AI Jadi Asisten Ulama di Iran, Fatwa Terbit Cepat Dari 50 Hari Jadi 5 Jam

Kamis 05 Oktober 2023, 10:45 WIB
Ilustrasi. Teknologi AI Jadi Asisten Ulama di Iran, Fatwa Terbit Cepat Dari 50 Hari Jadi 5 Jam (Sumber : Instagram/@omahsantri.id)

Ilustrasi. Teknologi AI Jadi Asisten Ulama di Iran, Fatwa Terbit Cepat Dari 50 Hari Jadi 5 Jam (Sumber : Instagram/@omahsantri.id)

SUKABUMIUPDATE.com - Kecanggihan Teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan semakin dimanfaatkan oleh beberapa ilmuwan di dunia. Meskipun pemanfaatan potensi teknologi AI untuk kepentingan agama ada yang menuai kontroversi karena dianggap hanya berpatokan pada robot bukan akal manusia.

Terbaru, melansir laporan Financial Times, para ulama di Iran mulai menggunakan teknologi AI untuk membantu penerbitan fatwa. Fatwa adalah sebuah istilah dalam Hukum Islam mengenai pendapat atau tafsiran pada masalah tertentu.

Eksperimen dilakukan di kota suci Qom, salah satu kota di Iran yang lebih dikenal sebagai pusat pembelajaran Islam dan ziarah yang taat daripada pusat teknologi mutakhir. Potensi pemanfaatan teknologi AI di Iran juga mengeksplorasi hal-hal terkait menguraikan teks-teks Islam yang panjang untuk mencari petunjuk hingga mengeluarkan fatwa-fatwa agama.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Komentari Aksi Bebersih Sampah di Pantai Loji Sukabumi

Mohammad Ghotbi, pemimpin perusahaan teknologi di Kota Qom Iran mengatakan, teknologi AI bukan untuk mengambil alih peran ulama. Mereka (teknologi AI) akan berperan sebagai asisten ulama agar bisa menerbitkan fatwa lebih cepat, dari semula 50 hari menjadi 5 jam saja.

“Robot tidak bisa menggantikan ulama senior, tapi mereka bisa menjadi asisten tepercaya yang bisa membantu mereka mengeluarkan fatwa dalam lima jam, bukan 50 hari,” kata Mohammad Ghotbi, dilansir dari ft.com, Kamis (5/10/2023).

Mengacu pada sejarah, Iran saat ini diwarnai dengan pertentangan antara tradisi dan modernitas. Sebanyak 200.000 ulama Syiah di negara tersebut (Iran) -setengahnya tinggal di Qom-, telah menjadi kekuatan utama dalam melindungi nilai-nilai tradisional dan agama.

Namun karena kepemimpinan Iran menghadapi seruan yang semakin besar untuk melakukan modernisasi setelah terjadinya gerakan protes massal tahun lalu, para ulama di Iran memandang teknologi sebagai cara untuk menyambut pembangunan sekaligus memperkuat karakter Islam.

Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Orang Stres Karena Terlalu Banyak Tekanan Hidup

Mohammad Ghotbi, yang juga memimpin Rumah Kreativitas dan Inovasi Eshragh, menegaskan soal alasan para ulama tidak boleh menentang keinginan masyarakat Iran untuk ikut serta dalam kemajuan teknologi global.

“Masyarakat saat ini lebih menyukai percepatan dan kemajuan,” kata Ghotbi.

Lembaga keagamaan Iran telah mencari cara untuk memanfaatkan teknologi AI sejak konferensi Artificial Intelligence pertama kali diadakan di Kota Qom, Iran pada tahun 2020.

Kepala Seminari Qom, lembaga terbesar di dunia Syiah, baru-baru ini membuka diri tentang bagaimana teknologi AI mempercepat studi Islam di kalangan senior. Dalam kata lain mempercepat komunikasi ulama kepada masyarakat sekaligus menjadi ajang untuk mempromosikan peradaban Islam.

“Seminari harus terlibat dalam penggunaan teknologi modern dan progresif terkait kecerdasan buatan ,” kata Ayatollah Alireza Arafi bulan Juli lalu.

Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Anak Stres Karena Sering Dimarahi Orang Tua

Pusat penelitian AI terkemuka di Kota Qom Iran, juga berafiliasi dengan seminari dan memiliki akses ke sumber data kuno dengan usia berabad-abad, yang dapat dimasukkan ke dalam algoritma.

Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, turut mendesak para ulama untuk lebih memperhatikan kemungkinan teknologi AI. Ia mengatakan keinginannya untuk menjadikan Iran sebagai 10 negara teratas di dunia dalam hal kecerdasan buatan.

Meski begitu, soal pemanfaatan teknologi AI, Iran tergolong masih tertinggal dibandingkan rival regionalnya seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang memiliki rencana ambisius menggunakan AI untuk meningkatkan perekonomian mereka. Namun, dengan menunjukkan dukungannya, Khamenei telah memberikan mandat kepada para ulama untuk mengejar teknologi mutakhir (Artificial Intelligence) dalam upaya mengejar ketinggalan.

Sumber: Financial Times

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Opini24 Mei 2024, 15:02 WIB

Menggugat Kebijakan PTN BH: Mewujudkan Pendidikan Tinggi Terjangkau bagi Semua?

Kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ramai dibicarakan terutama terjadi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH)
Mulyawan Safwandy Nugraha / Pengamat dan Praktisi Pendidikan Tinggi | Foto : Sukabumiupdate
Inspirasi24 Mei 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Helper Minimal Lulusan SLTA/SMU/SMA di Minimarket Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Ilustrasi. Lowongan Kerja Sebagai Helper Minimal Lulusan SLTA/SMU/SMA di Minimarket Sukabumi. (Sumber : Freepik)
Sukabumi24 Mei 2024, 14:41 WIB

Tak Mampu Bayar Kontrakan, Kakek Nenek dan Cucu di Sukabumi Huni Bekas Kandang Sapi

Suryana menyebut masyarakat kasihan dengan kondisi Emad dan keluarganya.
Ida (65 tahun) di depan rumah bekas kandang sapi yang dihuninya di Kampung Cimaja RT 14/04 Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Sukabumi24 Mei 2024, 14:40 WIB

Darurat Sampah di Jalur Geopark Ciletuh Sukabumi, Ini Kata DLH

Jalan Raya Bagbagan yang menjadi akses utama menuju Geopark Ciletuh tercemari oleh tumpukan sampah berceceran di pinggir jalan, tepatnya di bahu jalan dekat Jembatan Bagbagan.
Kondisi tumpukan sampah di bahu jalan dekat Jembatan Bagbagan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Mei 2024, 14:30 WIB

Penampilan Menarik, Ini 9 Gaya Hidup yang Membuat Orang Iri dengan Kita

Orang yang melihat bagaimana kita mengelola berbagai aspek kehidupan dengan baik cenderung merasa terinspirasi dan mungkin merasa iri dengan pencapaian dan keseimbangan yang kita miliki.
Ilustrasi. Cantik dan Menutup Aurat, Standar Fashion Kekinian yang Cocok untuk Hijabers (Sumber : Pexels.com/BaTik)
Sukabumi24 Mei 2024, 14:05 WIB

Pemda Tinggal Bayar, PTPN Soal Lahan Huntap Korban Bencana Alam di Nyalindung Sukabumi

Penyintas pergerakan tanah di Dusun Ciherang belum mendapat kepastian.
Huntap yang sudah terbangun di Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. | Foto : Istimewa
Sehat24 Mei 2024, 14:00 WIB

Demam dan Sakit Punggung Bawah? Hati-hati 5 Gejala Tak Biasa Asam Urat

Gejala tak biasa asam urat ini harus diwaspadai oleh para penderitanya.
Ilustrasi - Gejala tak biasa asam urat ini harus diwaspadai oleh para penderitanya. (Sumber : Freepik.com).
Sehat24 Mei 2024, 13:30 WIB

Ingin Bebas Diabetes? Konsumsi 8 Minuman Sehat Ini Tiap Pagi Hari!

Bagi seseorang yang ingin bebas diabetes tidak hanya dengan mengubah pola makan dan gaya hidup. Ada beberapa minuman sehat yang dapat membantu untuk mengelola darah dan bisa diminum saat pagi hari
Mengonsumsi minuman sehat tiap pagi hari, bisa membuat gula darah terkendali dan bebas diabetes. (Sumber : Freepik.com)
Sehat24 Mei 2024, 13:00 WIB

5 Cara Mengatasi Serangan Asam Urat yang Menyakitkan, Begini Langkahnya

Asam urat dapat diatasi dengan langkah-langkah yang benar.
Ilustrasi - Asam urat dapat diatasi dengan langkah-langkah yang benar. (Sumber : Freepik.com)
Sehat24 Mei 2024, 12:30 WIB

Alami Diabetes? Konsumsi 7 Bahan Alami Ini Untuk Kendalikan Gula Darah

Ada beberapa bahan alami yang membantu untuk mengendalikan gula darah bagi seseorang yang mengalami diabestes. Bila dikonsumsi secara rutin bahan-bahan alami dapat mengobati diabetes secara perlahan-lahan
Ilustrasi - Air Biji Ketumbar yang menjadi salah satu bahan alami untuk mengendalikan gula darah (Sumber : Freepik.com)