15 Ribu Tiket KA Pangrango Masih Tersedia untuk Libur Akhir Tahun 2023
Sukabumiupdate.com
Selasa 26 Des 2023, 02:04 WIB

Kereta Api (KA) Pangrango di Stasiun Sukabumi. (Sumber : Dok. PT KAI Daop 1 Jakarta)
SUKABUMIUPDATE.com - Masa angkutan Natal 2023 dan tahun baru atau Nataru 2024 telah ditetapkan oleh PT KAI mulai tanggal 21 Desember 2023 sampai dengan 7 Januari 2024.
KAI Daop 1 Jakarta telah mengumumkan bahwa penjualan tiket Kereta Api (KA) lokal Pangrango Sukabumi-Bogor PP di masa Nataru 2024 telah dilayani selama H-30 sebelum jadwal keberangkatan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, KA Pangrango di masa libur Natal telah memberangkatkan sebanyak 15.235 penumpang untuk keberangkatan dari tanggal 21 hingga 25 Desember 2023.
“Sampai dengan saat ini Senin 25 Desember 2023 update pantauan layanan ticketing melalui Access By KAI pada pukul 07.00 WIB bahwa jumlah perjalanan KA Pangrango selama 5 hari tersebut sebanyak 30 KA atau per harinya ada 6 KA,” kata Ixfan kepada sukabumiupdate.com, Senin (25/12/2023).
Menurut Ixfan, kapasitas tempat duduk yang disediakan di 5 hari itu sebanyak 12.600 seat atau perharinya sebanyak 2.520 seat.
Sementara masih dalam kurun waktu itu pula, tercatat rata-rata perharinya sebanyak 3.047 seat terjual. “Sehingga prosentase seat yang terjual lebih dari 120 persen,” jelasnya.
Lebih lanjut Ixfan menuturkan, bahwa untuk sisa tempat duduk atau tiket yang tersedia dari 26 Desember 2023 sampai dari 7 Januari 2024, sebanyak 15.915 seat atau 884 seat perharinya.
“Adapun untuk tempat duduk yang masih tersedia di atas 1.000 seat ada pada tanggal 31 Desember 2023 kemudian tanggal 2 sampai dengan 7 Januari 2024,” ungkapnya.
Seiring dengan naiknya kasus Covid-19 di Indonesia, Ixfan menyebut KAI Daop 1 Jakarta mengimbau kepada seluruh pelanggan atau calon penumpang Kereta Api agar memakai masker dan menjaga kebersihan dengan cara rutin mencuci tangan.
“Sebagai langkah pencegahan, KAI memastikan seluruh petugas telah dilakukan vaksinasi. Di samping itu, sebelum kereta api beroperasi setiap harinya, kami selalu mencuci baik eksterior maupun interior dengan bahan-bahan yang dapat membunuh kuman. Setelah kereta api selesai beroperasi pun, kami lakukan fumigasi di tempat perawatan,” ujarnya.
Ixfan menjelaskan, jika nantinya ada kebijakan baru dari pemerintah terkait aturan naik kereta api dengan concern terhadap naiknya kasus Covid-19, KAI akan senantiasa mendukung seluruh kebijakan pemerintah tersebut.
“Himbauan kepada penumpang, agar tidak membawa barang berlebihan agar tidak mengganggu penumpang lainnya saat didalam kereta,” ujarnya.
“Kemudian tidak membawa barang yang dilarang dalam aturan perjalanan seperti senjata api, senjata tajam, makanan berbau menyengat dan tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan untuk keselamatan diri sendiri,” tandasnya.
Editor :
Tags :
Berita Terkait
Okupansi Tinggi, Geopark Ciletuh Sukabumi Jadi Lokasi Favorit Libur Nataru 2024
Food & TravelSenin 25 Des 2023, 19:18 WIB
Truk Dilarang Melintas Sukabumi Saat Libur Nataru, Kecuali Bawa Sembako
Senin 25 Des 2023, 15:31 WIB

797 Personil Diterjunkan, Ini Skema Rekayasa Lalu Lintas Libur Nataru di Sukabumi
Senin 25 Des 2023, 11:36 WIB

Data Sementara: 880-an Orang Datangi Pantai Cibuaya Sukabumi saat Libur Nataru
Minggu 24 Des 2023, 19:23 WIB

Libur Nataru, Pantai Palabuhanratu-Cisolok Sukabumi Mulai Dipadati Wisatawan
Minggu 24 Des 2023, 19:01 WIB

Antisipasi Macet saat Nataru, Ini Rekayasa Lalin Jalur Cibadak & Palabuhanratu
Sabtu 23 Des 2023, 22:00 WIB

Razia Jelang Nataru di Sukabumi, 11 Ribu Botol Miras hingga Ganja Dimusnahkan
Kamis 21 Des 2023, 13:20 WIB

Reels & Shorts
Berita Terkini
Prabowo Terbitkan Perpres 82/2026, Operasional Kopdes Merah Putih Resmi Dipercepat
Nasional 23 Sep 2026, 22:23 WIB
1,12 Juta Orang Naik Kereta Bogor-Sukabumi, Stasiun Sukabumi Catat Penumpang Terbanyak
Jawa Barat 23 Sep 2026, 21:31 WIB
Indonesia Belum Raih Medali Emas di Asian Games 2026, Kemenpora Tetap Bidik 4 Emas
Olahraga 23 Sep 2026, 21:03 WIB
Setelah 21 Tahun, Girl Group Fin.KL Akhirnya Comeback sebagai Grup Lengkap
Musik 23 Sep 2026, 20:00 WIB
Viral Traktor Bantuan Pemerintah Disebut Digelapkan, BPP Cidadap Sukabumi Buka Suara
Sukabumi 23 Sep 2026, 19:44 WIB
Maut di Pelabuhan II Cikembar Sukabumi: Dalam Dua Hari, Renggut Dua Nyawa Pemotor
Sukabumi 23 Sep 2026, 19:34 WIB
Kim Bum Bakal Fanmeeting di Tennis Indoor Senayan Pada Oktober 2026
Film 23 Sep 2026, 19:00 WIB
Truk KDMP di Sukabumi Kembali Angkut Kayu, Kali Ini Lintasi Hutan Pasir Piring
Sukabumi 23 Sep 2026, 18:53 WIB
Curug Naga Biru, Air Terjun Tertinggi di Sukamakmur dengan Jalur Trekking Menantang
Food & Travel 23 Sep 2026, 18:30 WIB
DPR dan JPPI Desak BGN! Siswa SD Meninggal Dunia Tersedak Buah Kelengkeng Menu MBG
Nasional 23 Sep 2026, 17:36 WIB
Maarten Paes Targetkan Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Persaingan dengan Emil Audero
Olahraga 23 Sep 2026, 17:33 WIB
10 Filosofi Jepang untuk Menjaga Ketenangan Pikiran, Ada Wabi-sabi hingga Ikigai
Life 23 Sep 2026, 17:30 WIB
Kevin De Bruyne Belum Berniat Tinggalkan Timnas Belgia, Siap Lanjutkan Karier Internasional
Olahraga 23 Sep 2026, 17:16 WIB
Siap Gerak! Ekskul Bela Negara di Sekolah, Korps Kadet Binaan Tentara
Nasional 23 Sep 2026, 17:02 WIB
Lirik Lagu Tak Semudah Hompimpa Nabila Taqiyyah: Tapi Mengapa Kau Tak Muncul Juga
Musik 23 Sep 2026, 17:00 WIB
Eliano Reijnders Sebut Persib Bandung Kembali ke Jalur yang Juara Usai Menang atas Persijap
Olahraga 23 Sep 2026, 16:49 WIB
Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta, Dikontrak hingga 2028
Olahraga 23 Sep 2026, 16:35 WIB
Ngaku KPK Jabar, Dua Pelaku Pemerasan Petani Sukabumi Terancam 9 Tahun Penjara
Sukabumi 23 Sep 2026, 16:25 WIB
Lagi! Laka Maut di Pelabuhan II Cikembar Sukabumi, Pengendara Motor Meninggal Dunia
Sukabumi 23 Sep 2026, 15:40 WIB










