Seleksi Jabatan di Kota Sukabumi dan Mundurnya Dirut RSUD R Syamsudin SH

Senin 22 April 2024, 11:24 WIB
Bangunan depan RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi (Sumber: akun medsos)

Bangunan depan RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi (Sumber: akun medsos)

Pejabat Walikota Sukabumi harus segera mencari sosok pengganti Donny Sulivan yang secara mendadak mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Rumah Sakit Syamsudin SH. Selain itu PJ Walikota juga perlu mengevaluasi sistem rekrutmen jabatan di lingkungan Pemda Kota Sukabumi yang hasilnya banyak menimbulkan kontroversi.

Sebagai Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Sukabumi, saya Rojab Asyari mencoba untuk memberikan pandangan soal ini dimana pengunduran diri Donny jangan dianggap sesuatu hal yang biasa saja.

"Di dunia kesehatan dikenal istilah KLB. Makanya saya istilahkan mundurnya dokter Donny masuk kategori kejadian luar biasa.”

Alasannya? Karena jabatan yang diemban Donny baru sekitar 1 tahun. Selain itu posisi Dirut RSUD Bunut merupakan jabatan “basah” yang diincar banyak pihak. Bahkan “karpet merah” dibuatkan panitia lelang jabatan untuk memuluskan Donny saat proses lelang jabatan Dirut RSUD Syamsudin SH tahun 2022 silam.

Bisa jadi permasalahan utama mundurnya Donny dampak dari proses lelang jabatan. Sebab terpilihnya Donny sempat mengundang kontroversi dikarenakan statusnya sebagai pegawai honorer. Sedangkan aturan menyebutkan jabatan Dirut Rumah Sakit milik Pemerintah Daerah harus berasal dari ASN.

Karena itu, pejabat Walikota harus segera melakukan evaluasi proses rekrutmen pejabat di lingkungan Pemda Kota Sukabumi. Evaluasi tidak hanya dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di RSUD Syamsudin SH. Namun perbaikan perlu dilakukan juga terhadap hasil lelang jabatan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Teman-teman DPRD sudah berulang kali menyampaikan banyak pejabat eselon II sampai IV yang dipilih Walikota sebelumnya justru tidak sesuai dengan kompetensinya. Salah satunya termasuk Donny yang dipilih menjadi Dirut RSUD Syamsudin SH. Aspirasi ini resmi disampaikan DPRD baik dalam rapat paripurna maupun hearing Komisi I dengan Badan Kepegawaian Daerah.

Faktanya, pejabat Walikota seperti tidak memiliki power untuk melakukan rotasi pejabat di lingkungan Pemda Kota Sukabumi. Padahal peluang itu masih ada sekalipun pimpinan daerah saat ini berstatus pejabat Walikota.

"Kalau tidak mampu, mari bersama-sama DPRD datang untuk meyakinkan pihak Kemendagri."

Baca Juga: Dirut RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi Resmi Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Saya pribadi sudah mengingatkan pimpinan DPRD jangan berdiam diri menghadapi persoalan ini. Upaya pengawasan perlu dijalankan mengingat RSUD Syamsudin SH merupakan layanan publik yang sangat vital. Sebab mundurnya dokter Donny disinyalir bukan hanya alasan kesehatan serta permasalahan internal.

"Persoalan mundurnya dokter Donny perlu digali lebih dalam. DPRD perlu meminta penjelasan Badan Kepegawaian Daerah terkait proses lelang jabatan serta komite medik RSUD Syamsudin SH. Termasuk diantaranya mengenai penunjukan pelaksana tugas Dirut RSUD Syamsudin."

Penulis adalah politisi PDIP Kota Sukabumi, Anggota Komisi 1 DPRD Kota Sukabumi

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat23 Mei 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol, Langkahnya Simpel!

Jeruk mengandung vitamin C, antioksidan, dan serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Ilustrasi. Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol (Sumber : Pexels/ToniCuenca)
Science23 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 23 Mei 2024, Sukabumi Pagi Berawan dan Hujan Siang Hari

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024. (Sumber : Freepik/wirestock)
Sukabumi22 Mei 2024, 22:29 WIB

Mantan Ketua RT di Surade Sukabumi Tewas Saat Mengembala Kambing

Tergeletak di tengah pematang sawah, mantan ketua RT di Surade Sukabumi ditemukan tewas saat mengembala kambing.
Warga dan petugas kepolisian saat akan mengevakuasi jasad mantan ketua RT di Surade Sukabumi yang ditemukan tewas di pematang sawah saat menggembala kambing. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi22 Mei 2024, 21:31 WIB

Rawan Kecelakaan, Warga Keluhkan PJU Mati di Jalan Sukawayana Sukabumi

Padamnya sejumlah PJU di jalan Sukawayana Cikakak Sukabumi atau jalan utama Palabuhanratu-Cisolok dikeluhkan warga.
Ruas jalan nasional Palabuhanratu-Cisolok di Sukawayana, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi gelap gulita akibat matinya lampu PJU. (Sumber : SU/Ilyas)
Food & Travel22 Mei 2024, 21:00 WIB

6 Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat

Yuk Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. Hindari!
Ilustrasi - Penderita asam urat. Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi22 Mei 2024, 20:36 WIB

Ojol Diteriaki Culik di Sukaraja Sukabumi, Polisi Sebut Hanya Keliling dengan Anak-anak

Melihat warga lain kurang kondusif, Dendra berinisiatif melapor ke polisi.
MRA (25 tahun) saat akan diamankan oleh polisi. MRA adalah driver ojol yang diteriaki penculik di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Sukabumi22 Mei 2024, 20:10 WIB

Diduga Korban Tabrak Lari, Pemotor Ditemukan Terkapar di Selokan Cisaat Sukabumi

Saat ini kasus dugaan tabrak lari ini ditangani oleh pihak kepolisian. Pemotor yang ditemukan terkapar di selokan Cisaat Sukabumi sudah diketahui identitasnya.
Tempat kejadian perkara di Jalan Nasional III, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Life22 Mei 2024, 20:00 WIB

9 Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah

Mengonsumsi makanan besar atau tinggi karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan. Aktivitas yang tergolong berat ini bisa diikuti oleh penurunan gula darah mendadak yang mengganggu tidur.
Ilustrasi. Makan Terlalu Banyak. Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah. (Sumber : Pexels/n-voitkevich)
Sukabumi22 Mei 2024, 19:51 WIB

116 Siswa Bersaing, Disdik Kabupaten Sukabumi Gelar Seleksi Hafiz Tingkat SMP

Kegiatan ini bertujuan melahirkan generasi yang mencintai Alquran.
Kegiatan seleksi dan evaluasi hafiz tingkat SMP se-Kabupaten Sukabumi di SMPN 1 Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Cek Fakta22 Mei 2024, 19:32 WIB

CekFakta.com Deteksi Dis/Misinformasi, Google Beri Dukungan Guna Berantas Hoaks!

Kerjasama dengan CekFakta.com merupakan salah satu langkah penting GNI dalam memerangi misinformasi dan meningkatkan kualitas ekosistem berita di Indonesia.
Ilustrasi. Penyebaran Berita Melalui Koran. CekFakta.com Deteksi Disinformasi, Google Beri Dukungan Penuh Guna Berantas Hoaks. Foto: Pexels/Pixabay