Pedagang Makanan Ringan Gugat Bank Mandiri Cabang Cicurug Rp 2 Miliar

Senin 02 September 2019, 23:30 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Pengusaha makanan ringan (snack), Abdulloh (41 tahun) asal Bogor melayangkan gugatan pada Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu Cicurug Kabupaten Sukabumi di pengadilan negeri cibadak di Palabuhanratu. Bersama pengacaranya dari kantor hukum Karnaen dan rekan, Abdulloh menggugat perbankan milik negara ini sebesar Rp 2 miliar.

“Perjuangkan hak yang dilanggar oleh Bank Mandiri melalui Kantor Cabang Cicurug Kabupaten Sukabumi. Atas ketidakjelasan pencairan giro deposit yang saya ikuti sebagai nasabah Bank Mandiri,” jelas Abdulloh kepada wartawan, Senin (2/9/2019) di Sukabumi.

BACA JUGA: Saldo Nasabah Sempat Jadi Nol, Bank Mandiri Minta Maaf

Pria yang tercatat sebagai warga Kampung Cibogo RT 001 RW 007 Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor mendaftarkan gugatannya ini ke Pengadilan Negeri Cibadak di Palabuhanratu pada tanggal 20 Juni 2019 silam,  dan pada tanggal 29 Agustus kemarin menjalani sidang perdana.  Pihak tergugat adalah Kepala Cabang Pembantu (KCP) Cicurug yang beralamat kantor di Jalan Siliwangi Nomor 287 B Cicurug Kabupaten Sukabumi.

Dalam berkas dasar gugatan yang berisi 25 point. Masalah ini muncul tahun 2018 silam, saat lembaran lembaran giro dari Bank Mandiri yang diberikan kepada Abdulloh sebagai nasabah tabungan bisnis sekaligus nasabah Deposit Aksa Mandiri tidak bisa dicairkan. Abdulloh tak hanya kehilangan uang tapi juga kepercayaan rekan bisnisnya. 

“Saya tidak hanya mengalami kerugian materi secara langsung tapi juga kepercayaan dari rekan usaha yang komplen karena giro dari Bank Mandiri tersebut bermasalah dan tidak bisa cair,” jelas Abdulloh kepada wartawan, Senin (2/9/2019) di Sukabumi.

Awal November 2018 sekitar 30 lembar giro dikembalikan oleh pengusaha pabrik makanan ringan (pabrik) rekan usahanya dari Lampung, Jatim, Bandung, Tanggerang dan daerah lainnya. Lembar giro yang menjadi alat bayar Abdulloh ke rekan bisnisnya ini tidak bisa dicairkan dan ditolak oleh bank-bank lain.

“Padahal sebelumnya tidak ada masalah seperti ini, lancar-lancar saja. Masalah muncul setelah pergantian petugas deposit yang biasa menangani saya dan Kepala Cabang Pembantu Bank Mandiri Cicurug,” jelasnya.

Manajemen Bank Mandiri Cabang Cicurug saat ini sempat melakukan upaya perbaikan atas masalah tersebut, termasuk mengganti nama nasabah Abdulloh menjadi Abdullah,  namun tidak berlangsung lama. Hanya berselang beberapa hari setelah terbit buku tabungan atas nama Abdullah, empat lembar giro kembali bermasalah dan tidak bisa dicairkan.

“Alasan mereka makin tidak jelas malah menyalahkan saya karena dianggap tidak benar dan salah dalam pembukuan usaha,” sambung Abdulloh.

Tindakan manajemen Bank Mandiri Cabang Cicurug ini diangkap telah memenuji unsur perbuatan melawan hukum, karena merugikan pengugat baik secara materil maupun imateril. “Sejak awal 2019, pengugat sudah tidak mempergunakan lagi semua lembaran giro yang diberikan oleh Bank Mandiri kantor cabang pembantu Cicurug Kabupaten Sukabumi. Penggugat ini pelaku usaha yang dirugikan karena tidak bisa menikmati hak-hak secara sempurna sebagai nasabah ,” jelas Karnaen SH MH selaku kuasa hukum Abdulloh.

BACA JUGA: Uang Rp 50 Juta Milik Warga Cisaat Sukabumi di Rekening Bank Ini Tiba-tiba Raib

Ia menambahkan pengugat menjadi nasabah Deposit Aksa Mandiri dengan deposit Rp 110 juta. Ini adalah penambahan deposit setelah tahun 2017 menjadi nasabah tabungan bisnis dan giro dengan setoran Rp 10 juta. 

“Pengugat ini awalnya sukses sebagai pedagang makanan ringan dengan jaringan yang luas, bahkan perputaran uang bisnisnya mencapai Rp 2 Miliar per bulan. Ini juga yang membuat Bank Mandiri Cabang Cicurug intens merayu penggugat untuk menjadi nasabah program depositnya. Namun Apa yang terjadi Abdulloh saat ini terancam kehilangan bisnisnya termasuk banyak pekerjanya, akibat tidak profesionalnya manajemen Bank Mandiri Cabang Cicurug,” sambung Karnaen.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Game26 Februari 2024, 23:49 WIB

Cake Resume Quiz Lagi Viral, Ini Cara Bermain dan Ikuti Tesnya

Cake Resume Quiz sedang viral di media sosial. Tes ini akan mengungkapkan kepribadian dan pekerjaan apa yang cocok untuk anda. Berikut linknya.
Tampilan Utama dari Cake Resume Quiz yang Viral. Sumber Foto: Website/ooopenlab.cc
Nasional26 Februari 2024, 23:40 WIB

Sandiaga Uno Isyaratkan PPP Tak Menutup Opsi Gabung Koalisi Prabowo-Gibran

Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno mengaku akan sangat terhormat jika diajak membangun bangsa di Kabinet Pemerintahan yang baru.
Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno saat kampanye di Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/12/2023) sore. (Sumber : SU/Ibnu)
Entertainment26 Februari 2024, 23:03 WIB

Profil dan Fakta Andryan Gama Suami dari Youtuber Nessie Judge

Youtuber Nessie Judge mengumumkan pernikahannya dengan Andryan Gama pada Minggu (25/2/2024). Hal tersebut membuat Nerrorist terkejut.
Andryan Gama dan Nessie Judge ketika Pernikahan berlangsung pada Minggu (25/2/2024) di Alila SCBD Jakarta. Sumber Foto: Instagram/@thebridestory
Sukabumi26 Februari 2024, 22:54 WIB

PLN Indonesia Power Resmikan Pondok Konservasi Penyu Hijau di Ciracap Sukabumi

Peresmian ini dalam rangka Program Keanekaragaman Hayati Konservasi Penyu Hijau dan Rehabilitasi Lingkungannya (Kopi Hideung).
Suasana saat peserta Resmikan Pondok Konservasi Pangumbahan Turtle Park di Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Produk26 Februari 2024, 22:19 WIB

Harga Beras Mahal, Diskumindag Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Beralih ke SPHP

Di tengah mahalnya harga beras premium, Diskumindag pastikan stok beras di Kota Sukabumi aman untuk satu bulan kedepan.
Gelaran operasi pasar murah Beras SPHP di Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (26/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sukabumi26 Februari 2024, 21:43 WIB

Cerita Emak-emak Sukabumi Antri Demi Beras Murah, Pulang Dengan Tangan Kosong

Tingginya antusiasme warga membuat stok beras SPHP sebanyak 30 ton yang diperuntukan untuk warga Desa Karang Tengah Cibadak tidak mencukupi. Sejumlah emak-emak hanya bisa pasrah dan pulang dengan tangan kosong
Warga mengantri beras murah di Desa Karang Tengah Cibadak Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Bola26 Februari 2024, 21:00 WIB

Kembali ke Si Jalak Harupat, Mark Klok Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan

Kapten Persib Bandung Marc Klok berharap tuah dari Stadion Si Jalak Harupat setelah Maung Bandung resmi kembali berkandang di sana
Kapten Persib Bandung Marc Klok berharap tuah dari Stadion Si Jalak Harupat setelah Maung Bandung resmi kembali berkandang di sana | Foto: Instagram/@marcklok
Sukabumi26 Februari 2024, 20:58 WIB

12 Pelajar Sukabumi Diserahkan Ortu dan Guru ke Polisi Gegara Hendak Tawuran

Belasan siswa SMK di Sukabumi diserahkan Ortu dan Guru ke Polisi untuk dibina gegara diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran antarpelajar.
Para siswa SMK sedang diamankan di Polsek Sukaraja Mapolres Sukabumi Kota pada Senin (26/2/2024) karena diduga hendak terlibat tawuran. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi26 Februari 2024, 20:08 WIB

Idap Penyakit Langka, Bayi Asal Pabuaran Sukabumi Dibawa Ke RS Bunut

Bayi penderita penyakit langka, Muhamad Ismail Ishak (3 bulan) anak kedua dari pasangan suami istri Ejen (52 tahun) dengan Yuyun (46 tahun) asal Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi segera ditangani.
Kemensos RI Phala Martha bersama Forkopimcam di Puskesmas Pabuaran mendampingi Balita yang idap penyakit langka | Foto : Ragil Gilang
Food & Travel26 Februari 2024, 19:30 WIB

4 Tempat Wisata Dekat Stasiun Cianjur, Rekreasi Sambil Naik Kereta

Inilah beberapa tempat wisata dekat Stasiun Cianjur yang memungkinkan pengunjung bisa berwisata naik kereta sekaligus berkunjung ke tempat rekreasi
Inilah beberapa tempat wisata dekat Stasiun Cianjur yang memungkinkan pengunjung bisa berwisata naik kereta sekaligus berkunjung ke tempat rekreasi (Sumber : via kereta-api.info)