Diduga Dianiaya Teman Sekolah, Pelajar SMP di Cikembar Sukabumi Alami Memar di Kepala

Sukabumiupdate.com
Jumat 09 Okt 2026, 17:47 WIB
Diduga Dianiaya Teman Sekolah, Pelajar SMP di Cikembar Sukabumi Alami Memar di Kepala

Ilustrasi - Pelajar SMP (15) di Cikembar Diduga Dianiaya Teman Sekolah, Alami Pusing hingga Mimisan. (Sumber : pexels.com/@Towfiqu barbhuiya).

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pelajar laki-laki berinisial AS (15) di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban penganiayaan oleh teman sekolahnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah keluhan hingga harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Sekarwangi.

Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, menyebutkan bahwa pasien masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) pada Kamis (8/10/2026) dengan keluhan pusing, mual, sempat muntah satu kali, serta mengalami mimisan usai dipukul dan ditinju di bagian kepala oleh teman sekolahnya.

"Pasien mengalami pusing, mual, sempat muntah satu kali, dan mimisan," ujar Irman kepada sukabumiupdate.com, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami hematoma atau benjolan akibat penumpukan darah) di bagian dahi serta periorbital dextra hematoma atau memar di sekitar mata kanan. Saat diperiksa, AS dalam kondisi sadar penuh, tetapi masih mengeluhkan pusing tingkat sedang.

Baca Juga: Jamban Helikopter Masih Digunakan Warga Sukabumi, Wamendukbangga: Berisiko Picu Stunting

"Pada pemeriksaan fisik ditemukan benjolan di dahi serta lebam di sekitar mata kanan. Kondisi pasien saat diperiksa masih sadar penuh," jelas Irman.

Petugas medis kemudian memberikan penanganan berupa cairan infus dan sejumlah obat melalui suntikan. Obat yang diberikan antara lain untuk meredakan mual dan nyeri, membantu menangani keluhan pasien, serta mengatasi perdarahan.

Selain itu, pasien mendapatkan terapi berupa citicolin dan mecobalamin sesuai catatan penanganan medis.

Dari hasil pemeriksaan tanda-tanda vital, tekanan darah pasien berada di angka 90/60 mmHg dengan denyut nadi 109–112 kali per menit. Saturasi oksigen tercatat 96–98 persen dan suhu tubuh normal di angka 36 derajat Celsius.

Baca Juga: Wantimpres Minta Wapres Gibran Mundur, Rocky Gerung: Untuk Mencegah Amuk Massa

Setelah mendapatkan penanganan medis, AS telah diperbolehkan pulang pada Jumat siang. Informasi tersebut menjadi perkembangan terbaru mengenai kondisi korban setelah menjalani pemeriksaan di RSUD Sekarwangi.

Hingga berita ini ditulis, kronologi lengkap dugaan penganiayaan yang melibatkan sesama pelajar tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.

 

Berita Terkait
Berita Terkini