Dalam Dua Bulan, Harga Sawit Diprediksi Naik Akan Berdampak ke Minyak Goreng?

Rabu 29 Juni 2022, 15:32 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Menurut Pengamat Ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Muhammad Ikbal, dalam dua bulan kenaikan harga sawit bisa terjadi jika asumsi terpenuhi.

"Asumsi itu seperti konsumsi minyak goreng kembali normal baik itu dalam negeri ataupun luar negeri seperti China dan India sebagai konsumen terbesar minyak goreng dari Indonesia," kata Ikbal dikutip dari suara.com, Rabu (29/6/2022).

Baca Juga :

Ia melanjutkan, kebijakan pemerintah terkait subsidi minyak goreng hingga normalisasi harga di angka Rp14 ribu serta kembali beroperasinya pabrik berdampak pada permintaan yang membaik sehingga harga sawit akan naik.

Ikbal mengatakan secara teoritis jika harga sawit turun maka harga minyak goreng turun, namun pada kenyataannya hal tersebut belum tentu bisa terjadi.

"Karena memang para industri tentu akan menahan minyak goreng tersebut dengan mencoba untuk mempertahankan harga agar bisa lebih tinggi sesuai dengan harga pasar di satu, dua bulan terakhir yaitu sekitar Rp25 ribu per liter," kata dia dikutip suara.com dari Antara.

photoIlustrasi Minyak goreng curah. - (Dok.sukabumiupdate.com)

Selain itu, harga sawit mengalami penurunan yang cukup drastis dalam satu minggu terakhir di beberapa daerah penghasil sawit di Indonesia seperti Sumatera dan Kalimantan bahkan mencapai angka Rp 600 per kilogram.

"Sebelumnya memang sempat dijual dengan harga Rp2.800. Artinya penurunan ini sangat tajam dan mengagetkan bagi para petani sawit di beberapa daerah di Indonesia," tuturnya.

Menurutnya, ada tiga faktor penyebab turunnya harga minyak goreng. Pertama, faktor dari pasar global yang memang mengalami penurunan sangat signifikan dari sebelumnya 1.500 dolar AS per ton menjadi 1.440 dolar AS per ton terhitung sekitar tanggal 22 Juni 2022.

Kemudian, faktor kedua adalah waktu menjelang Idul Adha sehingga di beberapa daerah yang merayakan Idul Adha tentu membutuhkan uang.

"Karena para petani butuh uang maka mereka menjual seadanya, yang penting dapat uang dalam jangka waktu pendek," ungkapnya.

Sementara faktor ketiga, adalah permintaan pabrik yang menurun. Ia menyebutkan beberapa pabrik di Kalimantan dan Sumatera melakukan penutupan sementara yang berdampak pada turunnya permintaan.

"Secara ekonomi jika permintaan menurun maka harganya mengalami penurunan. Penutupan pabrik ini disebabkan oleh permintaan luar negeri yang menurun juga terhadap konsumsi kelapa sawit, khususnya di China dan India," pungkasnya.

SUMBER: SUARA.COM

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Sehat14 Juni 2024, 13:15 WIB

Jaga Kadar Kolesterol dan Gula Darah Saat Idul Adha dengan Teh Daun Jambu Biji!

Saat perayaan Idul Adha yang sebentar lagi akan datang, penting untuk menjaga kadar gula darah dan kolesterol pada tubuh. Untuk menghindari lonjakan tinggi, maka upayakan mengkonsumsi minuman teh daun jambu biji
Ilustrasi Teh daun jambu biji bisa jaga kadar kolesterol dan gula darah (Sumber : YouTube/Rooted)
Sehat14 Juni 2024, 13:00 WIB

10 Karbohidrat dengan Indeks Glikemik Rendah untuk Penderita Diabetes, Gula Darah Aman Terkendali

Beberapa makanan karbohidrat dengan Indeks Glikemik rendah aman dikonsumsi bagi penderita diabetes.
Ilustrasi - Beberapa makanan karbohidrat dengan Indeks Glikemik rendah aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. (Sumber : pexels.com/@Jess Loiterton).
Sehat14 Juni 2024, 12:45 WIB

Benarkah Kopi Ampuh Mengatasi Penyakit Asam Urat? Cek Faktanya

Minum kopi sempat dimitoskan tidak baik dikonsumsi ada pula yang meyakini bisa menjaga kadar asam urat. Penting mengetahui fakta kesehatan sebenarnya
Ilustrasi Mitos tentang kopi bagi penderita asam urat yang penting diperhatikan (Sumber : Pexels.com/@Chevanon Photography)
Nasional14 Juni 2024, 12:34 WIB

Indonesia Darurat Slot dkk, Saat Oknum Polri dan TNI pun Terjerat Judi Online

sejak Agustus 2023, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyebut jika Indonesia memasuki fase darurat judi online. Tiga bulan pertama di 2024, perputaran uang judi online mencapai Rp100 triliun.
Ilustrasi TNI Polri. Presiden Jokowi menegaskan semua elemen melawan dan memberantas Judi Online (Sumber: istimewa)
Life14 Juni 2024, 12:30 WIB

Berhenti Minum ASI? Inilah 5 Tanda Anak Siap Diberi Susu Formula

Dengan memperhatikan tanda-tanda kesiapan anak dan melakukan peralihan dengan lembut dan bertahap, proses beralih dari ASI ke susu formula bisa menjadi lebih mudah dan nyaman bagi ibu dan anak.
Ilustrasi. Memberikan Susu untuk Anak (Sumber : Freepik/@freepik)
Sehat14 Juni 2024, 12:15 WIB

6 Rekomendasi Susu Sehat yang Ampuh Mengontrol Kadar Gula Darah, Yuk Dicoba!

Untuk penderita diabetes sangat penting memperhatikan mengkonsumsi asupan makan dan minum. Salah satunya susu untuk menurunkan kadar gula darah
Ilustrasi Rekomendasi susu untuk mengontrol kadar gula darah khusus penderita diabetes (Sumber : Pixabay.com/@Couleur)
Bola14 Juni 2024, 12:00 WIB

Rumors Transfer Persib: Dimas Drajad Santer Dikabarkan Akan Berbaju Pangeran Biru

Persib Bandung dikaitkan dengan penyerang Dimas Drajad.
Persib Bandung dikaitkan dengan penyerang Dimas Drajad. (Sumber : Instagram/@dimasdrajad/Ist).
Sukabumi14 Juni 2024, 11:45 WIB

Gagal Nyalip, Pemotor Revo Tewas Terlindas Truk di Cicurug Sukabumi

MN diduga tidak dapat menguasai laju kendaraannya saat mencoba menyalip truk.
MN (50 tahun), korban tewas kecelakaan terlindas truk di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (14/6/2024). | Foto: Istimewa
Sehat14 Juni 2024, 11:45 WIB

Ingin Gula Darah Normal? Ini Aturan Minum Obat Diabetes Sesuai Resep Dokter

Penderita diabetes penting memperhatikan aturan minum obat. Tentunya, sesuaikan dengan anjuran dokter agar bisa mengontrol kadar gula tetap normal
Ilustrasi Aturan minum obat diabetes untuk mengontrol gula darah tetap normal (Sumber : Pexels.com/@JESHOOTS.com)
Nasional14 Juni 2024, 11:37 WIB

Hati-hati, Ada Traffic Attitude Record: Sistem Cabut SIM Karena Keseringan Ditilang

Jika keseringan kena tilang, dengan bantuan sistem Traffic Attitude Record Polri akan menerapkan sanksi cabut SIM (Surat Izin Mengemudi),
Ilustrasi SIM. Polri akan menerapkan aturan baru soal SIM dicabut karena keseringan ditilang (Sumber: istimewa)