapatkan pemeriksaan pada bagian jantung pada tanggal tersebut.

Informasi mengenai riwayat pengobatan Rahmat kembali muncul setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di Masjid Attaqwa, wilayah Mampang, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Disdukcapil Sukabumi Gelar Pelayanan Adminduk Jemput Bola, Warga Banyuwangi Antusias

Menurut Irman, obat yang ditemukan bersama Rahmat ketika ditemukan di Jakarta juga merupakan obat untuk penyakit jantung.

"Dan obat yang ditemukan pun obat jantung," ujarnya.

Sebelumnya, Rahmat ditemukan warga sekitar pukul 05.30 WIB dalam kondisi duduk bersandar di sebuah tiang penyangga bangunan Masjid Attaqwa dengan mata terpejam. Saat hendak dibangunkan, tubuh Rahmat disebut langsung terkulai dan lemas.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Mampang. Rahmat dibawa ke RS Fatmawati dan dinyatakan meninggal dunia.

Rahmat diketahui sehari-hari bekerja sebagai pedagang baju daster di wilayah Kemang, Jakarta Selatan. Ia juga biasa menginap dan beristirahat di Masjid Attaqwa.

Baca Juga: Tak Digaji dan Sempat 3 Minggu Tak Dapat Makan, 5 ABK Asal Sukabumi Terlantar di Fiji

Dalam proses memastikan identitas Rahmat, Polsek Mampang kemudian berkoordinasi dengan RSUD Sekarwangi. Saat ditemukan, Rahmat disebut tidak membawa kartu identitas.

"Polsek Mampang langsung ke saya minta data aja. Minta disampaikan keluarganya, supaya disambungkan lah," ujar Irman.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mencocokkan data Rahmat dan menghubungkan pihak kepolisian dengan keluarganya di Sukabumi. Data pelayanan di RSUD Sekarwangi kemudian menjadi salah satu informasi yang membantu proses tersebut.

Setelah identitasnya dipastikan, jenazah Rahmat dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

 

Berita Terkait
Berita Terkini