Usai Dibersihkan, Jalan Provinsi Sukabumi-Sagaranten Kembali Bisa Dilintasi

Sukabumiupdate.com
Rabu 15 Apr 2026, 20:59 WIB
Usai Dibersihkan, Jalan Provinsi Sukabumi-Sagaranten Kembali Bisa Dilintasi

Jalan Provinsi Sukabumi-Sagaranten tepatnya di Kampung Cicalobak, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung sudah bisa dilalui kendaraan. (Sumber : Istimewa.).

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan bencana di sejumlah titik dan sempat melumpuhkan jalan provinsi ruas Sukabumi–Sagaranten.

Khusus di Kampung Cicalobak, Desa Cijangkar, jalan provinsi tidak dapat dilalui kendaraan setelah satu rumpun bambu ambruk. Selain itu, dua tiang listrik ikut tumbang dan menutupi badan jalan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Nyalindung, Ahmad, menjelaskan bahwa sejak kejadian tersebut, petugas gabungan langsung melakukan evakuasi menggunakan gergaji mesin serta peralatan lainnya hingga jalan dapat kembali dilintasi.

Baca Juga: BRIN Kaji Naskah Kuno Patambaan Siliwangi di Museum Sukabumi: Kitab Pengobatan Tradisional

“Saat ini kendaraan sudah bisa lewat, untuk penanganan sendiri diperkirakan kurang lebih hampir tiga jam penanganan” ujar Ahmad, Rabu (15/4/2026).

Sebelumnya, akses jalan provinsi Sukabumi–Sagaranten di Kampung Cicalobak, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, lumpuh total setelah pohon bambu tumbang dan menutup seluruh badan jalan pada Selasa (14/4/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung sejak sore hari.

Baca Juga: Diduga Akibat Puntung Rokok, Kios Bensin Eceran di Kebonpedes Sukabumi Ludes Terbakar

Derasnya hujan diduga menjadi penyebab tumbangnya rumpun bambu hingga melintang di tengah jalan dan menghambat arus lalu lintas dari kedua arah.

Seorang warga sekitar, Asep, mengatakan kejadian berlangsung saat kondisi cuaca ekstrem.

“Kejadiannya sekitar pukul 19.30 WIB, pohon bambu tumbang menutupi seluruh ruas jalan provinsi hingga menyebabkan lumpuh total,” ujarnya saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Selasa (14/4/2026).

 

Berita Terkait
Berita Terkini