BKSDA Minta Warga Jangan Kasih Makan Monyet Liar di Nagrak Sukabumi

Rabu 05 Juni 2024, 13:44 WIB
Monyet liar yang berusaha masuk ke rumah warga di Kampung Kubang RT 03/05 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 2 Juni 2024. | Foto: Istimewa

Monyet liar yang berusaha masuk ke rumah warga di Kampung Kubang RT 03/05 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 2 Juni 2024. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sukabumi mendatangi lokasi munculnya kawanan monyet liar di Kampung Kubang RT 03/05 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Diketahui, hewan anggota primata ini sebelumnya meresahkan penduduk setempat.

Kedatangan BKSDA Sukabumi ke wilayah itu pada Selasa kemarin, 4 Juni 2024 adalah untuk melakukan orientasi situasi di lapangan. Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Nagrak, Kapolsek Nagrak, pihak Kecamatan Nagrak, Desa Cisarua, dan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky.

"Meninjau lokasi yang sebelumnya dilaporkan ada satwa liar jenis monyet ekor panjang yang meresahkan warga," ujar Miky kepada sukabumiupdate.com.

Miky mengatakan BKSDA memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghindari pemberian makanan kepada monyet-monyet tersebut karena dapat menyebabkan perubahan perilaku pada satwa liar ini. "Hingga menjadikan satwa akan semakin sering mendekati permukiman," katanya menjelaskan.

Baca Juga: Warga Resah, Monyet Liar Nyaris Masuk Rumah di Nagrak Sukabumi

Lebih lanjut, Miky menyampaikan BKSDA telah menyimpulkan bahwa perlu diupayakan penangkapan terhadap satwa liar itu dengan kerja sama antara unsur LSM (tim evakuasi khusus), pemerintah desa, kecamatan, TNI-Polri, dan pemilik lahan yang diduga menjadi tempat bersembunyi kawanan monyet.

"Tindak lanjut dari peninjauan tersebut BKSDA menunggu informasi selanjutnya untuk proses evakuasi," ujar dia.

Sebelumnya kawanan monyet liar masuk ke permukiman warga pada Minggu, 2 Juni 2024, bahkan nyaris masuk ke rumah melalui celah kaca jendela yang terbuka. Masyarakat semakin resah karena kurang dari dua minggu sebelumnya hewan-hewan ini sempat mengejar anak kecil yang sedang bermain dan masuk ke warung.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Internasional15 Juni 2024, 00:38 WIB

Panglima TNI: Ormas Sipil Bisa Ikut Pasukan Perdamaian di Palestina

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa keikutsertaan organisasi tersebut akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri.
Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI | Foto : Youtube Kompas
Sukabumi15 Juni 2024, 00:14 WIB

Penempatan Guru P3K PAI Di Cidolog Sukabumi Picu Polemik, Peran Pengawas PAI Disorot?

Penempatan guru P3k PAI di SDN Tegallega, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi memicu polemik ditengah warga.
Polemik penempatan guru P3K PAI di SDN Tegallega Cidolog Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi15 Juni 2024, 00:03 WIB

Bertemu Ratusan Kades, Bapenda Sukabumi Sosialisasikan Optimalisasi PBB P2

Kegiatan sosialisasi ini salah satu langkah Bapenda Kabupaten Sukabumi dalam menggenjot penerimaan PAD dari sektor PBB P2.
Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi PBB P2 yang digelar Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi14 Juni 2024, 23:50 WIB

Tak Ditanggung BPJS, Kisah Korban Geng Motor di Sukabumi Sempat Tertahan di IGD Gegara Biaya

Pengobatan AAM (21 tahun) seorang pemuda asal Citamiang, Kota Sukabumi yang merupakan korban keganasan kawanan geng motor hingga tiga jari kanannya hampir putus tak ditanggung BPJS
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi14 Juni 2024, 22:31 WIB

Rawan Kecelakaan, 5 Orang Tewas Tertabrak Kereta Sukabumi Selama Semester I 2024

Keberadaan rel kereta api di Sukabumi menyisakan cerita-cerita tragis. Terutama seringnya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Dalam semester 1 tahuan 2024, sebanyak 5 orang tewas akibat tertabrak kereta api di Sukabumi| Foto: Istimewa
DPRD Kab. Sukabumi14 Juni 2024, 22:25 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Soal UHC hingga DTKS di Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Muhamad Yusuf membeberkan apa saja yang disampaikan pihaknya dalam Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan.
Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan tahun 2024. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)
Keuangan14 Juni 2024, 21:49 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

BSI International Expo 2024 bertema Connecting You to Halal Lifestyle Ecosystem akan digelar selama 4 hari di JCC Senayan, Jakarta.
BSI siap menggelar BSI International Expo 2024. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat14 Juni 2024, 21:24 WIB

Parkir di Masjid Raya Al Jabbar Digratiskan Sementara, Ini Alasannya

Gratiskan sementara biaya parkir, Pengelola Masjid Raya Al Jabbar Bandung tegaskan bila ada yang memungut dinyatakan ilegal.
Masjid Raya Al Jabbar. (Sumber : Humas Pemkot Bandung)
Sukabumi14 Juni 2024, 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, BPBD Kota Sukabumi Tangani 4 Bencana Alam di Cikole

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menangani bencana alam yang terjadi di empat lokasi di Kecamatan Cikole
BPBD Kota Sukabumi saat menangani bencana banjir di Cikole | Foto : Asep Awaludin
Internasional14 Juni 2024, 21:10 WIB

Wukuf di Arafah, 1.169 Tenda Disiapkan bagi Jemaah Haji Indonesia

Menyambut pelaksanaan puncak haji, PPIH Arab Saudi mempersiapkan sebanyak 1.169 tenda di Arafah bagi jemaah Indonesia.
Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Arafah. (Sumber : Kemenag RI)