MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi Bagikan Sajadah Anti Covid-19

MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi Bagikan Sajadah Anti Covid-19

SUKABUMIUPDATE.com - MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi secara simbolis menyerahkan bantuan sajadah anti Covid-19, di Masjid Baiturrahman Kompleks Gelanggang Cisaat, Senin (8/3/2021).

Ketua MPC PP Kabupaten Sukabumi, Heru Herlambang menjelaskan, pembagian sajadah ini merupakan Program 1 Juta Sajadah Anti Covid-19 dari pengurus pusat Pemuda Pancasila, yang secara resmi akan dilaunching di Masjid Istiqlal Jakarta pada 11 Maret 2021 mendatang.

Baca Juga :

"Jadi, sajadah Anti Covid-19 ini berbahan dasar khusus yang didesain anti selip, anti bau, serta mudah dibersihkan. Makanya disebutnya juga anti Covid-19," kata Heru saat dihubungi sukabumiupdate.com, Senin malam.

Heru menyebut, di Jawa Barat hanya 10 kabupaten/kota yang dipercaya untuk membagikan Sajadah Anti Covid-19 ini, dan Kabupaten Sukabumi adalah salah satunya.

photoMPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi secara simbolis menyerahkan bantuan sajadah anti Covid-19, di Masjid Baiturrahman Kompleks Gelanggang Cisaat, Senin (8/3/2021). - ( Istimewa)

"Di tahap awal ini baru 20 dulu yang kita bagikan. Mudah-mudahan setelah resmi dilaunching nanti di pusat, bisa didistribusikan lebih banyak ke wilayah lainnya di Kabupaten Sukabumi. Apalagi ini program 1 juta Sajadah Anti Covid-19," pungkas Heru.

Ingat Pesan Ibu: Wajib 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta aktivitas di luar rumah). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di setiap kegiatan.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB