Asosiasi Masyarakat Wahana Lingkungan Kabupaten Sukabumi Sesalkan Pohon Menjadi Alat Kampanye

[object Object]
Minggu 10 Sep 2017, 08:34 WIB
Asosiasi Masyarakat Wahana Lingkungan Kabupaten Sukabumi Sesalkan Pohon Menjadi Alat Kampanye

SUKABUMIUPDATE.com - Pembina Dewan penasehat Asma wali (Asosiasi Masyarakat Wahana Lingkungan) Kabupaten Sukabumi, Jawa barat, M. Tahsin Roy, sesalkan maraknya banner salah satu kandidat bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), yang terpasang disejumlah batang pohon wilayah Kabupaten Sukabumi, Minggu (10/9/2017).

“Para kandidat, tim sukses dan simpatisannya, seharusnya tidak memasang poster di pohon, jelas itu merusak lingkungan dan juga mengganggu pemandangan. Bersikap etis lah, kalau memang mau meraih hati masyarakat, jangan mementingkan diri sendiri," ketus Tahsin Roy kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Marak Banner Kandidat Cagub di Ciemas Kabupaten Sukabumi

Menurutnya, perbuatan itu jelas melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor. 7 Tahun 2015 tentang Pemasangan Alat Peraga Kampanye. Terlebih saat ini belum memasuki masa kampanye.

“Mereka yang posternya terpampang pun baru menyandang status sebagai bakal calon (balon), bukan calon resmi yang akan bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) nanti. Baru menjadi balon tapi sudah melakukan praktik-praktik seperti itu," ucap dia dengan nada tinggi.

BACA JUGA: Pohon Dijadikan Alat Kampanye, Trantib Parungkuda Kabupaten Sukabumi Pertanyakan Aturan

Namun demikian M. Tahsin Roy menilai, pemasangan poster itu tidak semata-mata kesalahan kandidat itu sendiri, karena bisa saja itu dilakukan oleh tim sukses atau simpatisan masing-masing kandidat. Tapi, harusnya para kandidat memiliki kontrol dan memantau tindakan tim sukses dan simpatisannya.

"Bisa saja yang melakukan timses atau simpatisan, tapi pasti ada koordinasi dengan kandidatnya terlebih dahulu. Kami berharap dan meminta agar pemerintah daerah, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi untuk melakukan penertiban,” tukasnya.

Berita Terkini