- Pemerintah secara terbuka menyatakan dan mengakui bahwa serangan, ancaman, pelecehan, dan intimidasi terhadap masyarakat sipil, termasuk jurnalis dan kantor media, merupakan pelanggaran HAM yang serius.
- Aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas serangan DdoS ini serta diadili di pengadilan.
- Meminta semua pihak untuk menghormati kebebasan pers dan kebebasan berekspresi.
Komite Keselamatan Jurnalis Kecam Aksi Serangan Digital terhadap Konde.co
[object Object]
Selasa 25 Okt 2022, 22:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) mengecam aksi serangan DDos (Distributed Denial of Service) atau Penolakan Layanan secara terdistribusi terhadap website Konde.co, sehingga menyebabkan portal media ini down.
Serangan ini berdampak pada terhambatnya kerja-kerja jurnalistik awak redaksi Konde.co.
Berdasarkan verifikasi KKJ, serangan itu dilatarbelakangi laporan berita Konde.co pada Senin 24 Oktober, tentang perkosaan yang terjadi di lingkungan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Perkosaan itu diduga dilakukan oleh empat orang pegawai kementerian tersebut.
Berita itu mengungkap kejadian memilukan seorang perempuan yang bekerja di Kementerian Koperasi dan UKM diperkosa, kemudian dipaksa menikah dengan salah satu pelaku. Pernikahan yang hanya berlangsung sesaat itu ternyata dilakukan untuk membebaskan para pelaku dari jeratan penjara.
Berita ini kemudian ramai jadi pembicaraan di Twitter dan media sosial lainnya. Kemudian pada pukul 16.00 WIB tiba-tiba situs Konde.co down, tidak bisa diakses.
Tim IT Konde.co kemudian menelusuri bahwa website Konde.co sudah diserang oleh Ddos dan tidak bisa diakses lagi saat ini.
Ini merupakan serangan kedua kalinya yang dialami Konde.co terkait dengan berita kekerasan seksual yang dipublikasikan. Kasus pertama menimpa Konde.co pada Mei tahun 2020. Twitter Konde saat itu juga terkena hack ketika Konde.co melakukan diskusi kekerasan seksual.
Upaya serangan berupa DDOS tersebut, mengakibatkan terhalangnya publik untuk mengakses informasi berita yang disebarluaskan melalui website konde.co. Serangan ini merupakan tindak kejahatan menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik untuk mencari, memperoleh, dan menyebarkan luaskan gagasan dan informasi, sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) UU Pers.
Peretasan seperti ini sayangnya bukanlah serangan digital pertama yang terjadi terhadap jurnalis dan media. Pada Februari 2022, akun Whatsapp, Instagram, Facebook dan nomor handphone pribadi Ketua Umum Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Sasmito Madrim diretas.
Pada Oktober 2021, situs media online Project Multatuli terkena serangan DDoS yang menyebabkan situsnya tidak dapat dibuka. Pada tahun 2020, situs Tirto, Tempo, dan Magdalene pun mengalami serangan serupa.
Terakhir bulan lalu, pada 23 hingga 26 September 2022, sebanyak 37 tim redaksi termasuk eks karyawan Narasi mengalami percobaan peretasan akun media sosialnya. Tak hanya itu, mereka juga mengalami serangan DDoS.
KKJ menilai serangan DDoS ini mengancam kebebasan pers yang dijamin kemerdekaannya oleh Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Serangan digital terhadap media, dan kegagalan aparat penegak hukum untuk menemukan pelaku merupakan bentuk pembungkaman kebebasan pers.
Serangan-serangan ini kerap terulang saat jurnalis atau media melaporkan berita kritis dan sensitif yang menyinggung pihak berkuasa. Jika tidak diproses secara hukum, serangan seperti ini bisa membuat jurnalis khawatir dan takut untuk menulis pemberitaan yang mengkritisi pihak yang berkuasa. Sehingga dampaknya, masyarakat dirugikan karena berkurangnya berita yang mengkritisi pihak yang berkuasa.
Maka dari itu Komite Keselamatan Jurnalis mendesak agar:
Tentang Komite Keselamatan Jurnalis
Komite Keselamatan Jurnalis dideklarasikan di Jakarta, 5 April 2019 dan betujuan untuk mengadvokasi kasus kekerasan terhadap jurnalis. Komite beranggotakan 10 organisasi pers dan organisasi masyarakat sipil, yaitu; Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, SAFEnet, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Federasi Serikat Pekerja Media Independen (FSPMI), Amnesty International Indonesia, Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
#SHOWRELATEBERIT
Editor :
Tags :
Reels & Shorts
Berita Terkini
36 Ribu Kades Minta Jabatan Diperpanjang Tanpa Pilkades, DPR Ingatkan Demokrasi Desa
Nasional 17 Sep 2026, 22:55 WIB
Sawah Tidak Harus Selalu Basah: Ketika Air, Beras, dan Metana Berebut Ruang
Opini 17 Sep 2026, 22:09 WIB
Perceraian di Kabupaten Sukabumi Tembus 3.700 Kasus, Ekonomi dan Judol Jadi Biang Kerok
Sukabumi 17 Sep 2026, 21:54 WIB
Ungkap Kondisi 3 Pelajar Korban Dugaan Pelecehan Oknum Pejabat Dishub Sukabumi, DP3A Beri Pendampingan
Sukabumi 17 Sep 2026, 20:26 WIB
Wali Kota Bogor Soal ASN Hilang di Cisadane dan Kabar Bersama Istri Muda di Sukabumi
Jawa Barat 17 Sep 2026, 19:56 WIB
Si Jago Merah Lahap Rumah Pasutri di Jampangtengah, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Sukabumi 17 Sep 2026, 19:29 WIB
PSSI Kena Denda Rp26,6 Juta dari AFC Gegara Laga Indonesia All Stars vs Aston Villa
Olahraga 17 Sep 2026, 18:58 WIB
Kelme Rilis Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Berapa Harganya?
Olahraga 17 Sep 2026, 18:43 WIB
Awas Link Cek Kesehatan Gratis Penipuan Beredar di Media Sosial Facebook
Cek Fakta 17 Sep 2026, 18:42 WIB
Aset Rumah Tangga Orang Jabar dalam Satu Dekade: Motor Paling Banyak Tapi Emas Berkurang
Keuangan 17 Sep 2026, 17:52 WIB
Arti Paribasa Sunda “Leuweung Ruksak Cai Beak Manusa Balangsak”, Pesan Karuhun Untuk Menjaga Alam
Life 17 Sep 2026, 17:30 WIB
Pemprov Jabar Buka Bursa Kerja Live di TikTok KDM Tiap Rabu
Inspirasi 17 Sep 2026, 16:51 WIB
Pemkab Sukabumi Berhentikan Sementara Sekdishub, Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi PKL
Sukabumi 17 Sep 2026, 16:26 WIB
PGRI Sukalarang Peringati Maulid Nabi, Perkuat Keteladanan Guru dalam Pendidikan
Sukabumi 17 Sep 2026, 15:41 WIB
Dugaan Penipuan 13 Ambulans Suzuki APV , Dealer di Sukabumi Soroti Batal Sita Polda Jabar
Jawa Barat 17 Sep 2026, 15:21 WIB
Mengapa Ibu Kota Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu, Bukan Cikembar atau Cibadak?
Sukabumi 17 Sep 2026, 15:20 WIB
Hansi Flick Bawa Barcelona Menang 7 Kali Beruntun, Ulangi Catatan Sejarah Blaugrana
Olahraga 17 Sep 2026, 15:10 WIB
Sinopsis Film Taboo, Melanggar Pantangan Nyepi Buat Empat Turis Korea Dihantui Teror
Film 17 Sep 2026, 15:00 WIB









