SUKABUMIUPDATE.com – Asep Hidayat Mustopa, pelopor kemandirian pangan dari Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, sukses menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia terpilih menjadi salah satu dari 3 Besar Finalis DPD RI Awards 2026 untuk kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan.
Keberhasilan Asep ini tak lepas dari konsistensinya dalam memberdayakan masyarakat dan mempopulerkan kembali Hanjeli, pangan lokal warisan leluhur yang diolah menjadi motor penggerak ekonomi, wisata edukasi, dan daya tahan pangan desa.
Dari Desa Kecil untuk Ketahanan Pangan Indonesia
Asep menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Bagi penggagas Desa Wisata Hanjeli ini, apresiasi tingkat nasional tersebut bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan buah dari kerja keras kolektif warga desa.
"Alhamdulillahirabbil’alamin. Bagi saya, pencapaian ini bukan sekadar tentang nama yang tercantum dalam sebuah pengumuman. Ini adalah tentang perjalanan panjang mengangkat pangan lokal, memperjuangkan Hanjeli agar kembali dikenal, serta membuktikan bahwa potensi desa dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi, budaya, pariwisata, dan ketahanan pangan apabila dikelola dengan sungguh-sungguh," ungkap Asep kepada Sukabumiupdate.com, Jumat (9/10/2026).
Baca Juga: Lapang Sekarwangi Cibadak Sukabumi Mulai Ditata, Jadi Ruang Publik dengan Fasilitas Baru
Asep mengisahkan bahwa perjalanan mengembangkan Hanjeli tidaklah singkat. Berawal dari keterbatasan, ia bersama warga berupaya mengolah tanaman hanjeli tidak hanya sebagai bahan pangan pengganti beras atau olahan kuliner, tetapi juga dikembangkan menjadi pengalaman wisata edukasi dan sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan di pedesaan.
"Kami percaya, desa tidak harus menunggu menjadi besar untuk bisa memberikan kontribusi bagi Indonesia. Desa bisa memulai dari kekayaan alamnya, pengetahuan leluhurnya, kreativitas warganya, dan keberanian untuk terus berinovasi," tegasnya.
Buah Kolaborasi dan Harapan Support Pemerintah
Asep menekankan bahwa masuknya Desa Wisata Hanjeli dalam jajaran finalis DPD RI Awards 2026 merupakan bukti nyata pentingnya kolaborasi antara petani, kelompok perempuan, UMKM, akademisi, media, serta berbagai pihak pendamping.
Ia pun berharap pencapaian ini dapat mendorong perhatian dan sinergi yang lebih luas dari pemerintah pusat maupun daerah dalam memperkuat gerakan kemandirian pangan berbasis potensi lokal.
"Kami membutuhkan lebih dari sekadar apresiasi. Kami berharap semakin terbuka ruang pendampingan, dukungan sarana dan prasarana, pengembangan teknologi pengolahan, penguatan kapasitas petani dan UMKM, akses pemasaran, serta riset dan inovasi," ujar Asep.
Baca Juga: Diduga Dianiaya Teman Sekolah, Pelajar SMP di Cikembar Sukabumi Alami Memar di Kepala
Melalui dorongan ini, ia mengimpikan Hanjeli kelak dapat hadir secara masif di meja makan keluarga Indonesia, memperkuat daya tarik gastronomi nusantara, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
"Dari Waluran Mandiri, Sukabumi, kami ingin terus menyampaikan pesan sederhana: jangan pernah meremehkan potensi yang tumbuh dari desa. Sesuatu yang hari ini terlihat kecil, apabila dirawat dengan kesungguhan dan didukung melalui kolaborasi yang tepat, dapat menjadi kekuatan besar bagi masa depan," pungkasnya.














