SUKABUMIUPDATE.com – Warga mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Cikarang dan Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, yang telah lama mengalami kerusakan parah dan belum mendapatkan penanganan maksimal.
Jalan sepanjang sekitar 15 kilometer tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, pertanian, hingga kegiatan sosial warga. Dari total panjang jalan, sekitar 5 kilometer mengalami rusak berat, sementara 5 kilometer lainnya rusak sedang.
Seorang warga sekaligus petani asal Cidolog, Darus, mengatakan kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan karena sebagian besar lapisan aspal telah hilang dan hanya menyisakan bebatuan serta lumpur.
“Kalau hujan jalan jadi licin dan berlumpur, kendaraan banyak yang slip. Aspalnya sudah tidak ada, tinggal batu dan tanah,” ujar Darus kepada Sukabumiupdate.com, Sabtu (9/5/2026).
Baca Juga: Prediksi Skor dan Ulasan Pertandingan Liverpool vs Chelsea, The Reds Diterpa Badai Cedera
Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sangat berdampak terhadap aktivitas warga, terutama para petani saat musim panen padi maupun palawija. Proses pengangkutan hasil pertanian pun menjadi terhambat akibat sulitnya kendaraan melintas.
“Kalau panen sangat susah angkut hasil tani. Mobil maupun motor sering kesulitan lewat karena jalannya rusak berat,” katanya.
Darus berharap pemerintah dapat melakukan penanganan secara maksimal dan menyeluruh, bukan hanya memperbaiki beberapa titik jalan saja.
“Jangan sampai yang rusak berkilo-kilometer, tapi yang diperbaiki cuma beberapa ratus meter. Warga ingin perbaikan benar-benar tuntas,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Wilayah Sagaranten, Ami Amelia, mengatakan ruas jalan tersebut telah masuk dalam usulan penanganan tahun ini.
“Untuk ruas jalan itu tahun ini ada penanganan. Usulan jalan rusak di wilayah kerja UPTD Sagaranten semuanya sudah masuk,” singkatnya.




