7 Cara Merawat Pisau Dapur Agar Tetap Tajam, Ibu-ibu Harus Tahu

Sabtu 24 Februari 2024, 08:00 WIB
Berikut ini cara merawat pisau dapur agar tetap tajam dan bisa digunakan secara optimal (Sumber : Freepik/freepik)

Berikut ini cara merawat pisau dapur agar tetap tajam dan bisa digunakan secara optimal (Sumber : Freepik/freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Merawat pisau dapur agar tetap tajam adalah kunci untuk memastikan kinerjanya optimal dan memperpanjang umur pakainya.

Pisau dapur sendiri menjadi barang yang tak terpisahkan dari aktivitas mengolah makanan. Benda ini kerap digunakan untuk memotong, mengiris hingga mencincang bahan makanan.

Karena itu, penting mengetahui cara agar membuatnya tetap tajam. Dan berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat pisau agar tetap tajam:

Baca Juga: Cara Mengatasi Bibir Hitam, Coba 7 Obat Alami Berikut Ini!

1. Hindari Penggunaan Kasar

Gunakan pisau hanya untuk tujuan yang dimaksudkan, misalnya memotong makanan. Hindari penggunaannya untuk memotong benda-benda keras atau bahan yang keras seperti tulang, kayu, atau logam.

2. Cuci Pisau dengan Tangan

Jangan mencuci pisau dengan mesin pencuci piring. Cuci dengan tangan menggunakan air hangat, sabun lembut, dan spons lembut. Keringkan dengan handuk atau kain lembut segera setelah dicuci untuk mencegah karat.

3. Asah Pisau secara Teratur

Asah pisau secara teratur untuk menjaga kekuatan tepinya. Gunakan alat asah yang sesuai dengan jenis pisau yang Anda miliki, misalnya batu asah untuk pisau tradisional atau alat asah keramik atau baja untuk pisau modern.

Baca Juga: 3 Cara Merawat Roller Motor Matic Agar Awet Terus dan Tahan Lama

4. Gunakan Alat Asah yang Tepat

Pilihlah alat asah yang tepat, seperti batu asah atau alat asah keramik. Hindari menggunakan alat asah yang kasar atau tidak cocok untuk jenis pisau yang Anda miliki karena dapat merusak tepi pisau.

5. Simpan Pisau dengan Benar

Simpan pisau dalam sarung atau blok pisau yang sesuai. Hindari menyimpan pisau dalam tumpukan dengan benda-benda lain yang dapat merusak tepinya.

6. Gunakan Penyimpanan yang Aman

Jangan biarkan pisau terpapar kelembaban atau udara yang lembab dalam jangka waktu lama karena ini dapat menyebabkan korosi. Pastikan pisau Anda disimpan dalam lingkungan yang kering dan terlindung.

Baca Juga: Cara Mengurus KTP Hilang, Simak Langkah dan Syaratnya!

7. Periksa Pisau secara Berkala

Periksa pisau Anda secara berkala untuk memastikan tidak ada kerusakan atau keausan yang signifikan. Jika Anda menemukan masalah, segera tangani untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Dengan merawat pisau Anda secara teratur dan dengan benar, Anda dapat memastikan bahwa pisau tersebut tetap tajam dan siap digunakan dalam berbagai keperluan memasak.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Figur22 Mei 2024, 16:18 WIB

Dompet Dhuafa Lahirkan Wanita Tangguh, Yuyum Susilawati Kuliahkan Anak dari Beternak

Yuyum hanya sebagian kecil dari mayoritas mitra laki-laki yang mengelola ternak pada umumnya.
Yuyum Susilawati berasal dari Sukabumi. | Foto: Dompet Dhuafa
Food & Travel22 Mei 2024, 16:15 WIB

5 Pantai Terindah yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Liburan ke Ujunggenteng Sukabumi

Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan.
Pantai Karang Gantungan - Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan. (Sumber : Instagram/@a_pennn)
Inspirasi22 Mei 2024, 16:00 WIB

Bangun Personal Branding, 11 Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate

Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate: Sesuaikan Surat Lamaran: Tulis surat lamaran yang disesuaikan untuk setiap posisi. Jelaskan mengapa Anda tertarik pada perusahaan dan bagaimana keterampilan Anda cocok untuk pekerjaan itu.
Ilustrasi. Menganggur, Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate (Sumber : Pexels/TimGouw)
Nasional22 Mei 2024, 15:30 WIB

Inilah Daftar Pasal Kontroversial RUU Penyiaran yang Diprotes Jurnalis Sukabumi

Sejumlah pasal dalam draf Revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran atau RUU Penyiaran menuai polemik.
Aksi para jurnalis Sukabumi menolak RUU Penyiaran di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Keuangan22 Mei 2024, 15:03 WIB

Sinergi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa dalam Penguatan Ekonomi Syariah

Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu menginisiasi pertemuan dengan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Rayon Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/5/2024).
Pertemuan dan silaturahmi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa membahas Penguatan Ekonomi Syariah | Foto : Ist
Sukabumi22 Mei 2024, 15:02 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Paparkan Pasal Bermasalah di Depan DPRD

Para orator menegaskan revisi UU Penyiaran akan mempersempit ruang gerak jurnalis.
Aksi unjuk rasa jurnalis menolak revisi UU Penyiaran saat menuju depan gedung DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Inspirasi22 Mei 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:45 WIB

6 Pantai Angker yang Punya Cerita Mistis di Indonesia, Salah Satunya di Sukabumi

Indonesia selain memiliki keindahan alamnya, tetapi juga mempunyai cerita mistis dibaliknya yang terletak di daerah pantai. Bahkan sejarah dari pantai tersebut memiliki keangkeran cukup seram
Ilustrasi Pantai angker yang punya cerita mistis di Indonesia (Sumber : Pexels.com/@arnaudaudoin)
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong beredar pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)