Bosan Suasana Gunung, Wisatawan Asal Puncak Bogor Rela Tembus Macet 7 Jam Demi Pantai Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Senin 23 Mar 2026, 15:45 WIB
Bosan Suasana Gunung, Wisatawan Asal Puncak Bogor Rela Tembus Macet 7 Jam Demi Pantai Sukabumi

Kondisi arus lalu lintas di kawasan Pantai Karanghawu Cisolok Sukabumi di H+2 Lebaran, Senin sore (23/3/2026). (Sumber Foto: SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com – Magnet pesisir selatan Kabupaten Sukabumi memang tak ada duanya. Meski harus berjibaku dengan kemacetan panjang yang menguras tenaga, ribuan wisatawan tetap teguh pada niatnya untuk menyentuh pasir pantai. Salah satunya adalah Siti Suryati, warga Puncak, Bogor, yang rela menempuh perjalanan melelahkan demi suasana laut.

Berdasarkan pantauan sukabumiupdate.com pada H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026), kepadatan arus lalu lintas menyergap sepanjang jalur utama mulai dari Simpang Bagbagan, Simpang Batusapi, Simpang Cimaja hingga kawasan Cisolok. Volume kendaraan yang membeludak membuat arus kendaraan hanya mampu bergerak merayap.

Bosan Gunung, Cari Suasana Laut

Siti Suryati sengaja memboyong keluarga besarnya dari Puncak, Bogor, untuk menghabiskan sisa libur Lebaran di Pantai Karanghawu, Cisolok. Baginya, pemandangan pegunungan yang ia lihat sehari-hari di Bogor perlu penyegaran dengan suasana pesisir.

"Sengaja ngajak anak-anak dan adik-adik ke sini. Kalau di Puncak kan tiap hari suasananya sudah begitu (gunung), jadi ingin cari suasana lain, ya ke pantai," ujar Siti saat ditemui di Pantai Karanghawu.

Baca Juga: H+2 Lebaran: Jalur Wisata Palabuhanratu Macet Parah, Waktu Tempuh Wisatawan Tembus 4 Jam

Perjalanan 7 Jam Sejak Subuh

Perjuangan Siti tidaklah mudah. Ia menceritakan telah memacu mobil pribadinya meninggalkan kawasan Puncak sejak pukul 04.30 WIB. Namun, ekspektasi perjalanan lancar pupus saat memasuki wilayah Sukabumi.

"Berangkat setengah lima subuh, baru sampai sini setengah dua belas siang. Sekitar tujuh jam di jalan. Macetnya luar biasa pas sudah masuk jalur arah sini (Sukabumi), kalau dari Puncak-nya malah relatif lancar," ungkapnya.

Meski harus menghabiskan waktu berjam-jam di dalam kabin mobil, Siti mengaku tidak menyesal. Beruntung, ketiga anaknya yang sudah menginjak usia remaja tidak rewel selama terjebak kemacetan.

"Seru-seru saja, namanya juga lagi jalan-jalan momen Lebaran. Yang penting sudah sampai tujuan, tidak ada penyesalan sama sekali," pungkasnya dengan senyum puas.

Hingga sore hari, arus kendaraan wisatawan terpantau masih terus mengalir masuk ke kawasan Cisolok, sementara arus balik wisatawan yang datang sejak pagi mulai menciptakan kepadatan di jalur keluar.

Berita Terkait
Berita Terkini