SUKABUMIUPDATE.com – Sepuluh hari menjelang arus mudik Lebaran 2026, pekerjaan pada jalur Tol Bocimi Seksi 3 yang direncanakan akan difungsionalkan sementara tersebut dari total sepanjang kurang lebih 5,6 kilometer, kini tinggal menyisakan sekitar 150 meter pengecoran.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, meninjau langsung progres pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 guna memastikan kesiapan jalur tersebut jika akan difungsionalkan saat arus mudik. “Kami ke sini untuk memastikan dan melihat langsung bagaimana upaya pembangunan Bocimi 3 ini,” ujar Rudi saat meninjau lokasi proyek, Senin (9/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Jabar didampingi oleh sejumlah pihak, mulai dari direktur utama pengelola tol, kepala proyek, hingga jajaran kepolisian seperti Dirlantas Polda Jawa Barat dan Kapolres Sukabumi.
Rudi menjelaskan, saat ini pekerjaan konstruksi tinggal menyelesaikan sekitar 150 meter pengecoran. Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada 12 Maret 2026.
“Ada sekitar 150 meter lagi yang akan dicor dan insyaallah tanggal 12 Maret 2026 selesai. Setelah itu jalur ini berpeluang difungsikan untuk membantu mengurai kepadatan di jalur arteri antara Parungkuda dan Sukabumi,” katanya.
Baca Juga: Bunuh Diri Anak-anak dan Fakta Kesenjangan Kesehatan Mental di Indonesia
Menurutnya, keberadaan Tol Bocimi Seksi 3 sangat strategis karena dapat memotong jalur arteri yang selama ini menjadi titik kemacetan menuju Sukabumi, terutama di kawasan Pasar Cibadak dan Simpang Ratu.
“Bocimi 3 ini sangat strategis sekali karena bisa memotong jalur arteri yang memiliki beberapa titik kemacetan cukup panjang,” ujarnya.
Jika nantinya difungsikan, kendaraan yang melintas melalui jalur tol tersebut akan keluar di wilayah Karangtengah, Cibadak. Namun operasional jalur fungsional ini direncanakan hanya dibuka pada pagi hingga sore hari.
“Jam operasionalnya kita buka pagi hari. Ketika sudah gelap atau matahari terbenam, jalur ini tidak digunakan kembali,” jelas Rudi.
Penggunaan jalur tersebut juga akan disesuaikan dengan kondisi arus lalu lintas saat mudik maupun arus balik Lebaran. Sistem yang diterapkan adalah satu arah dengan dua lajur kendaraan. “Kalau nanti mudik kita arahkan dari satu arah, nanti saat arus balik arahnya kita ubah,” katanya.
Selain menyiapkan jalur tol fungsional, kepolisian juga melakukan penataan lalu lintas di jalur arteri, termasuk penataan angkutan umum di sekitar Pasar Cibadak bekerja sama dengan pemerintah daerah.
“Kita sudah dibantu oleh pemerintah provinsi dan pemkab untuk melakukan penataan angkot di sekitar Pasar Cibadak agar tidak terjadi persimpangan atau pemotongan arus kendaraan,” ujarnya.
Baca Juga: Wisata Lebaran 2026: Dispar Ingatkan Pelaku Usaha di Pesisir Sukabumi Jaga Kebersihan Pantai
Rudi menambahkan, apabila ruas tol tersebut benar-benar difungsikan saat mudik Lebaran nanti, masyarakat dapat melintas tanpa dikenakan biaya. “Ini gratis, semua digratiskan untuk masyarakat,” ucapnya.
Pihak kepolisian akan mengumumkan secara resmi kepada masyarakat setelah seluruh kesiapan jalur dipastikan.
“Nanti setelah kita yakini semuanya siap difungsikan, kami akan umumkan melalui saluran resmi agar masyarakat yang akan mudik dapat memanfaatkan jalur Bocimi 3 sampai ke Karangtengah,” pungkasnya.






