Soal Pernyataan Ade Dasep, Ini Kata Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Sukabumi

[object Object]
Senin 31 Jul 2017, 14:42 WIB
Soal Pernyataan Ade Dasep, Ini Kata Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Soal pernyataan Ade Dasep, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari partai Gerindara yang yang merasa tak dianggap sebagai partai pengusung pada Pilkada 2015, dan berupaya bergerak sampai Bupati Sukabumi turun dari jabatannya secara tidak hormat, mendapat tanggapan dari Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar (PG) Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi.

Menurut Agus Mulyadi, ketidakpuasan Ade Dasep, sebaiknya disampaikan dalam kapasitas dia sebagai anggota dewan. “Ada sarana yang bisa disampaikan melalui tugas pokok yang dia miliki sebagai anggota dewan, berupa pengawasan. Tunjuk hidung mana yang salah. Dinas mana yang salah. Kesalahan apa yang dilakukan. Jangan bermain manuver seolah-olah hanya dia yang paling bersih, tetapi yang lainnya tidak,” kata Agus yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Bupati Sukabumi Dituding Inkonsisten, Ade Dasep: Turunkan Secara tidak Hormat

Agus Mulyadi meminta jangan melihat dari kepentingan orang per orang atas pembangunan yang sudah dilakukan kepemimpinan Marwan-Adjo. "Saya melihat, selama ini pembangunan yang dilakukan, pergerakannya menuju Sukabumi yang lebih baik, sudah mulai terlihat kita harus jujur," tambah Agus Mulyadi.

Menurutnya komitmen partai pengusung dari awal, menjadikan Marwan-Adjo sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, bisa menjadi kepala daerah yang mempunyai tujuan membawa sukabumi lebih baik.

“Baik itu dari segi pelayanan masyarakat, pembangunan fisik dan non fisik. Salah satu upaya pembangunan yang akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, adalah pembangunan geopark. Jarak tempuh antara Palabuhanratu-Pajampangan menjadi singkat,” ujarnya.

BACA JUGA: Wakil Bupati Sukabumi: Keberatan Status Facebook Ade Dasep

Sebagai Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi, ia menilai, kepemimpinan Marwan-Adjo masih menjalankan tugas sesuai target yang sudah ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah.

Kalaupun nanti, lanjut Agus, dalam lapaoran pertanggungjawaban capaian kinerja belum dicapai, pihaknya akan tetap kritisi. "Tetapi faktanya bahwa selama kepemimpinan pak Sukma lalu dilanjutkan Marwan-Adjo bahwa pengelolaan keuangan dapat meraih predikat WTP. Keberhasilan itu harus menjadi catatan kita, tidak perlu berpolemik," kata Agus. 

Berita Terkini