SUKABUMIUPDATE.com – Arus mudik di Exit Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, terpantau mengalir lancar pada H-1 Lebaran, Jumat (20/3/2026). Hingga siang hari, belum terlihat penumpukan kendaraan yang berarti meski volume pemudik terus konsisten berdatangan sejak pagi.
Kondisi ini dipantau langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan. Menggunakan helikopter, Kapolda mendarat di Lapang Pajajaran Karangtengah, Cibadak, sebelum melanjutkan pengecekan ke Exit Tol Parungkuda dan jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3.
“Yang pertama saya tadi melihat, mengamati jalur Parungkuda sampai Pasar Cibadak. Alhamdulillah mungkin karena memang arus debit kendaraan yang masuk itu kecil atau rendah sehingga tidak terlihat kepadatan,” ujarnya.
Baca Juga: Hadiri Salat Id Muhammadiyah di UMMI, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Sampaikan Maaf
Salah satu fokus utama peninjauan adalah Tol Fungsional Bocimi Seksi 3 yang kini mulai dioperasikan untuk membantu memecah arus. Kapolda mencatat, jalur ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi kelancaran arus mudik tahun ini.
“Sekarang kita melihat jalur fungsional Bocimi 3. Ini berdasarkan datanya ada 7 ribuan yang melintas di sini dan sudah dilakukan upaya-upaya untuk membuat lancar dan nyaman,” jelasnya.
Untuk menjaga kelancaran, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di titik rawan, salah satunya di Simpang Karangtengah. Kendaraan dari arah tertentu diarahkan hanya boleh belok ke kiri guna menghindari perpotongan arus (crossing).
Selain fokus pada arus mudik, Kapolda juga telah memberikan instruksi khusus kepada Kapolres Sukabumi dan Dirlantas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata pasca-Lebaran.
“Untuk nanti setelah hari raya, itu wisata, saya juga sudah memberikan arahan untuk diterapkan one way sepenggal. Nanti berkoordinasi dengan Pak Dirlantas, terutama dari arah Jakarta akan diberlakukan satu arah ke Simpang Ratu,” paparnya.
“Itu bersifat penilaian di daerah, seberapa panjang kemacetannya, nanti baru dibuka seperti itu,” tambahnya.
Kapolda memperkirakan puncak arus mudik tahun ini telah terjadi pada Kamis malam (19/3). Laporan dari berbagai titik seperti KM 57, Cipali, Japek, hingga Purbaleunyi menunjukkan tren volume kendaraan yang mulai menurun pada Jumat pagi.
“Sepertinya puncak mudik terjadi tadi malam. Hari ini dari pagi, baik di ruas jalan tol seperti Km 57, Cipali, Japek, Purbaleunyi itu relatif rendah,” jelasnya.
“Jalur arteri Pantai Utara, Selatan itu juga dikabarkan kecil. Termasuk tadi saya melihat penggunaan fungsional Japek 2 Selatan sudah mulai dimanfaatkan,” tandasnya.





