Tepergok Curi 6 Tandan Pisang, Calon Pengantin Ditangkap Warga di Cikembar Sukabumi

Senin 10 Juni 2024, 22:55 WIB
Ilustrasi kebun pisang. Seorang Calon Pengantin di Cikembar Sukabumi ditangkap warga gegara curi enam tandan pisang. (Sumber : Istimewa)

Ilustrasi kebun pisang. Seorang Calon Pengantin di Cikembar Sukabumi ditangkap warga gegara curi enam tandan pisang. (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pemuda berinisial IR (22 tahun) ditangkap warga karena diduga melakukan pencurian buah pisang di sebuah kebun milik warga di Kampung Cigarung, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Informasi yang dihimpun, terduga pelaku yang diketahui seorang calon pengantin tersebut melakukan aksi kriminalnya itu di sebuah kebun pisang milik M (49 tahun) pada Jumat 7 Juni 2024 sekitar pukul 13.30 WIB. Kabar ini dibenarkan oleh Kapolsek Cikembar AKP Teddy Slamet melalui Kanit Reskrim Aipda Kiki Sukirman.

"Saat itu pelapor (M) hendak mengambil pisang di kebunnya. Pelapor kemudian melihat terduga pelaku berada di kebun pisang miliknya, dan ketika dihampiri pelaku malah melarikan diri," kata Kiki kepada sukabumiupdate.com, Senin (10/6/2024).

Menurut Kiki, saat itu IR tepergok oleh M diduga hendak membawa kabur enam tandan buah pisang menggunakan sepeda motor grandong atau kendaraan rakitan untuk membawa hasil pertanian.

"Saat terduga pelaku kabur. Pelapor menemukan satu sepeda motor grandong yang mengangkut enam tandan buah pisang miliknya," ujar Kiki.

Baca Juga: Diduga Cabuli Bocah Laki-laki, Pemuda di Cibadak Sukabumi Ditangkap Warga

Lebih lanjut Kiki menyampaikan, IR yang masih warga Desa Parakanlima itu kemudian ditangkap warga di rumah calon istrinya di wilayah Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Minggu 9 Juni 2024. Selanjutnya warga kemudian membawa IR ke kantor Desa Parakanlima.

"Diamankan di rumah pacarnya. Dan memang terduga pelaku rencananya akan menikah dengan pacarnya pada hari Selasa tanggal 11 Juni 2024," ujarnya.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Polisi yang menerima laporan kemudian membawa terduga pelaku ke Mapolsek Cikembar.

"Usai menerima laporan, unit piket kemudian ke Kantor Desa Parakanlima, dan membawa terduga pelaku ke Mapolsek untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan serta untuk dilakukan pemeriksaan," tuturnya.

Tampang M saat diamankan oleh Polsek Cikembar Sukabumi. | Foto: IstimewaTampang IR saat diamankan oleh Polsek Cikembar Sukabumi. | Foto: Istimewa

Di Kantor Polisi, lanjut Kiki, terduga pelaku mengakui bahwa pada Jumat 7 Juni 2024 itu hendak mencuri buah pisang dengan cara menebang pohon dan mengambil buahnya. Akibatnya, pemilik kebun mengaku alami kerugian hingga Rp1,5 juta.

“Terduga pelaku juga mengakui pernah mencuri buah pisang di kebun warga lain yang masih berada di wilayah Desa Parakanlima,” ucapnya.

Menurut Kiki, kasus ini kemudian berakhir dengan kekeluargaan atau restorative justice usai M sang pemilik kebun mencabut laporannya. Terduga pelaku kemudian saat itu juga dikembalikan ke keluarganya.

"Sehubungan pelapor sendiri menginginkan perkara tersebut diselesaikan dengan cara kekeluargaan, tidak lanjut ke pengadilan. Hal itu dikarenakan pihak terduga pelaku dan pelapor ada kesepakatan untuk mengembalikan kerugian milik pelapor," tandasnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi24 Juni 2024, 19:20 WIB

Penemuan Tengkorak Manusia di Cioray Sukabumi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Pihak kepolisian tengah lakukan penyelidikan kasus penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Keuangan24 Juni 2024, 19:09 WIB

BPJS dan UU Desa Baru: Kades, Perangkat dan BPD Dilindungi Jamsostek

Melalui perannya dalam UU Desa, BPJS Ketenagakerjaan berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan perlindungan sosial di tingkat desa, sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaat nyata.
Peran BPJS Ketenagakerjaan dan UU Desa 2024 | Foto : Ist
Sehat24 Juni 2024, 19:00 WIB

Asam Lambung & GERD! Awas 7 Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa memperparah kondisi seperti refluks asam (GERD) atau penyakit tukak lambung. Asam lambung berlebih dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Ilustrasi. Asam Lambung Naik! Awas Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sehat24 Juni 2024, 18:30 WIB

Begini 7 Cara Menghindari Lonjakan Gula Darah yang Tepat Bagi Penderita Diabetes

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi24 Juni 2024, 18:17 WIB

Ada Training Pink dan Bra, Mayat Tinggal Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Perempuan

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa saat ia bersama sejumlah anggota Kepolisian tiba di lokasi, diduga tengkorak tersebut berjenis kelamin perempuan
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Life24 Juni 2024, 18:00 WIB

Doa yang Dibaca Saat Menyambut Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air

Doa untuk jemaah haji yang pulang ke tanah air ini dianjurkan dibacakan saat menyambutnya.
Ilustrasi - Jemaah haji yang pulan ke tanah air. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Sukabumi24 Juni 2024, 17:48 WIB

Sidak Ke PT BBM: BPJS dan Disnakertrans Sukabumi Pastikan Ahli Waris Pekerja Tewas Dapat Hak

Inspeksi ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian salah seorang buruh.
BPJS dan Disnakertrans Sukabumi Sidak ke PT BBM Padabeunghar menyusul adanya pekerja tewas tergiling mesin pengolah batu kapur | Foto : Ist
Life24 Juni 2024, 17:45 WIB

Mengenal Gangguan Keterikatan Reaktif Pada Anak Serta Gejala Hingga Penyebabnya

Gangguan Keterikatan Reaktif atau RAD merupakan suatu kondisi kesehatan mental yang terbentuk akibat kekerasan emosional hingga fisik dari orang tua dan pengasuhnya.
Ilustrasi mengenal gangguan keterikatan reaktif (RAD) pada anak (Sumber : Pexels.com)
Sehat24 Juni 2024, 17:30 WIB

4 Makanan dan Minuman yang Bermanfaat untuk Penderita Asam Urat

mengonsumsi makanan dan minuman tertentu dapat membantu mengatasi gejala asam urat.
Ilustrasi - mengonsumsi makanan dan minuman tertentu dapat membantu mengatasi gejala asam urat. (Sumber : pexels.com/Matt Hardy)
Sukabumi24 Juni 2024, 17:13 WIB

Sinergi BJB Syariah - LW Doa Bangsa Dalam Pengelolaan Wakaf di Daerah

Lembaga Wakaf (LW) Doa Bangsa telah menginvestasikan Dana Wakafnya di Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu, Sukabumi, dalam program Tabungan Setara Deposito atau disingkat Tasedo, pada Senin (24/6/2024).
Lembaga Wakaf Doa Bangsa mulai menginvestasikan dana nasabah di BJB Syariah KCP Palabuhanratu, Sukabumi | Foto : Ist