SUKABUMIUPDATE.com - Banteng Aktivis Sukabumi Bersatu (Bams) Kabupaten Sukabumi akhirnya bisa beraudensi dengan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan DPRD) Kabupaten Sukabumi untuk mempertanyakan pembangunan gedung dewan. Kantor wakil rakyat ini belum rampung, bahkan terkesan terbengkalai dan dianggap penuh kejanggalan.
"Saya pertanyakan dari awal kenapa ada selisih anggaran dan sampai sekarang pekerjaannya belum rampung," jelas Ketua Bams Kabupaten Sukabumi, Firman Hidayat kepada sukabumiupdate.com, Rabu (22/3).
Menurut Firman, dari ULP (Unit Layanan Pengadaan) disebutkan anggaran rehab gedung DPRD tahap pertama diangka Rp 2,87 miliar. “Namun ketika sudah direhab dan di papan proyek tertera angka 2,78 miliar Rupiah. Berarti ada selisih 100 juta Rupiah, dan kami mempertanyakan itu," jelas Firman.
Selain itu, tahun 2016 gedung DPRD dialokasikan anggaran perawatan, padahal ditahun yang sama dialokasikan anggaran rehab gedung. "Kalau ada anggaran untuk rehab, kenapa dialokasikan kembali anggaran untuk perawatan," tegasnya.
BACA JUGA:
Audensi Soal Proyek Gedung Dewan Kabupaten Sukabumi Batal, BASB Kecewa
DPRD Kota Sukabumi Usulkan Lima Raperda Prakarsa
Sedih, Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi akan Begini Hingga 2017
Dalam pertemuan ini Sekwan DPRD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman membenarkan infromasi anggaran rehab tahap pertama yang tertera di ULP sebesar Rp2,87 miliar, dan angka yang ada di papan proyek sebesar Rp2,78 miliar. "Angka yang sudah disepakati memang 2,78 miliar Rupiah karena itu penawaran terindah,†jelas Maman.
Soal gedung dewan yang sampai saat ini belum selesai, dirinya mengakui jika pekerjaan tahap kedua baru proses lelang dan akan segera dikerjakan jika pemenangnya sudah ada. "Di targetkan tahun ini bangunan DPRD selesai, ya kisaran Agustus atau bulan September lah," jelasnya.
Terkait anggaran pemeliharaan yang dialokasikan di tahun 2016, Maman menegaskan jika hal tersebut merupakan anggaran perawatan untuk taman DPRD saja. Anggaran taman tidak sampai miliaran, tidak seperti anggaran untuk rehab gedung, hanya berkisar ratusan juta. "Saya lupa angkanya, tidak bisa disebutkan karena perjalanan angka saya takut salah," ungkap Maman.
Dirinya berharap persoalan ini cepat selesai dan tidak menimbulkan polemi di masyarakat. "Saya mencoba terus terbuka dan transparan terkait semua kegiatan dan anggaran," pungkasnya.