Inilah 4 Alasan Mengapa Bayi Rewel di Malam Hari yang Perlu Diketahui Orang Tua

Selasa 14 Mei 2024, 11:15 WIB
Ilustrasi alasan mengapa bayi rewel di malam hari (Sumber : Pexels.com)

Ilustrasi alasan mengapa bayi rewel di malam hari (Sumber : Pexels.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Mengalami masa rewel pada sore atau malam hari merupakan hal yang sangat umum terjadi pada bayi. Tak ayal, orang tua sering kali merasa tidak berdaya dengan yang terjadi dan mungkin akan menghubungi dokter karena mengira ada sesuatu secara fisik dengan bayinya.

Sehingga, mereka mungkin merasa seperti orang tua yang “buruk”, karena tidak mampu menenangkan bayinya ketika sedang rewel di malam hari.

Namun biasanya, tidak ada yang salah secara fisik dengan bayi sampai membuatnya menangis. Para orang tua bisa yakin bahwa sang anak rewel di malam hari tidak disebabkan oleh kesalahan apapun yang Anda dilakukan. Lalu apa?

Baca Juga: 5 Jenis Ikan Laut Tinggi Purin yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Berikut beberapa alasan mengapa bayi selalu rewel di malam hari yang dirangkum dari laman verywellfamily:

1. Perubahan Perkembangan

Secara umum, masa ajaib ini disebabkan oleh perubahan perkembangan besar yang terjadi pada bayi selama beberapa minggu dan bulan pertama kehidupannya.

Karena dalam periode antara usia 3-4 bulan, bayi akan berubah dari manusia kecil yang hampir tidak bisa membuka mata, menjadi buah hati yang mulai sadar akan lingkungan sekitarnya, serta dapat bereaksi terhadap suara.

Peningkatan kesadaran ini disebabkan oleh perubahan cepat pada otak hingga sistem saraf bayi. Mereka mengembangkan kesadaran diri dan kesadaran sensorik yang berbeda dibandingkan sebelumnya, hal inilah bisa membuat mereka jadi rewel.

Baca Juga: Rahasia Sukses Bebas dari Serangan Asam Urat, 5 Langkah Ini Cegah Kembali Kambuh

2. Stimulasi Berlebihan dan Perubahan Pola Tidur

Menurut Christina Johns, MD, seorang dokter anak dan penasehat medis senior di PM Pediatrics, mengatakan bahwa perubahan perkembangan ini dapat menyebabkan bayi merasa terlalu terstimulasi, sehingga membuatnya menjadi rewel.

Tidak hanya itu, rangsangan berlebihan ini juga dapat menyebabkan bayi kurang tidur malam dan tidur siang, sehingga menjadi salah satu alasan si kecil menjadi rewel di malam hari.

3. Perubahan Pencernaan

Pada masa ini, bayi masih memiliki sistem pencernaan yang berkembang, dan mungkin lebih rentan terhadap gas. Akan tetapi, gas adalah gejala sangat normal pada si kecil. Namun para ahli berteori bahwa gas dapat berkontribusi pada periode rewel yang dialami.

Bayi yang mengalami sakit perut mungkin akan melengkungkan punggung dan menangis, sering gumoh, serta bisa saja merasakan perubahan pada pola buang air besar.

Baca Juga: 8 Obat Alami untuk Menyembuhkan Serangan Asam Urat, Bisa Dicoba Dirumah!

4. Percepatan Pertumbuhan

Masa kerewelan tertinggi dialami ketika bayi sudah memasuki masa pertumbuhan. Si kecil cenderung mengalami percepatan pertumbuhan sekitar dua minggu, dua bulan, empat bulan, dan kemudian enam bulan.

Percepatan pertumbuhan biasanya berlangsung sekitar seminggu atau lebih. Selain ingin menyusui lebih sering dari biasanya, si kecil mungkin juga menjadi sangat rewel pada waktu-waktu tersebut.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)