Jadi Spot Favorit Berfoto, Pohon Loa Tua Di Curug Sodong Sukabumi Simpan Cerita Mistik

Minggu 12 Mei 2024, 15:03 WIB
Pohon Loa tua di Curug Sodong Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

Pohon Loa tua di Curug Sodong Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Pohon Loa tua dengan diameter 3 meter, tinggi sekitar 20 meter, yang berdiri kokoh dipinggir kolam Curug Sodong, Kampung Cikanteh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi selain jadi peneduh, juga menjadi spot favorit para pengunjung untuk berfoto.

"Usianya pohon itu sekitar 50 tahun lebih. Dulu disana ada tiga pohon yang besar, namun dua pohon sudah tumbang, karena faktor usia," kata Lifeguard Curug Sodong, Yani (37 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Minggu (12/5/2024).

Pohon Loa mudah ditemukan, selain tumbuh di sisi kolam Curug Sodong, di sepanjang aliran Sungai Cikanteh terdapat beberapa pohon Loa, hingga ke hilir sungai.

"Pohon Loa tumbuh sendiri, tidak ada yang sengaja tanam, sejak saya lahirpun pohon tersebut sudah ada. Banyak wisatawan yang menanyakan pohon itu siapa yang tanam. Biasanya kalau orang tua dulu menanam pohon itu, tanaman yang bermanfaat, baik batangnya ataupun buahnya, tapi kan kalau loa, kayu dan buahnya tidak dimanfaatkan, kecuali untuk berteduh, dan hiasan bonsai," terangnya.

Baca Juga: 600 Peserta Meriahkan Geopark Ciletuh Run 2024 di Ciemas Sukabumi

Baca Juga: Apresiasi Geopark Ciletuh Run 2024, DPRD Sukabumi: Berdampak ke Ekonomi Masyarakat

Kata Yani, Pohon Loa tersebut menjadi favorit wisatawan untuk berfoto, duduk di akar pohon loa yang bercabang dan merambat, sambil berteduh dan menikmati pemandangan indahnya curug Sodong," imbuhnya.

Yani menuturkan, pada saat masih belum banyak pengunjung dan belum dikelola oleh Dinas Pariwisata. Salah seorang pengunjung menceritakan dirinya melihat ada penampakan dekat pohon Loa, katanya, ia melihat sosok yang memakai baju kerajaan.

"Ada juga yang pernah melihat penampakan sosok yang baju putih. Tapi saya saya sendiri sebagai warga setempat belum pernah melihat apa apa," ujar Yani menceritakan.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)