Hasil Rapid Test Massal Diinformasikan Satu Pintu oleh Gugus Tugas Kabupaten Sukabumi

Hasil Rapid Test Massal Diinformasikan Satu Pintu oleh Gugus Tugas Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menggelar rapid test massal secara serentak di-8 Pasar yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi, Senin (1/6/2020).

Untuk pelaksanaan di Pasar Parungkuda, sebanyak 300 orang yang terdiri pedagang, tukang ojek, pengelola pasar dan pengunjung pasar menjalani tes cepat untuk mendeteksi Covid-19 tersebut.

BACA JUGA: Rapid Test Massal di Kabupaten Sukabumi, Ada yang Reaktif Langsung Swab

Kepala Puskesmas Parungkuda, dr Nina Sumiarsih mengatakan target rapid test yang dilakukan di Pasar Parungkuda sudah tercapai. Adapun hasil dari rapid test akan dilaporkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Sukabumi.

"Alhamdulillah semuanya sudah tercapai 300 rapid test. Kalau untuk hasilnya kita belum bisa menyampaikan karena kita harus melakukan rekapitulasi dulu," ujar Nina kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Pagi Ini Rapid Test Massal Gratis di 8 Pasar di Sukabumi, Target 2.300 Sampel

Nina menuturkan, hasil keseluruhan terkait rapid test massal secara serentak ini akan diinformasikan satu pintu oleh Satgas Covid-19 Kabupaten. "Nantinya dilaporkan ke tingkat kabupaten dan yang akan menginformasikan hasil tersebut tingkat kabupaten. Paling tidak satu minggu ini baru bisa disampaikan ke kabupaten," terangnya.

Untuk warga yang hasil reaktif akan langsung disampaikan kepada bersangkutan dan dilakukan penanganan sesuai protokol Covid-19." Jika diperlukan kita akan lakukan rujukan untuk pemeriksaan PCR, tergantung kondisinya," pungkasnya. 

Berita Terkini
Ilustrasi - Laut Bercerita membawa kita menyusuri luka sejarah, cinta keluarga, dan perjuangan melawan lupa. (Sumber : pexels.com/@Saad Alaiyadhi).

Laut yang Menolak Diam

Review film Laut Bercerita karya Yosep Anggi Noen, adaptasi novel Leila S. Chudori. Kisah aktivisme, penghilangan paksa, cinta keluarga, dan perjuangan menjaga ingatan sejarah Indonesia.

28 Okt 2026, 15:13 WIB