Prabowo-Gibran akan Bentuk Kemenko Baru untuk Program Makan Siang dan Susu Gratis

Kamis 22 Februari 2024, 14:30 WIB
Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Gibran. | Foto: Instagram/Prabowo Subianto

Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Gibran. | Foto: Instagram/Prabowo Subianto

SUKABUMIUPDATE.com - Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka membuka peluang pembentukan Kementerian Koordinator (Kemenko) baru untuk mengimplementasikan program makan siang dan susu gratis. Kemenko baru ini akan dibentuk setelah pengumuman pasangan Capres dan Cawapres nomor urut dua itu resmi memenangkan Pilpres 2024.

Mengutip tempo.co, Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN), Budiman Sudjatmiko, mengklaim makan siang dan susu gratis merupakan program terbaik dari Prabowo-Gibran. Oleh karena itu perlu ada pendekatan khusus untuk melaksanakan program ini.

"(Program makan siang dan susu gratis) memerlukan pendekatan khusus agar segera terlaksana, maka tidak tertutup kemungkinan dibentuk Kemenko khusus untuk program ini," ujar Budiman dalam keterangannya pada Kamis (22/2/2024).

Meski demikian, Budiman menegaskan jika nantinya tidak dapat terbentuk Kemenko baru, implementasi program makan siang gratis dan susu gratis ini dapat dimasukkan ke dalam salah satu tugas dan fungsi Kemenko yang sudah ada saat ini.

"Tidak harus menambah kementerian baru, tapi menambah fungsi tupoksi dari Kemenko yang ada. Dengan fungsi utamanya soal pangan dan gizi," kata dia.

Baca Juga: Prabowo Menang Tipis Dari Anies Di Kecamatan Kalibunder Sukabumi

Budiman juga menjelaskan Prabowo-Gibran merencanakan program ini akan dibangun dengan format kolaborasi para pemangku kepentingan di sektor industri pangan nasional. Setidaknya, ada beberapa kementerian yang akan terlibat dalam koordinasi dan implementasi program yaitu Kementerian Pertanian, Kementerian Desa, Kementerian UMKM Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan Kemendikbud.

Nantinya, Prabowo-Gibran akan melibatkan pemerintah daerah dan pemerintah desa. Budiman menyebut koordinasi dengan Pemda dan Pemdes akan lebih difokuskan pada kesiapan penyediaan bahan pangan yang dibutuhkan untuk program ini. "Karena salah satu kunci keberhasilan program ini adalah pada ketersediaan bahan pangan dan sumber produksi pangannya," ujar Budiman.

Menurut Budiman, desa akan diandalkan sebagai basis produksi komoditi dan bahan pangan yang dibutuhkan untuk menyediakan makan siang dan minum susu gratis. Sementara, Bumdes atau Badan Usaha Mikik Desa, UMKM, dan Koperasi akan dikonsolidasikan untuk menyusun rantai pasok khusus penyediaan kebutuhan bahan pangan program ini.

"Industri besar pangan nasional bisa berperan mendorong peningkatan kualitas, produktivitas, serta penerapan teknologi pertanian, sehingga production spillover yang dihasilkan dapat dinikmati oleh industri pangan tersebut secara efektif dan efisien," ujar Budiman.

Adapun program makan siang dan susu gratis yang digagas Prabowo-Gibran akan menyasar sekitar 82,9 juta anak sekolah dan pesantren seluruh Indonesia. Berdasarkan simulasi dan perencanaan yang dilakukan oleh Tim Pakar Prabowo-Gibran, program ini akan memerlukan pembiayaan skala penuh hingga Rp 450 triliun per tahun.

Sumber: Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat13 Juni 2024, 09:00 WIB

10 Rekomendasi Sarapan untuk Penderita Asam Lambung dan Cara Penyajiannya

Ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi untuk sarapan bagi penderita asal lambung (GERD).
Ilustrasi Crepes - Ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi untuk sarapan bagi penderita asal lambung (GERD). (Sumber : pexels.com/@ The Castlebar).
Sukabumi Memilih13 Juni 2024, 08:25 WIB

Beredar Foto Bareng Asjap untuk Pilkada Sukabumi, Anjak: Aspirasi Pendukung

Anjak mengungkapkan gambar itu bukan diunggah oleh akun Instagram pribadinya.
Ketua Bappilu PKS Kabupaten Sukabumi Anjak Priatama Sukma. | Foto: SU
Sehat13 Juni 2024, 08:00 WIB

8 Daging Jeroan Ini Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat, Jangan Dimakan?

Jeroan mengandung kadar purin yang sangat tinggi. Purin adalah senyawa yang, ketika dipecah oleh tubuh, menghasilkan asam urat.
Ilustrasi. Contoh Daging Jeroan yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat, Jangan Dimakan? (Sumber : Freepik/@Racool_studio)
Life13 Juni 2024, 07:00 WIB

Lebih Percaya Diri, Ini 13 Ciri Anak Memiliki Mental Kuat Secara Psikologis!

Mental yang kuat secara psikologis sangat penting untuk perkembangan anak ke depannya dan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih baik.
Ilustrasi Anak yang psikologisnya matang. (Sumber : Pexels.com/@RDNEstockproject)
Sukabumi13 Juni 2024, 06:26 WIB

Warga Tewas Tersambar Petir Di Ciemas Sukabumi, Alami Luka Di Wajah Seperti Terbakar

Pihak kepolisian mengatakan dari keterangan para saksi bahwa saat kejadian kondisi cuaca hujan gerimis disertai petir, diketahui korban sedang duduk diatas Bale - bale bambu sambil main Hp, diduga sedang teleponan
Kapolsek Ciemas saat mengunjungi ruma duka korban tewas tersambar petir di pantai Palangpang Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi13 Juni 2024, 06:02 WIB

2 Warga Tewas, Polisi Akan Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Massal di Sagaranten Sukabumi

Kepolisian Resort Sukabumi akan melakukan penyelidikan terkait kasus keracunan massal yang menewaskan dua orang di Kampung Cimanggir, Desa Pasangrahan, Kecamatan Sagaranten.
Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo | Foto : Ilyas Supendi
Food & Travel13 Juni 2024, 06:00 WIB

8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan

Menu-menu yang ramah untuk penderita diabetes ini dirancang untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi yang tahan lama sepanjang hari.
Ilustrasi. 8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan (Sumber : Pexels/JennaHamra)
Science13 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 13 Juni 2024, Siang Hari Berpotensi Turun Hujan

Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.
Ilustrasi.Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.  | Foto: Pixabay/adege
Sukabumi13 Juni 2024, 01:54 WIB

Korban Cabul Pensiunan BUMN di Sukabumi Bertambah Jadi 3 Orang Anak

Polisi mengabarkan bahwa korban pencabulan pria pensiunan BUMN di Sukabumi bertambah jadi tiga orang anak.
(Foto Ilustrasi) Tiga anak jadi korban cabul pria pensiunan BUMN di Sukabumi. | Foto: Pixabay
Sukabumi12 Juni 2024, 23:45 WIB

Diduga Bunuh Diri, IRT di Nyalindung Sukabumi Ditemukan Tergantung di Pohon Melinjo

Seorang ibu rumah tangga inisial ST (35 tahun) warga Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas tergantung di pohon Melinjo, Selasa (11/6/2024).
Proses evakuasi korban oleh petugas Kepolisian Polsek Nyalindung Mapolres Sukabumi pada Selasa (11/6/2024) | Foto Asep Awaludin