SUKABUMIUPDATE.com - Ari Setiawan (34), warga Pasir Salam, Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, mengalami kondisi memprihatinkan setelah jadi korban gigitan ular. Ari tak mampu mengakses fasilitas kesehatan gratis, sehingga tangan kanannya yang digigit ular sejak 1 Agustus 2026 kini kondisinya makin memburuk.
Ari dipacok orai saat berada di kawasan Puncak Heas, Kampung Cihaur-Cijorong, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Saat itu dia tengah mengangkut kayu dengan cara dipanggul.
Tanpa tahu dari mana, ular warna coklat tiba-tiba menggigit tangan kanannya. Ia menduga ular tersebut merupakan jenis ular bungka atau ular tanah.
Pasca gigitan, kondisi tangan kanannya terluka, mengalami pembengkakan dan gangguan fungsi. Bahkan, hingga kini tangan tersebut belum dapat digunakan secara normal.
“Jari tengah terasa panas dan berdenyut-denyut. Tangan juga bengkak dan rasa sakitnya menjalar ke seluruh tubuh,” ujar Ari kepada Sukabumiupdate.com, Rabu (19/8/2026).
Kondisi tersebut membuat Ari kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, ia mengaku belum mendapatkan penanganan medis secara optimal karena terkendala biaya.
Baca Juga: NMAX versus APV di Cisaat Sukabumi, Polisi: Pemotor MD dalam Perjalanan ke RS
“Karena tidak punya uang untuk berobat, sementara ini hanya menggunakan obat tradisional,” ungkapnya.
Selain persoalan biaya, Ari juga mengaku terkendala administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan. Menurutnya, kepesertaan BPJS miliknya masih terdaftar di Puskesmas Cibuluh wilayah Cidaun, Kabupaten Cianjur.
Hal itu, kata Ari, terjadi karena sebelumnya dirinya pernah merantau di wilayah tersebut. Sementara berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dirinya kini tercatat sebagai warga Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Kondisi tersebut membuat Ari kesulitan memperoleh pengobatan di tengah kondisinya yang masih membutuhkan penanganan.
Baca Juga: Kala Gubernur KDM Undang Rais Syuriah Jelang Muktamar NU: Silaturahmi atau Politik Intervensi
Ia berharap ada perhatian dan bantuan dari pihak terkait agar dapat segera mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan medis, mengingat luka akibat gigitan ular berbisa masih menimbulkan rasa sakit dan mengganggu fungsi tangan kanannya.














