6 Cara Membesarkan Anak Agar Percaya Diri Secara Fisik yang Perlu Orang Tua Terapkan

Selasa 02 Juli 2024, 14:15 WIB
Ilustrasi cara membesarkan anak agar percaya diri secara fisik (Sumber : Pexels.com/@jessica ticozzelli)

Ilustrasi cara membesarkan anak agar percaya diri secara fisik (Sumber : Pexels.com/@jessica ticozzelli)

SUKABUMIUPDATE.com - Salah satu tugas terpenting kita sebagai orang tua adalah membangun harga diri pada anak-anak, dan itu harus mencakup kepercayaan diri secara fisik.

Anak-anak yang percaya diri terhadap diri mereka sendiri dan kemampuan mereka akan lebih baik secara akademis, sosial, dan perilaku.

Kepercayaan diri secara fisik khususnya, dapat berarti kesehatan mental dan fisik yang lebih baik. Karena remaja yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan lebih sering menghadapi perundungan dan diskriminasi, sehingga untuk dapat meningkatkan harga diri harus melalui olahraga.

Baca Juga: 9 Hal yang Perlu Ditanamkan Agar Anak Memiliki Karakter Kuat!

Tanda-tanda Kepercayaan Diri Secara Fisik

Mengutip dari laman verywellfamily, menjadi percaya diri secara fisik bukan hanya tentang aktif secara fisik, meskipun itu adalah bagian darinya. Akan tetapi sebagai berikut,

  1. Nyaman dengan berbagai jenis olahraga dan aktivitas fisik lainnya
  2. Bersedia mencoba hal baru dan menghadapi tantangan baru
  3. Amankan kemampuan tubuh mereka untuk menangani tantangan tersebut
  4. Sadar akan batasannya, namun sadar pula batasan tersebut bisa diatasi
  5. Tangguh secara mental Mereka menyadari bahwa beberapa keterampilan sulit untuk dikuasai, tetapi mereka terus berusaha

Terlepas dari apakah anak-anak suka berolahraga atau tidak, namun memiliki kepercayaan diri secara fisik akan membantunya menikmati olahraga dan kegiatan aktif lainnya. Dan menanamkan pola pikir itu sejak dini dapat membantunya hidup lebih sehat sepanjang hidupnya!

Baca Juga: 6 Ciri Pasangan yang Gak Bahagia Hidup Bersama dan Ingin Berpisah, Ini Tandanya

Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Fisik

1. Jadilah Panutan

Seperti diketahui bahwa dalam mengasuh anak banyak sekali tugas yang perlu dilakukan orang tua, dan semua itu agar bisa menjadi panutan mereka nanti. Semuanya berawal dari "melihat, melakukan."

Biarkan anak-anak melihat Anda menghadapi tantangan fisik, entah itu menaklukkan taman petualangan bersama atau mencoba berdiri di papan dayung untuk pertama kalinya. Yang penting tunjukkan kepada mereka bagaimana caranya bertahan, walau itu sulit.

Hindari membuat alasan, seperti "Saya terlalu tua, lemah, atau gemuk untuk mencoba itu."

2. Biarkan Anak-anak Melakukan Kesalahan

Orang tua harus menanamkan nilai bahwa kita semua dapat belajar dari kesalahan, dan kemudian memakannya.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan bertanya kepada anak-anak apa yang telah membuat mereka gagal hari itu, ini sebagai cara agar bisa mengurangi rasa takut gagal dan mendorong mereka untuk mencoba hal-hal baru.

Baca Juga: 4 Tips Mengelola Perilaku Anak yang Suka Menentang dan Sulit Diatur

3. Mendukung Pengambilan Risiko

Bermain bebas dan mengambil risiko adalah peluang luar biasa bagi anak-anak untuk memecahkan masalahnya sendiri. Dan ketika bisa melakukan hal itu, mereka akan merasa bangga pada diri mereka sendiri dan memang seharusnya demikian.

4. Bantu Anak-anak Menetapkan Tujuan

Percaya pada anak-anak berarti mendorong mereka untuk bekerja lebih keras dan menantang dirinya agar bisa meningkatkan kemampuan yang dimiliki.

Jika tidak memberikan anak-anak kesempatan untuk berkembang, mereka mungkin berasumsi bahwa orang tidak mau melihat potensi di dalam diri anak.

Ingatkan mereka untuk tidak terlalu kritis terhadap diri sendiri, dan fokuslah untuk menjadi lebih baik dari hari sebelumnya.

Mereka dapat melakukan ini dengan berfokus pada kemenangan-kemenangan kecil seperti mendapatkan assist dalam sepak bola dan mengambil inisiatif untuk meningkatkan keterampilan fisik di luar latihan yang terorganisasi.

Baca Juga: 12 Olahraga yang Efektif Membakar Lemak Untuk Menurunkan Berat Badan

5. Carikan Mereka Pengagum yang Tidak Terlalu Rahasia

Memiliki seseorang selain orang tua atau pelatih tim yang memberikan umpan balik dan instruksi dapat membantu. Hal ini memungkinkan anak menikmati olahraga dan menjadi lebih baik dengan caranya sendiri.

Pengagum ini bisa berupa pelatih pribadi, tetapi bisa juga saudara atau teman keluarga, terutama yang memiliki minat pada olahraga atau aktivitas yang sama untuk diikuti anak.

6. Lawan Pembicaraan Negatif Dengan Diri Sendiri

Baik diucapkan dengan lantang atau tidak, apa yang dikatakan anak-anak kepada diri mereka sendiri tentang kepercayaan diri benar-benar dapat merusak atau meningkatkannya.

Penting untuk memberi tahu anak-anak bahwa tidak boleh menyerah setelah dikecewakan oleh keterampilan fisik mereka.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi20 Juli 2024, 22:33 WIB

Sempat Terserempet Motor, Surtini Korban Tewas Tabrak Lari Mobil di Sukabumi

Euis membiarkan Surtini karena belum mengetahui kondisi kepribadiannya.
Euis Julaeha (54 tahun), ketua RT tempat Surtini (62 tahun) menjadi korban tabrak lari mobil di Kampung Ciutara RT 16/07 Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ibnu Sanubari
Arena20 Juli 2024, 21:07 WIB

Pertama di Asia, Atlet Asal Sukabumi Berhasil Lakukan 10 Kali Juggling Bola di Udara

Fikri terbang dengan ketinggian 1.300 mdpl didampingi pilot paralayang profesional, Derry Farhan Mutaqin.
Muhammad Fikri Sirath saat melakukan juggling bola di udara. | Foto: Muhammad Fikri Sirath
Life20 Juli 2024, 21:00 WIB

10 Cara Mengetahui Karakter Seseorang, Perhatikan Bagaimana Dia Mengelola Uang

Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten.
Ilustrasi. Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten. (Sumber : pixabay.com/@SzilárdSzabó)
Sukabumi20 Juli 2024, 20:20 WIB

Polisi Selidiki Temuan Limbah Sampel Darah di Jalanan Parungkuda Sukabumi

Polisi akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal sampel darah.
Polisi di lokasi penemuan limbah tabung sampel darah di Jalan Kompa-Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Film20 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Rekomendasi Anime Isekai Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan
Reincarnated as a Sword - Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan (Sumber : imdb.com).
Life20 Juli 2024, 19:00 WIB

Kamu Merasa Sulit Sukses? Kenali 5 Kebiasaan Buruk yang Menjadi Penghambatnya

Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif.
Ilustrasi - Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif. (Sumber : unsplash.com/@Joshua Rawson-Harris)
Life20 Juli 2024, 18:00 WIB

Doa Sebelum Memulai Aktivitas Bekerja, Yuk Amalkan Agar Rezeki Lancar Juga Berkah

Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi.
Ilustrasi berdoa. Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi. | (Sumber : Freepik.com)
DPRD Kab. Sukabumi20 Juli 2024, 17:12 WIB

DPRD Terima Studi Banding Mahasiswa UMMI, Bahas Kelembagaan dan Dinamika Politik

Badri berharap dengan studi banding ini mahasiswa bisa berperan aktif dalam politik.
DPRD Kabupaten Sukabumi menerima kunjungan studi banding mahasiswa UMMI di Ruang Bamus DPRD, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Jumat (19/7/2024). | Foto: Istimewa
Musik20 Juli 2024, 17:00 WIB

Lirik Lagu Teman Biasa dari Band Sukabumi Single Season, “Terjebak Friendzone”

Teman Biasa adalah lagu terbaru dari band Single Season tentang seseorang yang terjebak Friendzone.
Teman Biasa adalah lagu terbaru dari band Single Season tentang seseorang yang terjebak Friendzone. (Sumber : Istimewa)
Inspirasi20 Juli 2024, 16:54 WIB

Pernah 1 Ton Per Bulan, Wanita Sukabumi Jual Daun Pandan dari Tegalbuleud

Pengolahannya dilakukan setelah duri daun pandan dibuang.
Nining Maryani (60 tahun), wanita asal Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, memanfaatkan daun pandan untuk bahan kerajinan. | Foto: SU/Ragil Gilang