Waspada! Ini Daftar Bahan Berbahaya yang Sering Ditemukan dalam Kosmetik

Sukabumiupdate.com
Sabtu 17 Jan 2026, 11:00 WIB
Waspada! Ini Daftar Bahan Berbahaya yang Sering Ditemukan dalam Kosmetik

Ilustrasi. Waspada! Ini Daftar Bahan Berbahaya yang Sering Ditemukan dalam Kosmetik (Sumber : pixabay.com/@Ichigo121212)

SUKABUMIUPDATE.com - Kosmetik merupakan bagian dari rutinitas kecantikan banyak orang, tetapi tidak semua produk aman. Beberapa kosmetik terutama yang tanpa izin edar atau ilegal ditemukan mengandung bahan berbahaya yang berpotensi merusak kesehatan kulit dan tubuh jika digunakan secara rutin. Berikut ini bahan-bahan berbahaya yang sering ditemukan berdasarkan pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM):

1. Merkuri (Mercury)

Merkuri sering disalahgunakan sebagai bahan pemutih kulit dan pengawet kosmetik tertentu, seperti krim wajah, bedak, ataupun eyeshadow.

Risiko kesehatan:

  • Gangguan sistem saraf dan kerusakan otak
  • Kerusakan ginjal
  • Alergi dan iritasi kulit
  • Bintik hitam pada kulit
  • Paparan kronis juga dikaitkan dengan efek karsinogenik dan keracunan sistemik.

Baca Juga: Beredar di Indonesia! 26 Kosmetik Ini Mengandung Bahan Berbahaya Bagi Kesehatan

2. Hidrokuinon (Hydroquinone)

Biasanya dipakai dalam produk pemutih atau pencerah kulit termasuk krim wajah tertentu untuk menghambat pembentukan melanin.

Risiko kesehatan:

  • Iritasi dan kemerahan
  • Okronosis: perubahan warna kulit menjadi gelap bercorak tak normal
  • Potensi karsinogenik pada beberapa kondisi pemakaian jangka panjang.

3. Asam Retinoat (Retinoic Acid / Tretinoin)

Sering disalahgunakan dalam produk anti-aging atau anti-jerawat ilegal karena efeknya yang kuat mempercepat pergantian kulit.

Risiko kesehatan:

  • Kulit kering parah dan sensasi terbakar
  • Teratogenik: berisiko menyebabkan cacat lahir jika digunakan oleh ibu hamil.

4. Timbal (Lead) dan Logam Berat Lainnya

Logam berat seperti timbal masih ditemukan pada beberapa produk kosmetik, terutama yang tidak terdaftar resmi.

 Risiko kesehatan:

  • Merusak fungsi organ tubuh
  • Dampak sistemik bila terserap dalam jumlah signifikan

Baca Juga: BPOM Umumkan 23 Kosmetik Ilegal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, Ini Daftarnya!

5. Pewarna Berbahaya (mis. merah K10 / kuning metanil)

Beberapa pewarna yang tidak diizinkan ditemukan dalam produk kosmetik ilegal.

Risiko kesehatan:

  • Beberapa pewarna dapat bersifat karsinogenik
  • Risiko iritasi dan gangguan fungsi hati

6. Sulfat (SLS / SLES)

Bahan surfaktan yang umum di sabun dan pembersih wajah.

Risiko kesehatan:

  • Mengiritasi kulit dan mata
  • Mengurangi kelembaban alami kulit

7. Formaldehida dan Pelepas Formaldehida

Digunakan sebagai pengawet, tetapi bersifat karsinogenik bila terekspos dalam jumlah tertentu.

Risiko kesehatan:

  • Pemicunya kanker
  • Iritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan

8. Ftalat (Phthalates)

Sering tersembunyi dalam label fragrance atau parfum. 

Risiko kesehatan:

  • Disruptor hormon
  • Potensi efek buruk pada sistem reproduksi

Bahan-bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, asam retinoat, timbal, pewarna berbahaya, sulfat, formaldehida, dan ftalat sering muncul dalam kosmetik ilegal atau produk tanpa izin edar. Dampaknya beragam, mulai dari iritasi ringan hingga gangguan kesehatan serius seperti kerusakan organ, gangguan hormonal, dan potensi kanker. Selalu memeriksa izin edar dan komposisi produk sangat penting untuk keselamatan penggunaan kosmetik.

Baca Juga: Target Tanam Padi 2,4 Juta Hektare, Distanhorti Jabar Gandeng SIPETAPA Siapkan Benih Unggul

Sumber: Berbagai sumber

Berita Terkait
Berita Terkini