Warga Nagrak Sukabumi Tewas di dalam Sumur Beracun

Sukabumiupdate.com
Minggu 02 Sep 2018, 01:31 WIB
Warga Nagrak Sukabumi Tewas di dalam Sumur Beracun

SUKABUMIUPDATE.com - Nasib nahas dialami Hikmat (38 tahun) warga Kampung Hegarmanah RT 04/01, Desa girijaya, Kecamatan Nagrak, kabupaten sukabumi. Pria ini tewas saat memperbaiki mesin pompa air di dalam sumur di rumahnya, Sabtu (1/9/2018).

Korban terjatuh ke dalam sumur setelah tersengat listrik dari mesin pompa air. Sedangkan sumur mengandung gas beracun.

Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat itu korban mencoba memperbaiki mesin pompa air karena sumurnya tak keluar air. Namun, korban tersengat listrik dan terjatuh ke dalam sumur.

BACA JUGA: Nenek Tewas Masuk Sumur Beracun di Sagaranten Sukabumi, Upaya Evakuasi Dramatis

Tetangga korban, Nurjanah (35 tahun) mengungkapkan, tahu kalau korban sedang memperbaiki mesin pompa air di dalam sumur. Bahkan, Nurjanah sempat mengingatkan korban untuk berhati-hati. Saat itu korban ditemani istrinya, tak berselang lama dalam keadaan panik istri korban memanggil-manggil Nurjanah.

"Istrinya bilang ada setrum, kemudian saya cari Kwh untuk mematikan listrik. Saya lihat korban sudah di dalam sumur. Itu kesetrum dulu lagi benerin mesin pompa air," ujar Nurjanah.

Kasi Pencegahan Damkar Kecamatan Cibadak, Untung Waluyo menuturkan, korban tercebur setelah magrib dan pihaknya mendapat laporan sekitar pukul jam 20.30 WIB.

BACA JUGA: Diduga Hirup Gas Beracun, Seorang Kakek di Kabandungan Sukabumi Tewas Dalam Sumur

Menurut dia, proses evakuasi membutuhkan waktu hingga berjam-jam karena terkendala mulut sumur yang sempit dan keterbatasan alat. Sejam setelah kejadian, tak ada warga yang berani turun ke dalam sumur karena khawatir sumur beracun. Petugas terus berupaya mengevakuasi korban dan sekitar pukul 22.30 WIB, korban berhasil diangkat dari sumur.

"Kendalanya sumur itu beracun, lalu alat-alat kita terbatas dan sebagain ada di Palabuhanratu. Karena beracun mungkin korban kehabisan napas saat di dalam sumur," ujarnya.

Editor :
Berita Terkini