SUKABUMIUPDATE.com - Motivasinya membantu warga yang sedang dalam kesulitan. “Saya hanya ingin membantu, dan menjadi perantara orang lain yang juga ingin membantu warga kurang beruntung,†jelas Yudi Panca Yoga, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/3).
Sejak beberapa bulan ke belakang, Yudi panggilannya di kalangan wartawan Sukabumi memang memiliki kesibukan lain. Pejabat teras di Diskominfo ini rajin mendatangi warga miskin yang tengah membutuhkan bantuan.
Hari ini usai rapat dinas, Yudi mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak. Ia menemui Iyan Mariyam (51) perempuan asal Kampung Cikadu RT 05/02, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang menderita kanker payudara sejak empat tahun silam.
Iyan Maryam membutuhkan dana untuk pendampingan selama dirawat di rumah sakit. Menurut Humas RSUD Sekarwangi, Iyan Mariyam merupakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu dan saat ini masih dalam penanganan dokter.
“Alhamduillah untuk perawatannya sudah di-cover sama Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah-red). Tapi kan tetap keluarga bu Iyan butuh uang selama menjalani perawatan,†jelas Yudi kepada sukabumiupdate.com, Rabu (29/3).
BACA JUGA:
Aljarreau Meninggal Dunia, Birokrat Sukabumi Pecinta Jazz Berduka
Asa Robia, Bocah Miskin Warungkiara Kabupaten Sukabumi yang Terancam Buta
Berharap Bantuan Dijanjikan, Ketua RT Tinggal di Kandang Ayam di Cibadak Kabupaten Sukabumi
Yudi pun menyerahkan bantuan uang Rp2 juta, dari seorang pejabat di Kabupaten Lampung Barat. “Teman saya dari Lampung Barat mengirimkan bantuan uang ini untuk keluarga Iyan, semoga bermanfaat,†lanjut Yudi.
Yudi memang rajin menginformasikan kepada teman-temannya terkait kondisi warga Kabupaten Sukabumi yang sedang dalam kondisi membutuhkan bantuan. Beberapa waktu lalu Yudi juga menyerahkan bantuan uang dari sejumlah pejabat di Kementrian Pariwisata, Rp3 juta untuk warga Kecamatan Nagrak, yang menderita tumor getah bening.
“Ada rekan yang membantu uang untuk warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ada juga yang menjadi orang tua asuh bagi anak berprestasi namun dari keluarga miskin di di Kecamatan Purabaya,†tambah Yudi.
Ia memang rajin membagikan kisah warga kurang beruntung di Kabupaten Sukabumi kepada rekan-rekannya di seluruh Indonesia. “Sebenarnya semua yang saya kenal saya tawarin untuk membantu dengan meng-share informasi melalui pesan pribadi, tapi kan tidak semua bersedia. Kebetulan yang banyak bantu rekan-rekan saya sewaktu di SMA, kuliah, dan kegiatan lainnya. Alhamdulilah, saya hanya ingin ikut membantu,†lanjutnya.
Yudi bahkan saat ini sedang berupaya membujuk rekan-rekannya di Kota Bremen, Jerman untuk ikut mencari dana kemanusian, bagi warga membutuhkan bantuan di samping program bantuan dari pemerintah yang sudah diperoleh.
“Yang dibantu ini kan orang-orang membutuhkan bantuan uang di samping program bantuan pemerintah. Jadi kalau saya pribadi tak mampu membantu sepenuhnya, siapa tahu rekan-rekan saya bisa. Saya siap mempertanggungjawabkan bantuan tersebut dunia akhirat,†pungkasnya.
