Petani Kabupaten Sukabumi Sukses Capai Level Tertinggi Target UPSUS Jabar

Sukabumiupdate.com
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Petani Kabupaten Sukabumi Sukses Capai Level Tertinggi Target UPSUS Jabar

SUKABUMIUPDATE.com - Petani Kabupaten Sukabumi dapat mengejar target tanam UPSUS Jabar seluas 106 ribu hektar hingga 80 persen.

"Luasan sawah di Kabupaten Sukabumi hanya 65 ribu hektar. Namun kami memberikan target tanam sebesar 106 ribu ha untuk Kabupaten Sukabumi. Dan ternyata saat ini telah mencapai 80 persen. Capaian ini merupakan tertinggi di Jabar," kata Kepala Badan Karantina Pertanian RI Banun Harpini dalam kegiatan gerakan panen dan serap gabah panen di kampung Kawungluwuk, Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung Kabupatem Sukabumi, Sabtu (20/1/2018).

BACA JUGA: Lima Tahun Surplus Beras, DKP Kabupaten Sukabumi Bakal Cetak Sawah Baru

PJ UPSUS Jabar melakukan panen bersama Bupati Sukabumi, Marwan Hamami di lahan seluas 20 hektar milik kelompok Petani Mandiri.

Menurut Banun selama ini Kabupaten Sukabumi memang selalu dapat memenuhi target UPSUS padi Jawa Barat. Bahkan di kecamatan Ciwaru, Kabupaten Sukabumi sudah bisa melakukan empat kali tanam (IP 400).

"Jadi bukan satu hal yang mustahil untuk dapat menanam empat kali dalam setahun, ini bisa secara teknologi. Asalkan memenuhi beberapa persyaratan" tandas Banun.

Persyaratan yang harus dilakukan petani agar dapat IP 400 adalah, pertama menggunakan varietas unggulan nasional yang telah teruji tahan wereng.

"Saat ini BB Padi Kementan telah memiliki benih padi INPARI 33, 42, 43 yang terbukti tahan wereng, silahkan untuk digunakan" jelas Banun.

Kedua, Lakukan Tanam Serempak. Dengan metode menanam padi secara berbarengan sesuai dengan golongan air, karena hal ini dapat mutus siklus hama wereng.

Dalam sambutannya Bupati Sukabumi Marwan Hamami, mengungkapkan mendukung program Upaya Khusus Padi Jagung Kedele (UPSUS Pajale).

BACA JUGA: Mimpi Manis Marwan, Sukabumi Jadi Lumbung Padi Terbesar di Jabar

Untuk petani, Marwan mengungkapkan memiliki banyak program untuk petani.

"Kami akan mendukung petani Sukabumi melalui program asuransi petani, juga pembiayaan, termasuk pembiayaan perbankkan. Misalnya kami sangat tidak ingin petani Sukabumi terjerat oleh para rentenir. Berbagai program kami turunkan dan yang terbaru adalah upaya menggalang zakat pertanian yang dapat dimanfaatkan oleh para petani," ujarnya.

Berita Terkini