Siswa SD di Kota Sukabumi Keracunan Permen, Fahmi: Cek Seluruh Produk di Minimarket

Jumat 15 November 2019, 08:06 WIB

SUKABUMIUPDATE.com – Setelah menjalani masa observasi di Unit Gawat Darurat RSUD R Syamsudin SH, kondisi 13 siswa SD Fathia Islamic School yang mengalami gejala keracunan usai mengkonsumsi permen dari minimarket, membaik.

Para siswa ini sempat mendapatkan penanganan medis awal di sekolahnya, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD R Syamsudin pada Jumat (15/11/2019) pagi.

BACA JUGA: Belasan Siswa SD Keracunan Permen Kemasan Telur di Kota Sukabumi

Kasus keracunan makanan ini langsung direspon Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Fahmi menegaskan akan melakukan cek kelayakan konsumsi terhadap makanan minuman yang ada di minimarket dan jajanan sekitar sekolah. 

Jumat siang sekitar pulul 14.00 WIB seluruh korban keracunan ini sudah bisa berkomunikasi dengan Fahmi yang datang ke RSUD R Syamsudin. Kepada Wali Kota Sukabumi, para siswa ini mengaku merasakan mual dan pusing bahkan ada satu siswa yang sempat muntah tak lama setelah makan permen yang dibeli di minimarket yang tak jauh dari sekolahnya. 

BACA JUGA: Sarapan Bubur, Puluhan Murid SD di Bantargadung Sukabumi Keracunan

"Jadi kondisi para siswa ini sudah dinyatakan membaik oleh tim medis, dan sebentar lagi diperbolehkan pulang,” jelas Fahmi kepada wartawan.

Menurut Fahmi dari pengecekan dan pengakuan para siswa, dugaan penyebab keracunan adalah permen kemasan telur yang dibeli oleh salah seorang pelajar SD Fathia, yang beralamat di Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. Permen tersebut kemudian dibagikan ke teman-temannya.

BACA JUGA: Warga Desa Tenjojaya Sukabumi Diduga Keracunan Ikan Lisong

“Jadi yang keracunan ini yang memakan permen itu, yang lain tidak,” sambung Fahmi.

Untuk mengantisipasi kejadian berulang, Pemerintah Kota Sukabumi meminta dinas terkait untuk mengecek produk serupa yang dijual bebas di Kota Sukabumi, baik yang ada di minimarket atau tempat jualan lainnya. “Tadi dapat laporan permen yang dijual di dalam kemasan telur plastik itu tidak kadarluarasa, jika dilihat dari keterangan dalam kemasannya. Jadi perlu kita cek,” pungkas Fahmi.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Life04 Mei 2024, 20:00 WIB

6 Dampak Buruk Terlalu Memanjakan Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua

Terlalu memanjakan anak rupanya memiliki dampak buruk bagi perkembangan anak jika sudah tumbuh dewasa. Ini yang perlu diperhatikan para orang tua.
Ilustrasi. Dampak buruk terlalu memanjakan anak. Sumber foto : Pexels/ Pavel Danilyuk
Sukabumi04 Mei 2024, 19:40 WIB

Sukabumi Dinilai Stagnan, Koalisi 5 Partai Cenderung Usung Figur Alternatif di Pilkada

ima partai politik yaitu, PKB, PKS, Demokrat, PAN dan PDIP secara resmi berkoalisi di Pikada Kabupaten Sukabumi 2024. Deklarasi koalisi digelar di salah satu kafe di Jalan Cemerlang, Kota Sukabumi, Sabtu, (4/5/2024).
Deklarasi koalisi 5 partai, PKB, Demokrat, PKS, PAN, PDIP | Foto : Asep Awaludin
Sehat04 Mei 2024, 19:00 WIB

5 Jenis Ikan Laut Tinggi Purin yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Penderita Asam Urat Sebaiknya Mengetahui Apa Saja Jenis Ikan Laut Tinggi Purin yang Tidak Aman Dikonsumsi Guna Mencegah Serangannya Kambuh.
Ilustrasi. Jenis Ikan Laut Tinggi Purin yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat (Sumber : Pexels/OzielGomez)
Sukabumi04 Mei 2024, 18:57 WIB

Di Kubur Berdampingan, Pasutri Tewas Tertabrak Kereta di Kebonpedes Sukabumi Dikenal Ramah

Dalam prosesi pemakaman, berlangsung haru serta diiringi isak tangis keluarga. Mengingat semasa hidup korban yang baik dan suka bersosialisasi dengan tetangga.
Suasana saat pemakaman jenazah suami istri korban tertabrak kereta di Kampung Gunung Kebonpedes Kabupaten Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi Memilih04 Mei 2024, 18:39 WIB

5 Partai Resmi Berkoalisi di Pilkada Sukabumi 2024: Optimis Rebut Kursi Bupati

Menghadapai perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang, 5 partai di Kabupaten Sukabumi resmi berkoalisi, yaitu PKB, PKS, Demokrat, PAN dan PDIP.
5 partai politik resmi berkoalisi di Pilkada 2024 Kabupaten Sukabumi, Sabtu 04 Mei 2024 | Foto : Asep Awaludin
Life04 Mei 2024, 18:00 WIB

9 Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan Orang Tua Saat Mendisiplinkan Anak

Membesarkan dan mendidik anak merupakan hal yang terkadang sulit. Sehingga orang tua tidak boleh mengeluarkan kalimat yang membuat anak trauma.
Ilustrasi. Mendisiplinkan anak. Sumber : pexels.com/@Monstera Production
Sukabumi04 Mei 2024, 17:01 WIB

Edarkan Sabu, Pemuda Asal Gunungguruh Sukabumi Diringkus Polisi

Pemuda asal Cibolang Gunungguruh Sukabumi diamankan Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota karena diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis Sabu
DAM (31 tahun), pemuda asal Cibolang Gunungguruh Sukabumi diamankan Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota karena diduga terlibat peredaran Sabu | Foto : Ist
Musik04 Mei 2024, 17:00 WIB

Lirik dan Terjemahan Lagu Too Much Of A Good Thing Niki Zefanya

Simak Lirik dan Terjemahan Too Much Of A Good Thing Berikut, Lagu Niki Zefanya yang Baru Dirilis pada Jumat, 3 Mei 2024.
Official Music Video Lirik dan Terjemahan Lagu Too Much Of A Good Thing Niki Zefanya (Sumber : YouTube/NIKI)
Sukabumi04 Mei 2024, 16:10 WIB

Motif Pembunuhan Pria di Citepus Sukabumi, Diduga Tolak Hubungan Sesama Jenis

Polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap seorang asisten rumah tangga bernama Ajo Sutarjo alias Ceceu (55 tahun) di sebuah perumahan di Desa Citepus, Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi
A (20 tahun) pelaku pembunuhan pembantu di Citepus Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Life04 Mei 2024, 16:00 WIB

Menyebabkan Perpisahan, 6 Tanda Pasangan Anda Tidak Bahagia Hidup Bersama

Hubungan yang tidak sehat bisa menyebabkan perpisahan. Oleh sebab itu, setiap pasangan harus paham tanda bahwa kekasih sudah tidak bahagia.
Ilustrasi. Tanda pasangan sudah tidak bahagia. Sumber foto : Pexels/Vera Arsic