SUKABUMIUPDATE.com - Misteri identitas mayat tengkorak pria yang menggantung di atas pohon mahoni di Nyalindung, Kabupaten Sukabumi mulai terkuak. Identitas mayat tersebut diyakini bernama Lukman Nulhakim (47 tahun), warga Kampung Cijoho, Desa Bojong Kalong, Kecamatan Nyalindung.
BACA JUGA:Â Pria Gantung Diri Hingga Jadi Tengkorak Gegerkan Nyalindung Sukabumi
Informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, Lukman dilaporkan hilang sejak Sabtu (6/1/2018). Sebelumnya keluarga sempat meragukan identitas mayat adalah Lukman.
"Keluarga almarhum mengakuinya, dan malam ini langsung dimakamkan," singkat AKP Dede Majmudin, Kapolsek Nyalindung dikonfirmasi melalui telepon, Kamis malam (18/1/2018).
BACA JUGA:Â Bercelana Loreng, Ini Ciri Lain Pria Menggantung di Pohon Hingga Jadi Tengkorak di Nyalindung Sukabumi
Pihak keluarga meminta polisi untuk tidak melakukan otopsi. Mereka juga membuat surat pernyataan, meyakinkan bahwa mayat tengkorak yang ditemukan adalah anggota keluarganya.
Namun, ada sedikit kejanggalan dibalik pengakuan ini. AKP Dede Majmudin mengakui, keluarga sempat meragukan mayat yang dimaksud adalah Lukman.
BACA JUGA:Â Cara Polisi Ungkap Identitas Tengkorak yang Menggantung di Nyalindung Sukabumi
Pasalnya, ada perbedaan ciri-ciri mayat tengkorak dengan Lukman yang dilaporkan hilang. Lukman terakhir kali pergi dari rumah mengenakan pakaian koko putih, sarung hijau belang, dan sorban.
BACA JUGA:Â Ini Kronologi Penemuan Pria Menggantung di Pohon Hingga Jadi Tengkorak di Nyalindung Sukabumi
Sementara, mayat tengkorak ditemukan menggantung di pohon mahoni sekitar perkebunan di Kampung Kebonkalapa, Kecamatan Nyalindung memiliki ciri berbeda. Yakni mengenakan kemeja putih motif garis kotak-kotak, dan celana loreng.
Sukabumiupdate.com masih berupaya mengkonfimasi kejanggalan ini. Namun, belum ada jawaban dari kepolisian.
