Rp 4,5 Miliar, 30 Persen Pendapatan Kota Sukabumi dari Cukai Rokok

Rabu 27 Oktober 2021, 08:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - 30 persen pendapatan daerah termasuk Kota Sukabumi Jawa Barat, bersumber dari dana transfer DBHCHT atau Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau rokok. Sesuai aturan dana ini ini diarahkan ke tiga bidang yaitu Kesehatan, Kesejahteraan Rakyat dan Penegakan Hukum.

Data ini diungkap Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Ketentuan Bidang Cukai Hasil Tembakau atau Rokok pada Senin, 25 Oktober 2021 kemarin. Dalam kegiatan yang Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Sukabumi tersebut untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai ketentuan DBHCHT. 

''Momen ini jadi sangat penting dilaksanakan di Kota Sukabumi, karena setiap tahun seluruh pemerintah daerah mendapatkan dana transfer DBHCHT) dari pemerintah pusat,'' ujar Wali Kota Achmad Fahmi dikutip dari akun resmi Dokumentasi Pimpinan Kota Sukabumi.

DBHCT yang disalurkan sesuai Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007 dan Peraturan Menteri Keuangan. Sesuai aturan itu DBHCHT diarahkan ke 3 bidang yaitu kesehatan, kesejahteraan rakyat, dan penegakan hukum.

Kota Sukabumi menyalurkannya untuk beberapa dinas terkait sosialisasi BHCHT yakni Diskumindag, Satpol PP, dan Bappeda sosialisasi melalui media dan bagian ekonomi. Fahmi mengatakan, cukai hasil tembakau memberikan pendapatan bagi daerah sampai 30 persen. 

''Kenapa diberikan dana transfer ke setiap daerah supaya masyarakat teredukasi, tersosialisasi dan ada bidang kesehatan yang harus dialokasikan anggaran untuk menjaga masyarakat,'' ungkap Fahmi. 

photoData ini diungkap Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Ketentuan Bidang Cukai Hasil Tembakau atau Rokok pada Senin, 25 Oktober 2021 kemarin. - (dokumentasi pimpinan Kota Sukabumi)</span

Kegiatan ini lanjut Wali Kota dimaksudkan agar pemangku kepentingan dan warga memiliki ketaatan dan pemahaman, tentang pentingnya memahami cukai dan hasil tembakau. Kalau sudah paham dan taat maka akan mampu meningkatkan pendapatan melalui cukai hasil tembakau dan di sisi lain meminimalisir peredaran rokok ilegal. 

Keberadaan rokok rokok ilegal tak hanya menimbulkan kerugian karena pajak tidak tertarik tapi juga tidak dapat menjaminkan standar kesehatan terkait rokok

Baca Juga :

''Dari Rp 4,5 miliar dana yang diterima dana transfer DBHCHT, sekitar 85 persen alokasikan untuk bidang kesehatan atau sekitar Rp 3,8 miliar,'' ujar Fahmi. 

Khususnya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dan semakin meningkatkan kualitas pelayanan di puskesmas, pustu, RSUD Al Mulk dan layanan kesehatan lainnya.

"Sehingga warga yang alami gangguan kesehatan bisa cepat ditangani oleh pelayanan kesehatan milik pemda. Intinya dengan dana transfer semakin menguatkan layanan kesehatan pemda. Walaupun sumbangsih cukai besar bagi APBN, tapi berharap warga berhenti merokok untuk kesehatan," bebernya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Entertainment28 Februari 2024, 22:59 WIB

3 Fakta Menarik Mengenai Hubungan Asmara Karina Aespa dan Lee Jae Wook

Kabar terkait hubungan asmara antara Karina Aespa dan Lee Jae Wook yang diunggah Dispatch berhasil menghebohkan media sosial.
Potret Kedekatan Hubungan Karina Aespa dan Lee Jae Wook.  Sumber Foto: Dispatch
Sukabumi28 Februari 2024, 22:32 WIB

8 dari 35 Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Belum Bisa Sekolah, 1 Dirawat di RS

Berikut update kondisi puluhan Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Jajanan. Delapan belum bisa masuk Sekolah karena belum sembuh total.
IGD RS Bunut Kota Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Jawa Barat28 Februari 2024, 22:19 WIB

Sekolah Vokasi IPB Sukabumi Sepakati 8 Bidang Kerja Sama dengan Sukabumiupdate.com

Sebagai ikhtiar menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, Sekolah Vokasi IPB Kampus Sukabumi berkomitmen untuk memperluas kerjasama dengan pihak eksternal, salah satunya dengan Sukabumiupdate.com
Penandatanganan MoU oleh Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Dr Aceng Hidayat dan Chief Executive Officer (CEO) Sukabumiupdate.com, Nuril Arifin | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi28 Februari 2024, 21:24 WIB

Gempa Dangkal M1,8 di Warnasari, BMKG: Sesar Lokal di Timur Laut Kota Sukabumi

Gempa M1,8 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. Titik lokasinya di Warnasari.
Episenter gempa M1,8 di Warnasari Sukabumi Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. (Sumber : BMKG)
Jawa Barat28 Februari 2024, 21:11 WIB

Rektor INKHAS Optimis MoU dengan UIN SGD Bandung Akan Tingkatkan Mutu Pendidikan

Rektor Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi (INKHAS), Dr. H. A. Suganda, M.Ag, menyatakan optimismenya terhadap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Penandatanganan MoU antara INKHAS Sukabumi dan UIN SGD Bandung | Foto : dok. Inkhas
Sukabumi28 Februari 2024, 20:35 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Cidahu Pampang Tulisan "Korban Janji": Ini Kata PU Sukabumi

Sejumlah warga memprotes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, protes dilakukan dengan menanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji"
Protes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, warga tanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji" | Foto : Ibnu Sanubari
Bola28 Februari 2024, 20:30 WIB

6 Fakta Menarik Persib Saat Tundukan PSIS, Nick Absen Hingga Clean Sheet Kevin

Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1
Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1 (Sumber : Persib.co.id)
Life28 Februari 2024, 20:00 WIB

8 Bahasa Tubuh Orang yang Sudah Tidak Betah Sendiri, Kamu Salah Satunya?

Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan
Ilustrasi - Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan (Sumber : pexels.com/@Andrea Piacquadio)
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:46 WIB

Sibuknya Bawaslu Kota Sukabumi, Banyak Terima Laporan Pelanggaran Pemilu

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih mengatakan terdapat 9 laporan dugaan pelanggaran yang diterimanya. Yaitu mulai dari politik uang (money politic), pengrusakan alat peraga kampanye (APK) dan rekapitulasi suara
Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:43 WIB

Putusan Dugaan Pemindahan Suara Caleg PDIP Kota Sukabumi Diumumkan 29 Februari

Bawaslu akan umumkan hasil putusan dari sidang dugaan pemindahan suara Caleg PDIP DPRD Kota Sukabumi, Kamis 29 Februari 2024 besok.
Situasi persidangan lanjutan kasus dugaan pemindahan suara di Pileg 2024 DPRD Kota Sukabumi, Rabu (28/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)