Bullying Sukabumi, Polisi: Belum Ada Tersangka, Keterangan Korban dan Pelaku Beda

Jumat 08 Desember 2023, 14:08 WIB
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo diwawancarai wartawan setelah menghadiri konferensi pers kasus lain di Mapolres Sukabumi Kota pada Jumat (8/12/2023). | Foto: SU/Asep Awaludin

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo diwawancarai wartawan setelah menghadiri konferensi pers kasus lain di Mapolres Sukabumi Kota pada Jumat (8/12/2023). | Foto: SU/Asep Awaludin

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus dugaan bullying siswa kelas III sekolah dasar (SD) swasta di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, masih berlanjut. Polisi kesulitan mengungkap perkara ini karena menemukan banyak keterangan berbeda antara pihak korban dan terduga pelaku. Akibatnya hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan.

Dugaan perundungan ini diduga dilakukan di sekolah oleh dua teman kelas korban pada 7 Februari 2023 dan membuat tulang lengan atas korban mengalami patah. Sempat berakhir damai melalui mediasi sekitar September 2023, kasus kembali mengemuka setelah orang tua korban melapor ke Polres Sukabumi Kota pada 16 Oktober 2023.

Orang tua korban membawa kasus ini ke jalur hukum karena merasa diintimidasi pihak sekolah dan diminta membuat pernyataan klarifikasi yang sudah disediakan oleh sekolah. Didampingi kuasa hukumnya, korban dan orang tuanya juga sudah mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Baca Juga: Disdikbud Sukabumi Soal Kasus Dugaan Bullying di SD Swasta Jadi Perhatian Dewan

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan pihaknya kesulitan mengungkap kasus ini karena memperoleh banyak keterangan berbeda antara pihak korban dan terduga pelaku, termasuk keterangan para saksi. Alhasil, kepolisian akan melakukan upaya konfrontir atau mempertemukan seluruh pihak secara langsung.

"Keterangan korban dengan terduga pelaku berbeda. Keterangan saksi-saksi lainnya juga berbeda. Kita konfrontir terhadap korban, pelaku, dan saksi-saksi (berjumlah sekitar 10 orang) yang lain," kata dia kepada sukabumiupdate.com setelah menghadiri konferensi pers kasus lain di Mapolres Sukabumi Kota pada Jumat (8/12/2023).

Kendala itu membuat Polres Sukabumi Kota belum menetapkan satu pun tersangka. "Belum tersangka. Kita akan pemeriksaan tambahan dan gelar perkara, termasuk pemeriksaan konfrontir terhadap korban dan terduga pelaku. Ini untuk menentukan langkah kami ke depan. Hasil penyelidikan ini apakah dapat kami tingkatkan ke penyidikan," ujar Ari.

"Dalam penanganan ini, kita tetap berpedoman terhadap aturan yang berlaku yaitu UU Perlindungan Anak dan Sistem Peradilan Anak. Tetap secara profesional kita pastikan akan menindak tegas siapa pun yang bersalah. Namun kita tidak mengesampingkan profesionalitas kita, prosedural kita, dalam penegakan hukum," ujar Ari menambahkan.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Life29 Februari 2024, 11:00 WIB

10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Datangnya Bulan Suci Ramadan

Dengan mempersiapkan diri dengan baik, diharapkan bulan Ramadhan dapat menjadi bulan yang penuh berkah dan ampunan bagi kita semua.
Ilustrasi - Dengan mempersiapkan diri dengan baik, diharapkan bulan Ramadhan dapat menjadi bulan yang penuh berkah dan ampunan bagi kita semua. (Sumber : Freepik.com).
Inspirasi29 Februari 2024, 10:15 WIB

Lowongan Volunteer Tenaga Kesehatan di KAI Services, Cek Kualifikasinya

Apabila kamu tertarik dengan lowongan volunteer ini, yuk daftarkan diri sekarang juga!
Ilustrasi - Apabila kamu tertarik dengan lowongan volunteer ini, yuk daftarkan diri sekarang juga! (Sumber : Freepik.com/@ rawpixel.com).
Jawa Barat29 Februari 2024, 10:09 WIB

Gandeng Penggiat dan Komunitas EV, PLN Touring Lambretta Konversi Listrik Sejauh 170 Km

PLN UID Jabar menggelar kegiatan komunitas kendaraan hobi yakni Lambretta Vakansi Vol. 1.
PT PLN (Persero) UID Jawa Barat mengajak Bengkel Konversi GBESCOOT dan komunitas kendaraan listrik lakukan touring. | Foto: PLN
Life29 Februari 2024, 10:00 WIB

11 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari yang Harus Anda Tiru

Orang sukses memiliki berbagai kebiasaan yang membantu mereka mencapai tujuan mereka.
Ilustrasi. Orang sukses memiliki berbagai kebiasaan yang membantu mereka mencapai tujuan mereka.| Foto: Pixabay
Sukabumi29 Februari 2024, 09:49 WIB

Pembayaran Klaim BPJS Ketenagakerjaan Hingga Rp384 M

Sebanyak 23.807 dari 48.204 klaim merupakan pencairan program Jaminan Hari Tua kepada para peserta baik klaim yang dilakukan secara online melalui lapak asik dan yang langsung datang ke kantor cabang.
Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi | Foto : Istimewa
Film29 Februari 2024, 09:46 WIB

6 Drama Korea yang Dibintangi Lee Jae Wook, Teman Kencan Karina AESPA

Namanya kembali menjadi perbincangan karena kabar kencannya dengan idol Karina AESPA. Berikut 6 Drama Korea yang dibintangi oleh Lee Jae Wook.
Lee Jae Wook, aktor ternama di Korea Selatan. Sumber Foto: Instagram/@jxxvvxxk
Nasional29 Februari 2024, 09:40 WIB

44 Petugas Pemilu Meninggal dan Kecelakaan Kerja Dapat Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Ketiga ahli waris mendapatkan santunan BPJS Ketenagakerjaan.
Penyerahan santunan kepada keluarga di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada 27 Februari 2024. | Foto: Istimewa
Sukabumi29 Februari 2024, 09:25 WIB

Atlet Muaythai Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Para atlet yang bertanding berhak mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk 2 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama 1 bulan.
BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi memberikan perlindungan jaminan sosial kepada atlet muaythai yang bertanding di DCS Muaythai Challenge, Minggu (25/2/2024). | Foto: Istimewa
Life29 Februari 2024, 09:15 WIB

29 Februari 2024 Tahun Kabisat: Terjadi 4 Tahun Sekali dan Doodle Katak

Tahun kabisat adalah tahun yang memiliki satu hari tambahan di bulan Februari, yaitu tanggal 29 Februari.
Tahun kabisat adalah tahun yang memiliki satu hari tambahan di bulan Februari, yaitu tanggal 29 Februari. (Sumber : Istimewa).
Internasional29 Februari 2024, 09:01 WIB

Hamas Serukan Warga Palestina Ramai-ramai Datangi Masjid Al Aqsa saat Ramadhan

Israel mengatakan akan mengizinkan salat Ramadhan di Masjid Al Aqsa di Yerusalem.
Hamas menyerukan warga Palestina untuk bergerak ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem pada awal Ramadhan. | Foto: Instagram/@masjid_al_aqsa