Wajah Geyser Cisolok Tak Lagi Kumuh, Upaya Dispar Sukabumi Tingkatkan Pengunjung

Senin 10 Juni 2024, 13:07 WIB
Kondisi area objek wisata pemandian air panas atau Geyser Cisolok, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi

Kondisi area objek wisata pemandian air panas atau Geyser Cisolok, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi

SUKABUMIUPDATE.com - Penampakan wajah objek wisata pemandian air panas Geyser Cisolok di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, kini tampil lebih bersih dan tidak terlihat kumuh. Perubahan signifikan ini terjadi setelah seluruh pedagang tenda biru di relokasi. 

Petugas Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Feby Marwan mengatakan perubahan ini merupakan hasil upaya kolaboratif antara Dinas Pariwisata dan Pemerintahan Kecamatan Cisolok, bekerja sama dengan masyarakat sekitar. 

"Kunjungan wisatawan alhamdulillah, saya mengapresiasi ini adanya satu perubahan hasil kita berkolaborasi dengan forkompimcam Cisolok," ujar Feby kepada sukabumiupdate.com, Senin (10/6/2024). 

Feby menjelaskan, Warung tenda biru yang dahulu sempat menghiasi area Geyser Cisolok, kini sudah terlihat rapi. 

"Harapan kita khususnya sebagai pengelola kaitan penataannya ditingkatkan lagi, karena bagaimanapun tujuan kita untuk meningkatkan kunjungan wisatawan untuk berdampak pada masyarakat sekitar area khususnya," terangnya. 

Baca Juga: Dispar Apresiasi Aksi Forkopimcan Cisolok Percantik Wisata Geyser Cipanas Sukabumi

Feby menegaskan, relokasi yang telah dilaksanakan itu dilakukan guna untuk meningkatkan estetika kawasan Geyser Cisolok, serta menciptakan pengalaman wisata yang lebih nyaman dan aman. 

"Insyaallah kita optimis, kita berkolaborasi juga dengan Bumdes, Pokdarwis dengan Forkompimcam, kalau terus dapat dijaga kunjungan wisatawan akan meningkat," paparnya. 

Terkait dengan parkir, Feby mengatakan bahwa pengaturannya ditempatkan di satu titik, sekaligus ada pelaku UMKM dan warung-warung ditempat yang berdekatan.

"Kaitan area parkir, kita di satu titik diatas berikut dengan pelaku usaha UMKM juga warung warung kita pusatkan di atas, kekurangan mungkin di penataan saja hari ini, kita pun akan berkolaborasi dengan Pokdarwis  terkait kedepannya seperti apa," sambungnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat24 Juni 2024, 19:00 WIB

Asam Lambung & GERD! Awas 7 Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa memperparah kondisi seperti refluks asam (GERD) atau penyakit tukak lambung. Asam lambung berlebih dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Ilustrasi. Asam Lambung Naik! Awas Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sehat24 Juni 2024, 18:30 WIB

Begini 7 Cara Menghindari Lonjakan Gula Darah yang Tepat Bagi Penderita Diabetes

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi24 Juni 2024, 18:17 WIB

Ada Training Pink dan Bra, Mayat Tinggal Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Perempuan

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa saat ia bersama sejumlah anggota Kepolisian tiba di lokasi, diduga tengkorak tersebut berjenis kelamin perempuan
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Life24 Juni 2024, 18:00 WIB

Doa yang Dibaca Saat Menyambut Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air

Doa untuk jemaah haji yang pulang ke tanah air ini dianjurkan dibacakan saat menyambutnya.
Ilustrasi - Jemaah haji yang pulan ke tanah air. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Sukabumi24 Juni 2024, 17:48 WIB

Sidak Ke PT BBM: BPJS dan Disnakertrans Sukabumi Pastikan Ahli Waris Pekerja Tewas Dapat Hak

Inspeksi ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian salah seorang buruh.
BPJS dan Disnakertrans Sukabumi Sidak ke PT BBM Padabeunghar menyusul adanya pekerja tewas tergiling mesin pengolah batu kapur | Foto : Ist
Life24 Juni 2024, 17:45 WIB

Mengenal Gangguan Keterikatan Reaktif Pada Anak Serta Gejala Hingga Penyebabnya

Gangguan Keterikatan Reaktif atau RAD merupakan suatu kondisi kesehatan mental yang terbentuk akibat kekerasan emosional hingga fisik dari orang tua dan pengasuhnya.
Ilustrasi mengenal gangguan keterikatan reaktif (RAD) pada anak (Sumber : Pexels.com)
Sehat24 Juni 2024, 17:30 WIB

4 Makanan dan Minuman yang Bermanfaat untuk Penderita Asam Urat

mengonsumsi makanan dan minuman tertentu dapat membantu mengatasi gejala asam urat.
Ilustrasi - mengonsumsi makanan dan minuman tertentu dapat membantu mengatasi gejala asam urat. (Sumber : pexels.com/Matt Hardy)
Sukabumi24 Juni 2024, 17:13 WIB

Sinergi BJB Syariah - LW Doa Bangsa Dalam Pengelolaan Wakaf di Daerah

Lembaga Wakaf (LW) Doa Bangsa telah menginvestasikan Dana Wakafnya di Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu, Sukabumi, dalam program Tabungan Setara Deposito atau disingkat Tasedo, pada Senin (24/6/2024).
Lembaga Wakaf Doa Bangsa mulai menginvestasikan dana nasabah di BJB Syariah KCP Palabuhanratu, Sukabumi | Foto : Ist
Jawa Barat24 Juni 2024, 17:07 WIB

Dialihkan ke Jalur Sukabumi, Jalan Raya Puncak Bogor Ditutup! Pedagang Tolak Digusur

Arus lalu lintas Sukabumi Bogor siap-siap, jalur puncak ditutup oleh para pedagang kaki lima kawasan puncak Kabupaten Bogor yang menolak penggusuran.
Aksi tutup jalan raya puncak oleh PKL yang menolak digusur Pemkab Bogor (Sumber: youtube tvone)
Musik24 Juni 2024, 17:00 WIB

New Release! Lirik dan Terjemahan Lagu Bad Emotions Henry Moodie

Bad Emotions ini merupakan Lagu Henry Moodie yang baru dirilis.
Official Video Lagu Bad Emotions Henry Moodie. Foto: YouTube/HenryMoodie