SUKABUMIUPDATE.com - Program Sambungan Langsung (SL) Mandiri Perumdam Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi di Cabang Cicurug terus berjalan pasca Lebaran 2026. Hingga Senin (4/5/2026), jumlah pelanggan yang telah terpasang melalui program tersebut mencapai 125 sambungan.
Kepala Cabang Perumdam TJM Cicurug, Rasdian Rasa, menjelaskan bahwa pemasangan SL Mandiri masih berlangsung secara bertahap dengan rata-rata 20 hingga 25 sambungan setiap bulan.
“Setiap bulan sekitar 20 sampai 25 pemasangan SL Mandiri. Tapi kami tetap selektif dalam penerimaan,” ujarnya.
Menurut Rasdian, selektivitas tersebut dilakukan bukan pada proses pemasangan, melainkan untuk memastikan calon pelanggan mampu memenuhi kewajiban pembayaran setiap bulan.
Baca Juga: Sukabumi Siaga! BMKG: Dasarian Awal Mei 2026 Berpotensi Hujan Intensitas Tinggi
“Yang kami khawatirkan itu bukan pemasangannya, tapi pembayaran rekening tiap bulan. Karena ada juga yang setelah pemasangan justru menunggak,” jelasnya.
Ia menyebutkan, hingga akhir tahun 2026 pihaknya menargetkan pemasangan sebanyak 500 sambungan SL Mandiri. Meski demikian, proses pengembangan tetap dilakukan secara bertahap dan mempertimbangkan kondisi layanan di lapangan.
“Target kami sampai akhir tahun 500 sambungan. Tapi tetap kami lihat dulu kondisi layanan airnya bagus atau tidak, dan kemampuan pelanggan untuk membayar,” tambahnya.
Rasdian mengungkapkan, pemasangan SL Mandiri tersebar di berbagai wilayah, dengan salah satu wilayah yang cukup berkembang berada di jaringan baru Ciutara Legos. Di wilayah tersebut, tercatat sekitar 30 pelanggan telah terpasang.
“Di Ciutara Legos kemarin ada pemasangan jalur baru, alhamdulillah bisa terjaring sekitar 30 pelanggan,” katanya.
Baca Juga: Mahasiswa Kepung Kemendiktisaintek, Tuntut Hentikan Program MBG
Terkait persyaratan, program SL Mandiri diperuntukkan bagi masyarakat yang belum pernah menjadi pelanggan Perumdam TJM. Selain itu, calon pelanggan juga harus memiliki daya listrik maksimal 1.300 VA.
“Kalau sudah pernah jadi pelanggan apalagi ada tunggakan, itu tidak bisa. Lalu untuk listrik maksimal 1.300 VA,” jelasnya.
Proses pengajuan dilakukan dengan survei langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan jaringan dan kelayakan pemasangan. Selanjutnya, data calon pelanggan akan diverifikasi sebelum disetujui.
“Setelah disurvei, nanti diverifikasi dan dilanjutkan ke pusat untuk persetujuan,” ujarnya.
Di akhir, Rasdian mengimbau pelanggan yang sudah terdaftar untuk tetap memenuhi kewajiban pembayaran, serta mengajak masyarakat yang belum terlayani agar memanfaatkan program SL Mandiri.
“Kami imbau pelanggan yang masih menunggak agar bisa segera membayar. Untuk masyarakat yang berminat, silakan datang ke kantor cabang untuk pengajuan pemasangan,” pungkasnya. (adv)




