Curug Sawer Manglid Cidahu, Air Terjun Bertirai di Kaki Gunung Salak yang Bikin Betah Healing

Sukabumiupdate.com
Sabtu 27 Jun 2026, 17:30 WIB
Curug Sawer Manglid Cidahu, Air Terjun Bertirai di Kaki Gunung Salak yang Bikin Betah Healing

Curug Sawer Manglid memiliki atraksi wisata lengkap mulai dari keindahan air terjun, jalur trekking, aliran sungai hingga lokasi camping keluarga (Sumber : Gmaps)

SUKABUMIUPDATE.com - Kalau kamu mencari air terjun di Sukabumi yang masih alami tetapi aksesnya tidak terlalu sulit, Curug Sawer Manglid adalah salah satu destinasi yang layak dipertimbangkan.

Air terjun ini berada tepat di kaki Gunung Salak. Curug Sawer Manglid tidak hanya menawarkan air terjun, tetapi juga camping ground, sungai berbatu, dan suasana hutan pegunungan yang masih sangat asri.

Berbeda dengan air terjun yang jatuh dalam satu aliran besar, air di sini menyebar di permukaan tebing batu, sehingga tampak seperti tirai atau percikan air yang sedang "menyawer".

Suasana sekitar air terjun didominasi dengan udara pegunungan yang sejuk, suara gemericik sungai,suara burung dan serangga hutan, hinga rindangnya pepohonan.

Salah satu keunggulan Curug Sawer Manglid dibanding banyak air terjun lain di Sukabumi yaitu keberadaan beberapa camping ground di sekitarnya seperti Camp Nusantara, Bhumi Cantigi, Purnama 77 hingga Tresnajaya Camping Ground.

Lokasi Curug Sawer Manglid

Curug Sawer Manglid berlokasi di Kampung Manglid, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lokasinya cukup strategis karena berada tidak jauh dari akses Tol Bocimi gerbang Tol Cigombong.

Tak heran jika banyak wisatawan dari Jakarta, Bogor, dan Sukabumi selalu datang setiap akhir pekan dan hari libur.

Harga Tiket dan Fasilitas

Untuk harga tiket masuk air terjun ini yaitu Rp15.000 per orang belum termasuk biaya parkir kendaraan. Dan untuk fasilitas sudah lumayan lengkap mulai dari area parkir, toilet, mushola sedernaha, warung, penunjuk jalan, hingga gazebo tempat istirahat.

Jalur Trekking

Dari area parkir, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 10–15 menit melewati jalanan kampung, area perkebunan warga, sungai kecil, dengan jalur yang didominasi tanah. Namun treknya relatif ringan sehingga cocok untuk keluarga maupun pemula.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini