Video Dihapus Deddy Corbuzier, Ragil Mahardika: Berbeda Tak Buat Kita Menjadi Jahat

Selasa 10 Mei 2022, 16:23 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Hadirnya Pasangan Gay Ragil Mahardika dan Frederik Vollert di Podcast Deddy Corbuzier membuat heboh masyarakat Indonesia.

Deddy Corbuzier sebagai pemilik podcast Close The Door dan mengundang Ragil, turut mendapat kecaman dari berbagai pihak hingga ia memilih menghapus video tersebut di Kanal YouTube nya.

Baca Juga :

Finally Deddy Corbuzier Minta Maaf dan Hapus Video Pasangan Gay

Melansir suara.com, dihapusnya video tersebut rupanya sampai ke telinga Ragil Mahardika. Lantas, bagaimana tanggapan lelaki yang kini menetap di Jerman tersebut?

Soal dihapusnya video dirinya dan Frederik Vollert, Ragil Mahardika tampak santai. Lelaki kelahiran Medan 31 tahun silam itu menyadari, soal menghapus video adalah hak sepenuhnya Deddy Corbuzier selaku pemilik Close The Door.

photoUndang Pasangan Gay Ragil dan Fred- (Tangkapan Layar YouTube)

"Mau di-take down atau enggak ditayangkan, itu urusan pihak podcast. Yang pasti aku senang bisa diundang ke podcast dan bisa sharing ceritaku," tulis Ragil Mahardika di Instagram yang diunggah Selasa (10/5/2022).

Ragil Mahardika kemudian menegaskan, penolakan yang disampaikan masyarakat tidak akan lantas menghilangkan dirinya dan orang-orang yang satu kaum dengannya.

"Ragil dan jutaan Ragil yang lain,akan tetap ada di samping kalian. Kalau kalian mau menjauhi teman, sahabat, keluarga kalian, hanya karena berbeda orientasi, itu sih pilihan kalian kok," ujar Ragil Mahardika.

"Satu hal yang kalian harus tahu, berbeda tidak membuat kita menjadi jahat, berbeda tidak membuat kita jadi durhaka, berbeda tidak membuat kita kriminal, berbeda bukan berarti tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak."

Ragil Mahardika menegaskan, penolakan masyarakat Indonesia terhadap LGBT tidak akan mengubah hidupnya. Ragil mengaku tetap akan membagikan cerita kehidupannya di media sosial miliknya.

"Aku akan tetap jadi Ragil yang akan sharing all about hidupku. What ist the next Project??? Please wait yah," tutur Ragil Mahardika.

SUMBER: SUARA.COM

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Sukabumi Memilih21 Juli 2024, 20:11 WIB

PKS Resmi Usung Iyos di Pilkada 2024, Ini Kata Mantan Bupati Sukabumi Sukmawijaya

Sukmawijaya blak-blakan soal alasan PKS akhirnya menyatakan dukungan kepada Iyos Somantri untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati Sukabumi di Pilkada 2024.
Mantan Bupati Sukabumi yang juga Dewan Pakar DPD PKS Kabupaten Sukabumi, Sukmawijaya. (Sumber : SU/Ibnu)
Life21 Juli 2024, 20:00 WIB

10 Kebiasaan Orang Malas di Malam Hari Ini Tak Boleh Dicontoh, Begini Solusinya!

Orang malas biasanya tidak membersihkan diri atau tempat tidur dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan gangguan kesehatan.
Ilustrasi. Menonton Film Hingga Larut Malam. Kebiasaan Orang Malas di Malam Hari yang Tidak Boleh Dicontoh (Sumber : Freepik)
Kecantikan21 Juli 2024, 19:00 WIB

11 Rutinitas Skincare di Malam Hari, Gak Cuma Cuci Muka Ya!

Rutinitas Skincare di Malam Hari Gak Cuma Cuci Muka.Pilih serum berdasarkan kebutuhan kulit, seperti serum anti-aging, serum pencerah, atau serum yang mengandung hyaluronic acid untuk hidrasi.
Ilustrasi. Memakai Skincare Malam. Perhatikan reaksi kulit terhadap produk baru dan hindari produk yang menyebabkan iritasi. | Sumber: Freepik.com (artursafronovvvv)
Life21 Juli 2024, 18:00 WIB

Doa Saat Susah Tidur di Malam Hari Menurut Anjuran Rasulullah SAW

Doa Saat Susah Tidur di Malam Hari Menurut Anjuran Rasulullah SAW. Dikisahkan, Zaid bin Tsabit suatu malam mengadu kepada Rasulullah SAW saat semalaman tidak bisa tidur.
Ilustrasi. Membaca Doa Saat Susah Tidur di Malam Hari Menurut Anjuran Rasulullah SAW (Sumber : Freepik/@freepik)
Internasional21 Juli 2024, 17:46 WIB

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Korban Serangan Israel ke Pelabuhan Yaman

Kemlu RI memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam keganasan serangan Israel ke Pelabuhan Hudaidah, Yaman.
Asap dan api mengepul dari Pelabuhan Hodeidah usai serangan udara Israel di Yaman, 20 Juli 2024. Ledakan terjadi setelah pesawat tempur Israel menyerang pelabuhan tersebut. (Sumber Foto: Houthi Media Centre/Handout via REUTERS)
Inspirasi21 Juli 2024, 17:00 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan, PLN Sukabumi Beri Bantuan Sembako dan Edukasi Ketenagalistrikan

Kegiatan PLN UP3 Sukabumi di Gunungguruh Sukabumi ini adalah bentuk nyata dari kepedulian PLN.
PLN UP3 Sukabumi melalui YBM saat memberikan bantuan sembako kepada warga Kampung Karangpara, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh. (Sumber : Istimewa)
Musik21 Juli 2024, 17:00 WIB

Lirik Inggris พี่ชอบหนูที่สุดเลย I Love You The Most Ponchet ft. VARINZ

Lirik Bahasa Inggris Lagu I Love You The Most Ponchet Feat.VARINZ yang viral yaitu "Cause you're the one that I like, I can't deny. Every night you're on my mind".
Official Lagu พี่ชอบหนูที่สุดเลย I Love You The Most Ponchet Feat.VARINZ. Foto: YouTube/PONCHET
Sukabumi21 Juli 2024, 16:51 WIB

PD Salimah Sukabumi Sosialisasikan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Berikut harapan dan tujuan PD Salimah Kabupaten Sukabumi sosialisasikan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS.
PD Salimah Kabupaten Sukabumi sosialisasikan UU TPKS, ini harapan dan tujuannya. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi21 Juli 2024, 16:21 WIB

Sambut Kemerdekaan RI ke-79, PLN Sukabumi Beri Listrik Gratis untuk Masyarakat

Sambut Kemerdekaan RI ke-79, PLN UP3 Sukabumi melalui ULP Cicurug beri Listrik Gratis untuk masyarakat agar merdeka dari kegelapan.
PLN UP3 Sukabumi melalui ULP Cicurug menyalurkan bantuan penyambungan listrik gratis di empat lokasi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi21 Juli 2024, 16:02 WIB

Warisan Budaya Takbenda, Tari Cepet Sukabumi Dilestarikan 9 Sanggar di Ciracap

Tari cepet masih dilestarikan sejumlah sanggar di Ciracap Sukabumi. Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) itu diharapkan jadi daya tarik wisata di Geopark Ciletuh.
Topeng cepetan yang dibuat perajin asal Kampung Jaringao RT 07/05 Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ragil Gilang