Bupati Sukabumi Bicara Harmonisasi Bumi, Pertanian dan Kelestarian Lingkungan

Senin 10 Juni 2024, 13:39 WIB
Bupati Sukabumi Marwam Hamami menjadi pembicara seminar nasional BEM Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) (Sumber: dok diskominfosan kabupaten sukabumi)

Bupati Sukabumi Marwam Hamami menjadi pembicara seminar nasional BEM Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) (Sumber: dok diskominfosan kabupaten sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi Marwam Hamami bicara harmonisasi bumi, pertanian dan kelestarian lingkungan. Ini dibahas Marwan saat menjadi pembicara seminar nasional BEM Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) di Gedung Islamic Center Kota Sukabumi, Senin, (10/6/2024).

Mengangkat tema harmonisasi bumi menyelaraskan pertanian dan kelestarian lingkungan ini, seminar nasional ini meminta bupati Sukabumi untuk menjadi motivator soal gambaran dunia pertanian kedepannya. "Masa depan bangsa ini, salah satunya bergantung kepada pertanian," ucap Marwan di depan mahasiswa dan pengajar serta tamu undangan lainnya.

Bupati Sukabumi menyakini pekerjaan pertanian di masa depan akan luar biasa. Hal itu seiring dengan pengalihan teknologi. "Sebagian besar pekerjaan lain bisa diganti teknologi. Jadi, pekerjaan pertanian di masa depan akan luar biasa," ucapnya.

Ia meminta mahasiswa pertanian terus kembangkan kemampuannya. Bahkan, manfaatkan secara langsung ilmu yang didapat selama berkuliah. "Geluti prospek pertanian. Jangan sampai punya ilmunya tapi tidak dimanfaatkan," ungkapnya.

Tak hanya itu saja, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmunya. Apalagi, terdapat sejumlah demplot yang dapat dimanfaatkan untuk belajar pertanian.

"Kita ada sejumlah demplot yang dapat dimanfaatkan untuk belajar pertanian," lanjut Marwan dikutip dari akun resmi Diskominfosan Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Wajah Geyser Cisolok Tak Lagi Kumuh, Upaya Dispar Sukabumi Tingkatkan Pengunjung

Bahkan, mahasiswa UMMI bisa bermitra dengan Dinas Pertanian dalam membangun Kabupaten Sukabumi, untuk memaksimal potensi yang ada. "Potensi kita sangat luar biasa, tinggal dioptimalkan untuk kemaslahatan umat," terangnya.

Dalam sambutanya, Dekan Fakultas Pertanian UMMI Amalia Nur Milla menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa lebih membuka wawasan mahasiswa. Sehingga, mahasiswa bisa berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia. "Dengan anak muda yang kreatif, cerdas, dan berakhlakul karimah, pertanian di Indonesia bisa semakin maju," harapnya. (adv).

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Internasional15 Juni 2024, 00:38 WIB

Panglima TNI: Ormas Sipil Bisa Ikut Pasukan Perdamaian di Palestina

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa keikutsertaan organisasi tersebut akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri.
Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI | Foto : Youtube Kompas
Sukabumi15 Juni 2024, 00:14 WIB

Penempatan Guru P3K PAI Di Cidolog Sukabumi Picu Polemik, Peran Pengawas PAI Disorot?

Penempatan guru P3k PAI di SDN Tegallega, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi memicu polemik ditengah warga.
Polemik penempatan guru P3K PAI di SDN Tegallega Cidolog Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi15 Juni 2024, 00:03 WIB

Bertemu Ratusan Kades, Bapenda Sukabumi Sosialisasikan Optimalisasi PBB P2

Kegiatan sosialisasi ini salah satu langkah Bapenda Kabupaten Sukabumi dalam menggenjot penerimaan PAD dari sektor PBB P2.
Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi PBB P2 yang digelar Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi14 Juni 2024, 23:50 WIB

Tak Ditanggung BPJS, Kisah Korban Geng Motor di Sukabumi Sempat Tertahan di IGD Gegara Biaya

Pengobatan AAM (21 tahun) seorang pemuda asal Citamiang, Kota Sukabumi yang merupakan korban keganasan kawanan geng motor hingga tiga jari kanannya hampir putus tak ditanggung BPJS
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi14 Juni 2024, 22:31 WIB

Rawan Kecelakaan, 5 Orang Tewas Tertabrak Kereta Sukabumi Selama Semester I 2024

Keberadaan rel kereta api di Sukabumi menyisakan cerita-cerita tragis. Terutama seringnya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Dalam semester 1 tahuan 2024, sebanyak 5 orang tewas akibat tertabrak kereta api di Sukabumi| Foto: Istimewa
DPRD Kab. Sukabumi14 Juni 2024, 22:25 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Soal UHC hingga DTKS di Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Muhamad Yusuf membeberkan apa saja yang disampaikan pihaknya dalam Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan.
Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan tahun 2024. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)
Keuangan14 Juni 2024, 21:49 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

BSI International Expo 2024 bertema Connecting You to Halal Lifestyle Ecosystem akan digelar selama 4 hari di JCC Senayan, Jakarta.
BSI siap menggelar BSI International Expo 2024. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat14 Juni 2024, 21:24 WIB

Parkir di Masjid Raya Al Jabbar Digratiskan Sementara, Ini Alasannya

Gratiskan sementara biaya parkir, Pengelola Masjid Raya Al Jabbar Bandung tegaskan bila ada yang memungut dinyatakan ilegal.
Masjid Raya Al Jabbar. (Sumber : Humas Pemkot Bandung)
Sukabumi14 Juni 2024, 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, BPBD Kota Sukabumi Tangani 4 Bencana Alam di Cikole

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menangani bencana alam yang terjadi di empat lokasi di Kecamatan Cikole
BPBD Kota Sukabumi saat menangani bencana banjir di Cikole | Foto : Asep Awaludin
Internasional14 Juni 2024, 21:10 WIB

Wukuf di Arafah, 1.169 Tenda Disiapkan bagi Jemaah Haji Indonesia

Menyambut pelaksanaan puncak haji, PPIH Arab Saudi mempersiapkan sebanyak 1.169 tenda di Arafah bagi jemaah Indonesia.
Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Arafah. (Sumber : Kemenag RI)