Ini Alasan Sopir Truk Kabur usai Tewaskan Pemotor di Jembatan Pamuruyan Sukabumi

Rabu 22 Februari 2023, 18:33 WIB
Kendaraan Mitsubishi Fuso Dump Truck orange nopol B 9729 DY yang diduga sebagai penyebab kecelakaan beruntun hingga tewaskan pemotor di Jembatan Pamuruyan Cibadak Sukabumi. | Foto: Istimewa

Kendaraan Mitsubishi Fuso Dump Truck orange nopol B 9729 DY yang diduga sebagai penyebab kecelakaan beruntun hingga tewaskan pemotor di Jembatan Pamuruyan Cibadak Sukabumi. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sopir kendaraan Mitsubishi Fuso Dump truck warna orange nomor polisi B 9729 DY yang diduga sebagai penyebab kecelakaan beruntun hingga tewaskan pemotor di Jembatan Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi, akhirnya menyerahkan diri.

Takut dihakimi massa, menjadi alasan sopir truk berinisial R tersebut melarikan diri pasca insiden maut yang terjadi di jalan Nasional Sukabumi-Bogor pada Rabu pagi 15 Februari 2023 lalu itu.

"Hasil pemeriksaan kami kepada R, motif yang bersangkutan melarikan diri dengan alasan karena merasa takut dihakimi oleh massa," ujar Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Bagus Yudho Setiawan dalam rilis yang diterima sukabumiupdate.com, Rabu (22/2/2023).

Untuk mempertanggungjawabkan tindakannya, Bagus mengatakan, R telah ditetapkan tersangka atas kejadian tabrakan beruntun yang melibatkan 5 kendaraan tersebut.

"Akibat kejadian tabrakan beruntun tersebut, satu pengendara kendaraan sepeda motor meninggal dunia," kata Bagus.

Baca Juga: Serahkan Diri, Sopir Truk yang Tewaskan Pemotor di Jembatan Pamuruyan Sukabumi

Bagus menjelaskan saat kejadian, kendaraan yang dikemudikan pria asal Kecamatan Ciracap itu diduga hilang kendali hingga akhirnya menabrak 4 kendaraan didepannya.

"Kendaraan yang tertabrak yaitu Kendaraan Hino truck box, kedua truck Hino tronton, kemudian sepeda motor Honda Revo dan terakhir menabrak kendaraan mobil box yang datang dari arah berlawanan dari arah Bogor menuju Sukabumi," ungkapnya.

Menurut Bagus, pada saat Polisi datang ke lokasi untuk melaksanakan olah TKP, tersangka sudah tidak berada ditempat. Sejak itu saat itu polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga pencarian.

"Anggota kami mencari keberadaan pelaku R dari wilayah Bogor sampai ke Provinsi Banten. Akhirnya kami mendapatkan keterangan dari pemilik kendaraan Mitsubishi Fuso B 9729 DY, bahwa R ini berasal dari Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi," tutur Bagus.

Baca Juga: Subsidi Motor Listrik Rp 7 Juta, Kapan Mulai Berlaku? Cek Informasinya di Sini

Setelah mengantongi identitas sopir truk, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Fajar Yanuar beserta anggotanya kemudian bergerak menuju wilayah Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.

"Namun kedatangan Kanit dan anggotanya ke Ciracap ternyata tidak juga membuahkan hasil karena saudara R ini tidak ditempat, namun demikian kami langsung melakukan pendekatan kepada keluarga R, agar meminta R menyerahkan diri kepada Polisi," imbuh Bagus.

Akhirnya upaya persuasif dari Polisi yang melibatkan keluarganya itu membuahkan hasil, R diantar oleh ketua komunitas Truck menyerahkan diri ke kantor unit Gakkum Satuan Lalulintas Polres Sukabumi di Cibadak, pada tanggal 20 Februari 2023.

“Kepada R, penyidik akan menerapkan pasal 310 ayat 4 Jo pasal 312 Undang-undang Lalulintas dan angkutan jalan Nomor 22 tahun 2009. Karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas yg mengakibatkan korban meninggal dunia, ancaman kurungan penjara selama 6 tahun dan denda sebesar 12 juta Rupiah,” pungkas Bagus.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Nasional16 Juli 2024, 22:30 WIB

Dewan Kehormatan Pecat Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Ini Alasannya

Dewan Kehormatan PWI Pusat resmi memberhentikan penuh Hendry Ch Bangun dari keanggotaannya.
Sosok Ketum PWI pusat Hendry Ch Bangun yang dipecat dewan kehormatan buntut penyalahgunaan kekuasaan. (Sumber Foto : PWI Pusat)
DPRD Kab. Sukabumi16 Juli 2024, 21:43 WIB

4 Pabrik di Sukabumi Gulung Tikar Gegara Krisis Ekonomi Global, Ini Respons DPRD

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar soal badai PHK dan empat pabrik tutup akibat resesi ekonomi global.
Hera Iskandar, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi | Foto : SU
Sehat16 Juli 2024, 21:15 WIB

KKI Sambut Aturan Baru Label Bahaya BPA, Desak BPOM Lakukan Sosialisasi

Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) menyambut baik terbitnya revisi peraturan BPOM tentang label label peringatan bahaya BPA pada galon air minum.
Ilustrasi. BPOM terbitkan aturan baru terkait label peringatan bahaya BPD pada galon air minum bermerek dengan bahan polikarbonat. (Sumber : iStock)
Life16 Juli 2024, 21:00 WIB

7 Ciri Orang yang Memiliki Pengalaman Trauma Masa Kecil, Kamu Salah Satunya?

Memahami dan mengenali ciri-ciri orang yang memiliki pengalaman trauma masa kecil adalah langkah pertama yang penting dalam memberikan dukungan dan intervensi yang diperlukan.
Ilustrasi - Memahami dan mengenali ciri-ciri orang yang memiliki pengalaman trauma masa kecil adalah langkah pertama yang penting dalam memberikan dukungan dan intervensi yang diperlukan. (Sumber : pexels.com/@Min An).
Kecantikan16 Juli 2024, 20:30 WIB

Serum Wajah: Jenis, Manfaat dan Tips Memilih yang Cocok untuk Kulit

Serum wajah adalah tambahan yang efektif untuk rutinitas perawatan kulit, menawarkan manfaat yang spesifik untuk berbagai masalah kulit.
Ilustrasi. Serum untuk Perawatan Kulit Wajah (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi16 Juli 2024, 20:29 WIB

Heboh Tabung Sampel Darah dan Jarum Suntik Tercecer di Jalanan Parungkuda Sukabumi

Berikut kesaksian warga terkait penemuan barang diduga limbah medis berupa tabung sampel darah hingga jarum suntik bekas yang tercecer di Parungkuda Sukabumi.
Tabung sampel darah hingga jarum suntik ditemukan tercecer di jalan Kompa-Cipanggulaan, Parungkuda Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi16 Juli 2024, 20:16 WIB

UPTD PU Monitoring 3 Lokasi Pekerjaan Perbaikan Jalan di Jampangkulon Sukabumi

UPTD PU Wilayah Jampangkulon, melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan di bawah bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi
UPTD PU Jampangkulon Sukabumi lakukan monitoring pekerjaan perbaikan jalan | Foto : Ragil Gilang
Life16 Juli 2024, 20:00 WIB

6 Kisah Misteri Leuweung Sancang yang Disebut Tempat Menghilangnya Prabu Siliwangi

Leuweung Sancang, sebuah hutan lindung di Garut, Jawa Barat, menyimpan legenda yang erat kaitannya dengan sosok Prabu Siliwangi, raja ternama Kerajaan Padjajaran.
Ilustrasi - Leuweung Sancang, sebuah hutan lindung di Garut, Jawa Barat, menyimpan legenda yang erat kaitannya dengan sosok Prabu Siliwangi, raja ternama Kerajaan Padjajaran.  (Sumber : Pixabay.com/@AlanFrijns/Istimewa)
Sukabumi Memilih16 Juli 2024, 19:54 WIB

Kang Icak Buka Suara Soal Dukungan Golkar Ke Asep Japar di Pilkada Sukabumi

Politisi senior Golkar Jawa Barat, Phinera Wijaya, menyatakan bahwa partai Golkar memastikan akan mendukung kader dalam perhelatan Pilkada Kabupaten 2024.
Phinera Wijaya atau Kang Icak, Anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat | Foto : Asep Awaludin
Kecantikan16 Juli 2024, 19:30 WIB

9 Manfaat Masker Jelly untuk Perawatan Kulit Wajah dan Tips Menggunakannya

Masker jelly bisa membantu memberikan hidrasi mendalam dan membantu menjaga kelembaban kulit, menjadikan kulit tampak lebih segar dan kenyal.
Ilustrasi Memakai Masker Wajah (Sumber : Freepik/@freepik)