SUKABUMIUPDATE.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi merilis foto batu besar yang menggelinding bersama longsor tebing dan merusak sebuah rumah di Kampung Adat Sirnarasa RT 05/05, Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Senin sore (27/3) kemarin.Â
Batu tersebut cukup besar hingga merusak total bagian belakang rumah milik Ajuk Marzuki alias mang Ajuk (47). Batu tersebut berdiameter lebih dari tujuh meter, lebar kurang lebih empat meter dan tebal atau tinggi sekitar dua hingga tiga meter. Batu tersebut menggelinding dari atas tebing dengan ketinggian lebih dari delapan meter yang berada di belakang rumah Ajuk.
“Batunya besar seukuran lima tong besar. Beruntung kami sekeluarga tidak tertimpa. Saya langsung gendong anak keluar rumah bersama istri,†jelas Ajuk yang memiliki tiga anak ini, kepada sukabumiupdate.com, Rabu (29/3).
BACA JUGA :
Batu Besar Timpa Rumah Mang Ajuk di Kampung Adat Sirnarasa Kabupaten Sukabumi
Status Siaga Darurat Bencana Kabupaten Sukabumi Masih Berlaku
Kabupaten Sukabumi Rawan Bencana, Perlu Personil Tangguh dan Sigap
Batu besar tersebut merobohkan dinding belakang rumahnya hingga membuat lumpur dan tanah dari longsor tebing masuk hingga ke ruang tengah rumah Ajuk.Â
Karena ukurannya cukup besar, selama dua hari ini warga bersama sejumlah aparat desa, kecamatan, dan relawan penanggulangan bencana hanya mampu menggeser sedikit demi sedikit.
“Tadinya mau dicicil dipecahin sedikit-sedikit, tapi batunya keras. Sudah dua hari ini, hanya bisa pecahin kulit luarnya saja. Butuh alat besar untuk mindahin ke belakang rumah,†lanjut Ajuk.
Sejauh ini, warga dan aparat belum berhasil mengeser posisi batu. “Kita masih kordinasi untuk mencari alat memindahkan batu tersebut. Alat berat sulit menjangkau lokasi,†ungkap petugas Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana.
