SUKABUMIUPDATE.com - Ada tiga titik kerusakan jalan yang cukup parah dan sering memakan korban di sepanjang Jalan Raya Alternatif Nagrak-Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Kondisi jalan di tiga titik ini tidak hanya hancur dan menimbulkan lubang cukup dalam dan besar, sehingga menjadi rawan kecelakaan bagi pengendara, khususnya roda dua.
Jika hujan, seperti hari ini, Kamis (30/3), kondisi jalan di tiga lokasi ini, makin membahayakan karena lubang dan kerusakan tertutup air.
Pantauan sukabumiupdate.com, titik kerusakan parah pertama berada di Kampung Babakan, RT 02/07, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak. Dua titik lainnya di Kampung Legokpicung, 02/03, Desa Balekambang, dan titik ketiga di Kampung Bungursarang, RT 01/04, Desa Cisarua, keduanya di Kecamatan Nagrak.
BACA JUGA:
Ini Sebab Jalan Rusak Versi Sekda Kabupaten Sukabumi
Wakil Ketua DPRD Jabar, Baru Tahu Jalan Provinsi di Kabupaten Sukabumi Rusak
Karyawan TIV Babakanpari Kabupaten Sukabumi, Urug Jalan Rusak Cidahu
Kondisi jalan di tiga lokasi ini terdiri dari sejumlah lubang menganga dengan diameter lebih dari lima meter atau selebar badan jalan. “Kalau jumlahnya saya lupa lagi, banyak. Baru kemaren ada anak cewek boncengan pakai motor jatuh di jalan rusak ini. Selamat tapi luka-luka,†jelas Heri Buldo (48) Ketua RW di Kampung Babakan, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak kepada sukabumiupdate.com.
Kecelakaan yang disebabkan jalan rusak juga terjadi di dua lokasi lainnya. Rata-rata korban adalah pengendara roda dua, yang tidak melihat ada lubang karena tertutup air.
“Kebanyakan korban adalah warga yang baru melintas, jadi tidak tahu kalau di sini jalannya rusak parah,†lanjut Heri.
Ia berharap jalan ini segera diperbaiki oleh pemerintah. “Kasihan banyak korban, jangan sampai nanti pemerintah diperkarakan oleh penggunakan jalan yang jatuh gara-gara jalannya jelek,†pungkasnya.