10 Cara Terbaik Yang Dapat Dilakukan Orang Tua Untuk Mengajari Anak Sopan Santun

Kamis 09 Mei 2024, 11:45 WIB
Ilustrasi mengajarkan anak untuk sopan santun (Sumber : pexels.com/@Katrinbolovtsova)

Ilustrasi mengajarkan anak untuk sopan santun (Sumber : pexels.com/@Katrinbolovtsova)

SUKABUMIUPDATE.com - Salah satu tugas terpenting yang kita miliki sebagai orang tua adalah membantu anak-anak untuk mengembangkan keterampilan sosial, menunjukkan kepada cara berinteraksi secara sopan kepada orang lain, dan mengajari buah hati memperlakukan orang lain dengan hormat.

Entah itu acara kumpul-kumpul saat liburan, makan bersama keluarga, atau sekadar jalan-jalan di luar rumah. Orang tua dapat menggunakan kesempatan sosial ini untuk menanamkan sopan santun kepada anak-anak supaya menjadi kebiasaan dalam hidup hingga masa remaja dan seterusnya.

Berikut adalah 10 cara terbaik yang dapat dilakukan orang tua untuk mengajari anak-anak mereka sopan santun, merangkum dari berbagai sumber:

Baca Juga: 7 Kebiasaan Sepele yang Membuat Penderita Asam Urat Sulit Tidur di Malam Hari

1. Biasakan Meminta Izin

Selain dari “Tolong” dan “Terima kasih”, pastikan untuk mengajari anak menggunakan frasa meminta izin seperti “Bolehkah saya”, “Baik, terima kasih, dan bagaimana kabarmu?"

2. Tekankan Etiket Ponsel

Jika anak memiliki ponsel, pastikan orang tua menyampaikan pesan bahwa alat komunikasi tersebut tidak boleh dibawa ke meja makan. Bahkan, Anda bisa mempertimbangkan untuk melarang semua barang elektrik dan mematikan TV saat makan malam. Hal ini dilakukan agar anak-anak bisa lebih fokus dalam percakapaan serta akrab dengan keluarga di rumah.

3. Tekankan Pentingnya Bersikap Ramah Saat Berkompetisi

Ajari anak untuk tidak menyombongkan diri saat menang dalam suatu kompetisi. Apabila kalah, bantulah ia agar tetap semangat dan jadikan itu sebagai pelajaran. Karena sportivitas yang baik akan menjadi keterampilan penting dimilik oleh anak-anak di kemudian hari. Ketika mereka perlu bekerja sama dengan orang lain dalam proyek dan upaya lain di rumah maupun tempat kerja.

Baca Juga: 10 Tips Membahagiakan Diri Sendiri Saat Pikiran Tidak Tenang

4. Dorong Anak Untuk Menggunakan Sapaan “Tuan” atau “Nyonya”

Mungkin terdengar kuno, tapi menggunakan gelar seperti “Tuan” atau “Nyonya” dan nama belakang adalah cara yang paling sopan bagi seorang anak untuk menyapa, memanggil, atau merujuk pada seseorang.

5. Biasakan Anak Menunggu Gilirannya untuk Berbicara

Ini adalah masalah yang banyak dihadapi oleh anak-anak, terutama saat masih kecil. Karena seringkali mereka ingin mengungkapkan pikirannya begitu ada sesuatu yang terjadi pada dirinya.

Apalagi anak-anak secara alami suka egois untuk menyela pembicaraan. Nah, sebagai orang tua perlu untuk mengingat sang buah hati agar menunggu giliran bicara sampai orang tersebut selesai. Hal perlu dilakukan supaya anak punya rasa hormat pada orang lain, terutama yang sudah dewasa.

6. Jelaskan Bagaimana Mereka Harus Menjawab Telepon

Ketika menjawab telepon, ajarkan anak untuk mengatakan, “Bolehkah saya memberi tahu ibu saya siapa yang menelepon?” alih-alih mengatakan “Siapa ini?”.

Demi keamanan, beri tahu anak untuk tidak menyebutkan nama keluarga saat menjawab telepon. Selain itu, ingatkan juga mereka agar tidak pernah berteriak, tetapi sebaiknya berjalan ke arah orang tuanya dan memberitahu bahwa ada panggilan telepon dari seseorang yang tidak ia kenal.

Baca Juga: 9 Tips Mengkonsumsi Makanan Purin untuk Penderita Asam Urat

7. Tanamkan Tata Krama Meja yang Baik Pada Anak

Tidak peduli apakah itu jamuan makan besar bersama keluarga atau makan malam biasa, sebagai orang tua harus memberitahu anaknya harus menguasai tata krama dasar dengan baik.

Tata krama dasar yang baik seperti tidak mengunyah dengan mulut penuh atau menunggu makan sampai semua orang terlayani, dapat menjadi contoh yang mudah diikuti oleh anak.

8. Berlatih Menyapa Orang Dengan Benar

Menunjukkan kepada anak cara menyapa orang dengan benar adalah salah satu keterampilan penting yang perlu orang tua ajarkan kepada anak. Beritahu buah hati saat bicara harus menatap mata lawan bicaranya secara langsung, tersenyum ramah serta sopan, dan menjabat tangan saat bertemu.

9. Ajari Mereka Untuk Mengatakan “Tolong” dan “Terima kasih”

Mengucapkan tolong dan terima kasih, merupakan salah satu landasan utama dalam pendidikan sopan santun. Sebab, seiring bertambahnya usia anak, para orang tua harus berusaha mendorong mereka untuk menulis ucapan terima kasih, dengan pena dan kertas. Apabila sulit melalui ucapan.

Karena sudah jelas bahwa anak-anak harus belajar bagaimana mengucapkan terima kasih dengan baik atas sesuatu yang diterima. Mereka juga harus diajarkan untuk mengatakan terima kasih kepada orang-orang yang membantu atau melayani mereka, seperti pelayan di restoran, ibu dan ayah ketika melakukan sesuatu dalam rutinitas sehari-hari.

Baca Juga: 6 Dampak Buruk Sering Memarahi Anak yang Sering Disepelekan Orang Tua

10. Ajarkan Anak Tata Krama Bermain yang Baik

Ingatkan anak untuk mengikuti peraturan rumah temannya saat berkunjung, dan selalu membersihkan diri sebelum berangkat. Pastikan mereka selalu menyapa pemilik rumah, tidak pernah menginjakkan kaki di atas furnitur, dan menunggu hingga tuan rumah makan terlebih dahulu pada waktu makan.

Sumber: verywellfamily.com

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)