SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Bandung terus menjajaki kerja sama dengan negara Prancis. Salah satu kerja sama yang sudah dijalani adalah hibah dana studi pembangunan.Â
"Prancis ini termasuk negara yang paling baik hati, menyumbangkan dana untuk studi pembangunan," kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil‎, Kamis (2/2).
Menurut Ridwan, wujud baik hati pemerintah Prancis sudah ada dua proyek. Satu proyek pengembangan area Stasiun Kebon Kawung, itu sudah mau selesai. kemudian studi tentang pengembangan sustainable Smart City di Bandung. "Itu juga dibiayai oleh pemerintah Prancis."
Beberapa perusahaan asal Prancis juga menawarkan berinvestasi di Kota Bandung. Rencananya mereka mengikuti lelang pembangunan infrastruktur di Kota Bandung. "‎Kami kedatangan tujuh perusahaan yang memang sedang kita butuhkan. Ada (perusahaan) t‎ransportasi, lampu Jalan, sistem analisa kota, intelijen infrastruktur, PLTSa, sistem air limbah, dan lain-lain, standar untuk proyek kota untuk pelayanan publik‎," ujar Ridwan.Â
Salah satu lelang yang akan diikuti oleh salah satu perusahaan asal Perancis adalah lelang pengadaan lampu jalan. "‎Dalam waktu dekat street lighting karena lagi lelang di LKPP, jadi saya suruh mereka ikutan," ungkapnya.
Ridwan Kamil memastikan kerja sama pembangunan infrastruktur di Kota Bandung dengan perusahaan Prancis menggunakan sistem Public Private Partnership (PPP). ‎"Saya bilang tidak punya uang kalau beli beli langsung, jadi polanya kami butuh PPP. mereka bawa uang, mereka membangun, kami cicil sekian tahun‎," kata Ridwan Kamil.Â
Â
Sumber: TEMPO
