640 Tahun Lalu, Adat dan Tradisi Turun Temurun Kampung Adat Ciptagelar Sukabumi

Minggu 18 Juni 2023, 09:00 WIB
640 Tahun Lalu, Adat dan Tradisi Turun Temurun Kampung Adat Ciptagelar, Sukabumi (Sumber : Instagram/@odewikra)

640 Tahun Lalu, Adat dan Tradisi Turun Temurun Kampung Adat Ciptagelar, Sukabumi (Sumber : Instagram/@odewikra)

SUKABUMIUPDATE.com - Konsep hidup masyarakat Kampung Adat Kabupaten Sukabumi cenderung damai dengan alam. Salah satunya, soal ragam cara hidup masyarakat Kampung Adat Ciptagelar, Kabupaten Sukabumi

Mari mengenal lebih dekat Kampung Adat Ciptagelar, Kabupaten Sukabumi!

Dilansir dari disparbud.jabarprov.go.id dan sukabumikab.go.id, Desa Adat Kasepuhan Ciptagelar, merupakan salah satu kampung adat di Indonesia yang terletak di kawasan Pegunungan Halimun, tepatnya di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Baca Juga: Mengenal Sindrom Munchausen: Suka Pura-pura Sakit Termasuk Gangguan Psikologis?

Ciptagelar merupakan salah satu kampung adat yang masuk dalam kesatuan adat Banten Kidul, mengutip dari laman resmi Kabupaten Sukabumi. Masyarakat Banten Kidul sendiri adalah masyarakat yang mendiami kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, tersebar meliputi 3 kabupaten, yaitu Lebak, Bogor dan Sukabumi

Kasepuhan Adat Ciptagelar Sukabumi masih memegang kuat adat dan tradisi yang diturunkan sejak 640 tahun yang lalu.

Kasepuhan Ciptagelar dipimpin oleh seorang tetua adat (baca:abah) yang diangkat berdasarkan keturunan. Saat ini Kasepuhan Adat Ciptagelar dipimpin oleh abah sejak tercatat di kasepuhan tahun 1368. 

Baca Juga: 10 Tips Move On dari Mantan, Jangan Takut Jatuh Cinta Lagi!

Tak hanya itu, Kasepuhan Ciptagelar diketahui masih memiliki keterikatan dengan kerajaan sunda Prabu Siliwangi. 

Penelitian Rahmawati & Supriyana (2022), bertajuk "Onomatope dalam Masyarakat Desa Adat Kasepuhan Ciptagelar Sukabumi Jawa Barat" menyebutkan ada beberapa tradisi yang dipegang teguh oleh masyarakat desa adat Ciptagelar. Diantaranya rumah khas Sunda yang dibangun semi permanen, sistem bercocok tanam (secara tradisional tanpa pupuk kimia, traktor dan tidak memakai varietas padi dari luar), dan larangan jual-beli padi.

Berkat cara hidup damai dengan alam ini mereka mampu mencapai swasembada pangan.

Masyarakat Ciptagelar juga masih rutin menyelenggarakan upacara adat turun temurun seperti Ngaseuk (taman padi), Mipit (panen padi), Nganyaran (mencicipi hasil panen), Ponggokan (penyerahan/pembagian hasil panen) dan Seren taun (pesta panen).

Baca Juga: Wisata Curug di Sukabumi, Cikaso Jadi Tempat Bersemayam Prabu Siliwangi?

Meski masih kental dengan kearifan lokalnya, mengutip dari Disparbud Jabar, masyarakat Kampung Adat Ciptagelar tidak menolak adanya modernisasi. Buktinya, ada aliran listrik bersumber dari PLTA yang dibangun secara swadaya, serta stasiun televisi dan radio yang dikelola oleh masyarakat sekitar.

Sumber: Berbagai Sumber

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Inspirasi28 Februari 2024, 11:00 WIB

9 Ide Bisnis Menjanjikan di Bulan Ramadan, Panen Cuan Saat Lebaran!

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan momen tepat untuk memulai usaha.
Ilustrasi - Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan momen tepat untuk memulai usaha.  (Sumber : Freepik/odua)
Sehat28 Februari 2024, 09:00 WIB

8 Cara Mengobati Batuk Secara Alami dengan Bahan-bahan Rumahan

Ada banyak pengobatan rumahan untuk mengatasi batuk.
Ilustrasi. Batuk | Ada banyak pengobatan rumahan untuk mengatasi batuk. (Sumber : Freepik/@beenzoix)
Fashion28 Februari 2024, 08:00 WIB

8 Tips Memilih Tas Untuk Pergi Liburan, Utamakan Fungsi!

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih tas untuk liburan
Ilustrasi - 8 Tips Memilih Tas Untuk Pergi Liburan, Utamakan Fungsi! (Sumber : Freepik/Jcomp)
Food & Travel28 Februari 2024, 07:00 WIB

Mengenal Silent Travel, Jenis Liburan yang Bermanfaat Untuk Kesehatan Mental

Berikut ini beberapa hal tentang silent travel yang perlu diketahui dan dinilai bermanfaat untuk kesehatan mental
Ilustrasi - Berikut ini beberapa hal tentang silent travel yang perlu diketahui dan dinilai bermanfaat untuk kesehatan mental (Sumber : Instagram/wisatagunungdago)
Food & Travel28 Februari 2024, 06:00 WIB

Resep Chicken Shrimp Roll Ala Hokben, Bisa Jadi Ide Jualan Saat Ramadan

Menjelang bulan Ramadan, Chicken Shrimp Roll bisa menjadi ide jualan yang menguntungkan.
Menjelang bulan Ramadan, Chicken Shrimp Roll bisa menjadi ide jualan yang menguntungkan. (Sumber : X/@hermawan_devina).
Science28 Februari 2024, 05:30 WIB

Prakiraan Cuaca Jabar 28 Februari 2024, Waspada Potensi Hujan Saat Siang

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 28 Februari 2024
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 28 Februari 2024 (Sumber : Freepik/timolina)
Life28 Februari 2024, 05:00 WIB

Bacaan Doa Selamat Dunia dan Akhirat yang Diamalkan Setelah Sholat Lima Waktu

Doa ini merupakan bentuk permohonan kepada Allah SWT dengan berlandaskan kita sebagai makhluk lemah yang membutuhkannya.
Ilustrasi - Doa ini merupakan bentuk permohonan kepada Allah SWT dengan berlandaskan kita sebagai makhluk lemah yang membutuhkannya. (Sumber : pexels.com/RDNE Stock project)
Sukabumi28 Februari 2024, 03:35 WIB

Kisah Nyata Tersesat 3 Bulan di Gunung Salak Sukabumi, Tiba-tiba Muncul di Cirebon

Empat orang pendaki mengalami tersesat hingga tiga bulan saat mendaki Gunung Salak yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Empat orang pendaki tersesat tiga bulan di Gunung Salak Sukabumi | Foto : Ilustrasi Pixabay
Game28 Februari 2024, 01:15 WIB

Ketahui Tipe Kue Apakah Anda di Cake Resume Quiz dan Cara Bermainnya

Ini dia tipe-tipe dari kue yang anda dapatkan dari Cake Quiz Resume. Anda dapat memulai tesnya disini.
Tipe Kue yang Anda Dapatkan di Cake Resume Quiz. Sumber Foto: Instagram/@cakeresume.id
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 01:00 WIB

Bawaslu Skors Sidang Dugaan Pemindahan Suara Caleg PDIP Kota Sukabumi, Ini Alasannya

Bawaslu Kota Sukabumi memutuskan untuk menskors sidang kasus dugaan pemindahan suara Caleg PDIP DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari.
Proses Persidangan dugaan pemindahan suara yang digelar di Kantor Bawaslu Kota Sukabumi pada Selasa (27/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)