Dengar Ledakan, Kagetnya Pengendara Berhamburan saat SPBU di Sukabumi Kebakaran

Rabu 01 November 2023, 14:07 WIB
Tangkapan layar video SPBU di Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi kebakaran pada Rabu pagi (1/11/2023). | Foto: Instagram/@sukabumicitycom

Tangkapan layar video SPBU di Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi kebakaran pada Rabu pagi (1/11/2023). | Foto: Instagram/@sukabumicitycom

SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Lingkar Selatan, tepatnya di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, menyita perhatian publik. Peristiwa pada Rabu (1/11/2023) sekira pukul 07.45 WIB ini turut menghanguskan angkot yang sedang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pengendara di lokasi, Yogi (34 tahun), sempat mendengar ledakan dari arah sumber kemunculan api. Diketahui, area yang terbakar di SPBU berkode 3443121 ini adalah tempat mesin dispenser Pertalite. Mesin tersebut sedang beroperasi mengisi BBM pada angkot trayek Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Kebakaran diduga disebabkan handphone sopir angkot yang terus berbunyi karena ada telepon masuk saat pengisian BBM.

"Kejadiannya setelah saya mengisi bensin, terus jalan sedikit keluar mau nyalain motor. Saat di pintu keluar terdengar ledakan dan api langsung membesar," kata Yogi kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: HP Bunyi 5 Kali, Sebelum Kebakaran Lumat SPBU di Sukabumi: Kerugian Rp 1 M

Yogi mengatakan saat itu pengendara yang awalnya mengantre untuk mengisi BBM kendaraannya, langsung berhamburan menyelamatkan diri karena kaget dan takut setelah mendengar suara ledakan. "Pada kaget (pelanggan SPBU) dengar ledakan. Semua yang antre panik lihat api membesar, juga langsung keluar ke pinggir jalan," ujar dia.

Petugas SPBU, Ikhsan, turut memberikan kesaksian dan mengaku kaget saat mendengar ledakan yang sama. Ketika itu juga Ikhsan dan rekan kerjanya mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Ikhsan kaget melihat api sudah membesar dan membakar angkot. "Saya dan teman-teman ambil APAR untuk membantu memadamkan api," katanya.

Ikhsan yang merupakan petugas di bagian penggantian oli menduga ledakan berasal dari dalam angkot. "Ledakan HP dari depan mobil katanya, langsung menyambar api kayaknya. Bekasnya juga ada (HP yang terbakar)," ujar dia.

Baca Juga: Angkot Hangus dan Sopir Luka, Kronologi Kebakaran SPBU di Lingkar Selatan Sukabumi

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi Ujang Rustiandi mengatakan HP sopir angkot berbunyi lima kali. "Dugaan sementara dari HP milik (sopir) angkot. Menurut informasi, ketika sedang pengisian BBM, HP-nya bunyi lima kali. Itu informasi dari pemilik (angkot). Kemungkinan besar itu yang menyebabkan kebakaran. Ada suara ledakan," ujar dia.

Akibat kejadian ini, sopir angkot mengalami luka pada paha kanan dan sebagian paha kiri sehingga dilarikan ke Puskesmas Baros. Adapun saat kejadian, angkot dalam keadaan kosong tanpa penumpang. Rekaman video kebakaran SPBU ini beredar dengan cepat di media sosial (medsos) dan menghebohkan warganet Sukabumi.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih13 Juni 2024, 08:25 WIB

Beredar Foto Bareng Asjap untuk Pilkada Sukabumi, Anjak: Aspirasi Pendukung

Anjak mengungkapkan gambar itu bukan diunggah oleh akun Instagram pribadinya.
Ketua Bappilu PKS Kabupaten Sukabumi Anjak Priatama Sukma. | Foto: SU
Sehat13 Juni 2024, 08:00 WIB

8 Daging Jeroan Ini Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat, Jangan Dimakan?

Jeroan mengandung kadar purin yang sangat tinggi. Purin adalah senyawa yang, ketika dipecah oleh tubuh, menghasilkan asam urat.
Ilustrasi. Contoh Daging Jeroan yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat, Jangan Dimakan? (Sumber : Freepik/@Racool_studio)
Life13 Juni 2024, 07:00 WIB

Lebih Percaya Diri, Ini 13 Ciri Anak Memiliki Mental Kuat Secara Psikologis!

Mental yang kuat secara psikologis sangat penting untuk perkembangan anak ke depannya dan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih baik.
Ilustrasi Anak yang psikologisnya matang. (Sumber : Pexels.com/@RDNEstockproject)
Sukabumi13 Juni 2024, 06:26 WIB

Warga Tewas Tersambar Petir Di Ciemas Sukabumi, Alami Luka Di Wajah Seperti Terbakar

Pihak kepolisian mengatakan dari keterangan para saksi bahwa saat kejadian kondisi cuaca hujan gerimis disertai petir, diketahui korban sedang duduk diatas Bale - bale bambu sambil main Hp, diduga sedang teleponan
Kapolsek Ciemas saat mengunjungi ruma duka korban tewas tersambar petir di pantai Palangpang Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi13 Juni 2024, 06:02 WIB

2 Warga Tewas, Polisi Akan Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Massal di Sagaranten Sukabumi

Kepolisian Resort Sukabumi akan melakukan penyelidikan terkait kasus keracunan massal yang menewaskan dua orang di Kampung Cimanggir, Desa Pasangrahan, Kecamatan Sagaranten.
Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo | Foto : Ilyas Supendi
Food & Travel13 Juni 2024, 06:00 WIB

8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan

Menu-menu yang ramah untuk penderita diabetes ini dirancang untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi yang tahan lama sepanjang hari.
Ilustrasi. 8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan (Sumber : Pexels/JennaHamra)
Science13 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 13 Juni 2024, Siang Hari Berpotensi Turun Hujan

Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.
Ilustrasi.Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.  | Foto: Pixabay/adege
Sukabumi13 Juni 2024, 01:54 WIB

Korban Cabul Pensiunan BUMN di Sukabumi Bertambah Jadi 3 Orang Anak

Polisi mengabarkan bahwa korban pencabulan pria pensiunan BUMN di Sukabumi bertambah jadi tiga orang anak.
(Foto Ilustrasi) Tiga anak jadi korban cabul pria pensiunan BUMN di Sukabumi. | Foto: Pixabay
Sukabumi12 Juni 2024, 23:45 WIB

Diduga Bunuh Diri, IRT di Nyalindung Sukabumi Ditemukan Tergantung di Pohon Melinjo

Seorang ibu rumah tangga inisial ST (35 tahun) warga Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas tergantung di pohon Melinjo, Selasa (11/6/2024).
Proses evakuasi korban oleh petugas Kepolisian Polsek Nyalindung Mapolres Sukabumi pada Selasa (11/6/2024) | Foto Asep Awaludin
Sukabumi12 Juni 2024, 23:13 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM: Perumdam Tirta Jaya Mandiri Sukabumi Gelar Pelatihan

Perumdam TJM Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Peningkatan Kinerja bagi Kepala Urusan Teknik dan Kepala Urusan Administrasi di Gedung Pertemuan Ibu Ratu, Jalan Garuda Baros, Sukabumi, pada Selasa, 11 Juni 2024
Pelantihan peningkatan SDM Perumdam Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari