SUKABUMIUPDATE.com - Laju perkembangan teknologi digital yang kian pesat menuntut jurnalis masa kini untuk terus beradaptasi dengan berbagai inovasi terbaru. Suara.com bersama Local Media Community (LMC) dan Google News Initiative merespons tantangan tersebut melalui workshop "AI Tools for Journalists" di Surabaya, Jawa Timur.
Pelatihan intensif yang berlangsung pada 20–21 Januari 2026 di Hotel Kampi ini fokus membekali jurnalis dengan keahlian verifikasi digital serta teknik liputan investigatif.
Program ini dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas jurnalis Indonesia dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara optimal dalam setiap proses jurnalistik.
PIC program Arsito Hidayatullah menekankan bahwa perubahan ekosistem informasi yang sangat cepat mengharuskan jurnalis menguasai alat bantu digital yang tepat.
Baca Juga: Bongkar Jaringan Tramadol-Hexymer di Sukabumi, Polisi Amankan Pemuda 19 Tahun
"Jurnalis tidak cukup hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman, tetapi juga harus menguasai alat bantu digital yang tepat agar tetap akurat dan relevan," katanya.
Sejumlah 25 jurnalis dari media lokal hingga aktivis pers mahasiswa se-Jawa Timur antusias mengikuti sesi pelatihan berbasis praktik secara langsung. Para peserta diajak mendalami asisten kecerdasan buatan Gemini untuk mengoptimalkan efisiensi serta akurasi kerja di ruang redaksi mereka masing-masing.
Materi pelatihan mencakup penggunaan Google Trends, Google Lens, hingga Fact Check Explorer untuk kebutuhan verifikasi visual dan pengecekan fakta yang presisi.
Peserta juga mengeksplorasi Pinpoint dan NotebookLM sebagai alat bantu riset mendalam untuk mengolah data kompleks dalam sebuah liputan investigatif.
Dalam pelatihan kali ini, Jurnalis Suara.com Chandra Iswinarno dan Jurnalis Beritajatim.com Ahmad Baiquni menjadi trainer untuk membekali peserta dengan teknik prompting AI yang efektif dan efisien.
Keahlian ini sangat krusial agar teknologi kecerdasan buatan dapat memberikan hasil maksimal, mulai dari tahap riset awal hingga pengolahan data pendukung berita.
Program ini diharapkan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi memberikan dampak nyata bagi penguatan ekosistem media lokal di Indonesia.
"Kami mendorong peserta untuk benar-benar menerapkan pengetahuan ini di redaksi masing-masing, sekaligus membagikannya kepada rekan sejawat agar dampaknya memperkuat ekosistem media lokal."
Baca Juga: Gangguan Pendengaran pada Anak: Tanda Awal, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Seorang peserta, M Rizky Pratama Putra mengakui bahwa pelatihan ini memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat bagi produktivitas kerja jurnalis. Ia mengungkapkan,
“Kita belajar Gemini, bagaimana mengoperasikannya dan menggunakannya sesuai profesi jurnalis, mulai dari cek fakta hingga analisis data yang rumit.”
Penggunaan teknologi AI terbukti mempermudah jurnalis dalam menarik kesimpulan cepat dari kumpulan data berskala besar, seperti perbandingan upah minimum.
"Dengan data yang banyak, kita bisa menarik kesimpulan lebih cepat dan ini sangat membantu kerja jurnalistik."
Baca Juga: Liverpool Kalahkan Marseille 3-0, Arne Slot: Kami Pantas Menang!
Selain peningkatan kompetensi teknis, workshop ini menjadi ajang bagi para jurnalis muda untuk membangun jejaring lintas media dan daerah yang solid. Rizky menyebutkan manfaat koneksi tersebut.
"Kami dapat koneksi dari berbagai media dan daerah, apalagi ini baru awal karena akan ada kelas lanjutan.”
Melalui inisiatif ini, Suara.com dan Google News Initiative berkomitmen melahirkan jurnalis tangguh yang mampu memanfaatkan teknologi AI secara etis dan bertanggung jawab.
Sinergi ini bertujuan menciptakan karya jurnalistik berkualitas yang siap menghadapi tantangan disinformasi di era digital yang semakin kompleks.





